Siapa Takeyuki Oya? Bawa Liga Jepang Melesat Kini Jadi GM Urus Liga Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 08 Juli 2025 | 10:07 WIB
Siapa Takeyuki Oya? Bawa Liga Jepang Melesat Kini Jadi GM Urus Liga Indonesia
Langkah besar diambil oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) dalam upaya memperkuat struktur organisasinya. Pada Senin, 7 Juli 2025, mereka secara resmi memperkenalkan Takeyuki Oya, sosok berpengalaman asal Jepang, sebagai General Manager (GM) Kompetisi dan Operasional.

Suara.com - Langkah besar diambil oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) dalam upaya memperkuat struktur organisasinya. Pada Senin, 7 Juli 2025, mereka secara resmi memperkenalkan Takeyuki Oya, sosok berpengalaman asal Jepang, sebagai General Manager (GM) Kompetisi dan Operasional. Perkenalan ini berlangsung di The Langham, Jakarta, menjelang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB yang digelar pada hari yang sama.

Penunjukan Takeyuki Oya bukanlah keputusan sembarangan. PT LIB memandang kehadiran Oya sebagai bagian dari strategi besar untuk membawa sepak bola Indonesia ke level yang lebih profesional dan terstruktur.

Sosok asal Negeri Sakura ini dikenal memiliki pengalaman panjang dalam mengelola kompetisi sepak bola profesional, khususnya selama lebih dari satu dekade di J.League, liga sepak bola papan atas Jepang.

konferensi pers pekenalan Takeyuki Oya sebagai General Manager Kompetisi dan Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).
konferensi pers pekenalan Takeyuki Oya sebagai General Manager Kompetisi dan Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Takeyuki Oya menempuh pendidikan tinggi di University of Massachusetts Amherst dengan spesialisasi di bidang Ekonomi Lingkungan dan Sumber Daya Alam.

Namun, passion-nya dalam dunia olahraga membawa dirinya meniti karier di industri sepak bola Jepang sejak 2009.

Awalnya, ia bergabung dengan Japan Professional Football League atau lebih dikenal sebagai J.League di bagian departemen operasional.

Perjalanan karier Oya di J.League menunjukkan dedikasi dan konsistensinya. Dalam waktu tiga tahun, ia berhasil meniti tangga karier hingga dipercaya menjadi asisten kepala departemen pemasaran dan promosi.

Posisinya kemudian berlanjut ke departemen internasional, di mana ia mengelola kerja sama dan relasi global selama tiga tahun.

Dedikasi ini membuahkan hasil ketika dirinya dipercaya menjabat sebagai General Manager bidang Media Promosi dan Bisnis Internasional J.League.

baca juga

Selain berkontribusi di J.League, Takeyuki Oya juga terlibat dalam organisasi sepak bola Asia dengan peran sebagai Match Commissioner AFC sejak 2015.

Rekam jejak Takeyuki Oya yang ditunjuk jadi GM Kompetisi dan Operasional LIB. (Linkedin Takeyuki Oya)
Rekam jejak Takeyuki Oya yang ditunjuk jadi GM Kompetisi dan Operasional LIB. (Linkedin Takeyuki Oya)

Pengalaman luas ini membuatnya dipandang sebagai figur yang mumpuni dalam membangun dan mengelola kompetisi sepak bola secara profesional.

Pada tahun 2022, ia pun dipercaya menjadi General Manager Bisnis Global J.League, posisi strategis yang memperluas cakupan tanggung jawabnya di kancah internasional.

Kini, kehadiran Oya di Indonesia diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam tata kelola liga sepak bola nasional.

Dengan perannya sebagai GM Kompetisi dan Operasional, Oya diharapkan bisa membenahi sistem kompetisi Liga 1 dan Liga 2, memperkuat standar operasional pertandingan, serta membuka peluang kerja sama internasional yang lebih luas.

Dalam sesi perkenalan, Takeyuki Oya menjelaskan motivasinya bergabung dengan PT LIB. Ia menilai Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi besar dalam sepak bola.

Dengan populasi yang besar dan basis penggemar yang fanatik, Indonesia menjadi pasar yang sangat potensial bagi perkembangan olahraga ini.

Menurut Oya, Indonesia memiliki antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap sepak bola, sehingga peluang pengembangan liga profesional sangat terbuka lebar.

Lebih jauh, ia mengungkapkan kekagumannya terhadap komitmen yang ditunjukkan para pemimpin sepak bola Indonesia.

Ia menilai bahwa komitmen kuat dari pemangku kebijakan, seperti Menteri BUMN Erick Thohir dan Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus, menunjukkan keseriusan Indonesia dalam membangun sepak bola nasional yang berdaya saing tinggi.

Dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, Indonesia dinilai lebih konsisten dan visioner dalam memperbaiki ekosistem sepak bolanya.

Rekam jejak sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memang menunjukkan geliat positif.

Pembenahan kompetisi domestik, peningkatan kualitas wasit, hingga reformasi organisasi PSSI di bawah kepemimpinan baru menjadi bukti nyata adanya keinginan kuat untuk berbenah.

Ditambah lagi dengan upaya mendatangkan sosok internasional seperti Takeyuki Oya, hal ini menjadi bagian dari transformasi sepak bola Indonesia agar lebih profesional, modern, dan kompetitif di tingkat Asia.

Penunjukan Takeyuki Oya juga sejalan dengan tren global di mana banyak federasi dan liga sepak bola nasional menggandeng profesional asing untuk mempercepat proses modernisasi organisasi mereka.

Jepang sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu contoh sukses pengelolaan liga sepak bola yang terstruktur dan berkelanjutan di Asia.

Dengan kehadiran Oya, tantangan ke depan bagi Liga Indonesia tidaklah ringan.

Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, mulai dari peningkatan kualitas kompetisi, profesionalisme klub, pengelolaan hak siar, hingga memperbaiki infrastruktur stadion dan fasilitas pendukung.

Namun, kehadiran sosok dengan segudang pengalaman internasional diyakini dapat memberikan dampak positif dalam jangka menengah hingga panjang.

Langkah strategis PT LIB menggandeng profesional berpengalaman dari Jepang ini pun mendapat perhatian dari berbagai pihak di Tanah Air.

Banyak yang berharap kerja sama ini menjadi awal dari babak baru sepak bola Indonesia yang lebih profesional dan modern, tak hanya sebagai tontonan hiburan, tetapi juga sebagai industri olahraga yang bisa membanggakan bangsa di kancah internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamat Tinggal, Kabar Tak Sedap dari Elkan Baggott

Selamat Tinggal, Kabar Tak Sedap dari Elkan Baggott

Bola | Selasa, 08 Juli 2025 | 08:15 WIB

Liga Putri Digelar Bareng Pilpres 2029, Bakal Jadi Alat Politik?

Liga Putri Digelar Bareng Pilpres 2029, Bakal Jadi Alat Politik?

Bola | Selasa, 08 Juli 2025 | 07:29 WIB

Gelandang Oxford United Follow Timnas, Brian De Keersmaecker Pemain Keturunan Indonesia?

Gelandang Oxford United Follow Timnas, Brian De Keersmaecker Pemain Keturunan Indonesia?

Bola | Selasa, 08 Juli 2025 | 07:13 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×