Bek Bundesliga 188 Cm Tak Punya Darah Indonesia Lahir di Jakarta, Eligible Bela Timnas di Ronde 4

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Juni 2025 | 11:04 WIB
Bek Bundesliga 188 Cm Tak Punya Darah Indonesia Lahir di Jakarta, Eligible Bela Timnas di Ronde 4
Usai ditebus, Reno Munz langsung jadi andalan tim kasta kedua Jerman itu dengan mencatatkan 23 penampilan di segala ajang pada musim 2024/2025.

Suara.com - Timnas Indonesia bisa mendapat tambahan kekuatan di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dari bek kelahiran Jakarta yang bermain di Bundesliga.

Meski lahir di Tanah Air, nyatanya pemain tak memiliki darah keturunan. Hanya saja aturan FIFA membuatnya Eligible untuk membela Tim Garuda.

Timnas Indonesia saat ini terus diharapkan untuk menambah pemain keturunan ke skuadnya guna bertarung di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Harapan agar Tim Merah Putih menambah pemain keturunan tak lepas dari lawan-lawan tangguh yang akan dihadapi di ronde keempat itu.

Reno Munz, pemain Jerman berusia 18 tahun bisa bela Timnas Indonesia tanpa naturalisasi.  [Dok. IG Reno Munz]
Reno Munz, pemain Jerman berusia 18 tahun bisa bela Timnas Indonesia tanpa naturalisasi. [Dok. IG Reno Munz]

Di babak ini, Indonesia akan menghadapi lima tim dari Timur Tengah, yakni Uni Emirat Arab, Qatar, Irak, Oman, dan Arab Saudi.

Mengingat karakter tim Timur Tengah yang mengandalkan keunggulan fisik, maka Indonesia diharapkan bisa menambah pemain dengan postur yang mumpuni.

Salah satu pemain yang bisa dilirik untuk dinaturalisasi oleh Tim Garuda guna bermain di ronde keempat adalah Reno Munz.

Bek berusia 19 tahun ini memiliki postur menjulang, yakni 188 cm, dan punya pengalaman bermain di 2.Bundesliga atau kasta kedua Liga Jerman.

Lantas, siapakah sosok Reno Munz tersebut? Seperti apa kiprahnya dan mengapa dirinya Eligible membela Timnas Indonesia meski tak punya darah keturunan?

baca juga
Reno Munz, pemain Jerman berusia 18 tahun bisa bela Timnas Indonesia tanpa naturalisasi.  [Dok. IG Reno Munz]
Reno Munz, pemain Jerman berusia 18 tahun bisa bela Timnas Indonesia tanpa naturalisasi. [Dok. IG Reno Munz]

Pemain Versatile

Reno Munz merupakan pemain berpaspor Jerman yang lahir di Jakarta pada 2 Oktober 2005 atau saat ini menginjak usia 19 tahun.

Sejatinya, pemain milik Greuther Furth itu tak memiliki darah keturunan. Namun statusnya yang lahir di Jakarta membuatnya Eligible untuk membela Timnas Indonesia.

Ia memenuhi syarat untuk membela Indonesia jika mengacu pada statuta FIFA pasal 7, di mana seorang pemain bisa membela negara yang jadi tempat lahirnya.

Uniknya, Reno Munz lahir di Jakarta saat kedua orang tuanya yang asli Jerman tengah melakoni pekerjaan di Tanah Air.

Dengan latar belakangnya itu, Reno Munz bisa dipinang PSSI untuk bermain di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AFF Cup U-23: Indonesia Hanya Perlu Dua Kemenangan untuk Lolos Fase Grup

AFF Cup U-23: Indonesia Hanya Perlu Dua Kemenangan untuk Lolos Fase Grup

Your Say | Rabu, 25 Juni 2025 | 11:01 WIB

Klub Spanyol Minta Rekomendasi Pemain Indonesia untuk Direkrut, Rizky Ridho Pilihan Teratas

Klub Spanyol Minta Rekomendasi Pemain Indonesia untuk Direkrut, Rizky Ridho Pilihan Teratas

Bola | Rabu, 25 Juni 2025 | 11:01 WIB

Alarm dari Masa Lalu: Lecce Bidik Jay Idzes, Akankah Terulang Kisah Pahit Thom Haye?

Alarm dari Masa Lalu: Lecce Bidik Jay Idzes, Akankah Terulang Kisah Pahit Thom Haye?

Bola | Rabu, 25 Juni 2025 | 10:59 WIB

Terkini

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 07:00 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

News | Jum'at, 25 September 2026 | 06:45 WIB

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

×