Kisah Iswadi Idris Cetak Sejarah Jadi Pemain Aboard Pertama Indonesia

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 15 Juli 2025 | 14:47 WIB
Kisah Iswadi Idris Cetak Sejarah Jadi Pemain Aboard Pertama Indonesia
Mengenang kisah Iswadi Idris, legenda Tim Garuda yang mencetak sejarah sebagai pemain Abroad pertama dari Indonesia. (@sasingfootball.media)

Suara.com - Mengenang kisah Iswadi Idris, legenda Tim Garuda yang mencetak sejarah sebagai pemain Abroad pertama dari Indonesia.

Bukan rahasia lagi jika dalam beberapa tahun terakhir ini banyak pemain terutama dari Timnas Indonesia diminta untuk Abroad atau berkarier di luar negeri.

Hal ini terbukti dari adanya desakan pendukung Timnas Indonesia terhadap para pemain agar mengembangkan karier di kompetisi luar negeri.

Iswadi Idris. (gordenbola.web.id)
Iswadi Idris. (gordenbola.web.id)

Bukan tanpa alasan desakan ini muncul. Pasalnya, banyak pecinta sepak bola Tanah Air kecewa dengan kompetisi lokal serta segala masalah yang ada di sepak bola dalam negeri.

Di samping itu, ada anggapan jika klub luar negeri punya metode latihan yang lebih baik yang bisa meningkatkan kualitas pemain itu sendiri.

Terlepas dari desakan ini, menarik untuk mengupas sejarah soal pemain Indonesia yang pernah Abroad atau bermain di luar negeri.

Siapa sangka, fenomena pemain Indonesia Abroad atau berkarier di luar negeri pertama kali terjadi di era 70 an.

Sosok pemain pertama yang Abroad itu adalah legenda Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, Iswadi Idris. Seperti apa kisahnya?

Pemain Abroad Pertama Indonesia

Iswadi Idris adalah mantan pemain Persija Jakarta dan Timnas Indonesia yang lahir di Banda Aceh pada 18 Maret 1948.

Namanya melejit di akhir 60 an dan era 70 an saat bermain bagi PSMS Medan, Persija Jakarta, dan Timnas Indonesia.

Kemunculan Idris pertama kali terjadi pada tahun 1966 saat dirinya masih membela Persija. Tercatat, ia bermain bagi Macan Kemayoran hingga 1968.

Setelahnya, Idris bermain bagi PSMS Medan di mana ia meraih prestasi tertinggi dengan menjuarai Perserikatan pada tahun 1969.

Hanya setahun berselang, Idris kembali ke pangkuan Persija dan membawa klub ibu kota Indonesia itu menjuarai Perserikatan pada tahun 1973.

Kiprah apiknya itu kemudian membawa Idris ke Australia, di mana ia bergabung Western Suburbs Soccer Club dengan status pinjaman sejak 1974-1975.

Sayangnya, tak ada catatan pasti mengenai statistik pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu bersama Western Suburbs.

Sepulangnya dari Australia, Idris kembali mentas di kasta teratas Indonesia bersama Persija serta berhasil memenangkan Perserikatan tahun 1975.

Setelah bermain bagi Macan Kemayoran hingga 1978, Idris kemudian bergabung PSPS Pekanbaru dan menutup kariernya pada tahun 1981.

Bukan tanpa alasan jika Iswadi Idris bisa menarik atensi klub Australia saat itu. Pasalnya, namanya melejit di kancah internasional bersama Timnas Indonesia.

Saat pertama kali membela Indonesia pada tahun 1968, talenta Idris membuat banyak pecinta sepak bola terkagum-kagum.

Di tahun pertamanya bersama Tim Merah Putih atau pada tahun 1968, Idris mampu mencetak 8 gol dari 9 laga.

Catatan itu berlanjut pada 1969 di mana Idris mampu menjaringkat 7 gol dari 8 laga dan mencetak 8 gol dari 16 laga di tahun 1970.

Pada tahun 1971 dan 1972, Idris bahkan mampu mencetak dua digit gol bagi Indonesia dengan mencetak 10 gol dari 11 laga dan 10 gol dari 19 laga.

Tercatat Idris berseragam Merah Putih selama 12 tahun atau hingga tahun 1980. Selama kurun waktu itu, ia berhasil mencatatkan 97 penampilan dan mencetak 55 gol.

Torehan itu membawa Indonesia meraih gelar King’s Cup 1968, Turnamen Merdeka 1969, Pesta Sukan Cup 1972, dan Jakarta Anniversary Tournament 1972.

Selain itu, Idris juga berhasil menorehkan rekor pribadi sebagai penampil terbanyak kedua dan pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah Timnas Indonesia.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia U-23 Usung Misi Pecahkan Rekor Buruk Saat Lawan Brunei Darussalam

Timnas Indonesia U-23 Usung Misi Pecahkan Rekor Buruk Saat Lawan Brunei Darussalam

Bola | Selasa, 15 Juli 2025 | 14:13 WIB

Prediksi Formasi Timnas Indonesia vs Brunei di Piala AFF U-23 2025, Beda dari Versi Kluivert?

Prediksi Formasi Timnas Indonesia vs Brunei di Piala AFF U-23 2025, Beda dari Versi Kluivert?

Bola | Selasa, 15 Juli 2025 | 14:05 WIB

Rekam Jejak Buruk Calon Klub Nathan Tjoe-A-On, Baru Degradasi dari Kasta Tertinggi

Rekam Jejak Buruk Calon Klub Nathan Tjoe-A-On, Baru Degradasi dari Kasta Tertinggi

Bola | Selasa, 15 Juli 2025 | 14:42 WIB

Terkini

Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario

Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 08:25 WIB

Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United

Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 08:21 WIB

Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK

Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 08:05 WIB

Infrastruktur Terburuk di Eropa, UEFA Ancam Cabut Status Tuan Rumah Italia di Piala Eropa 2032

Infrastruktur Terburuk di Eropa, UEFA Ancam Cabut Status Tuan Rumah Italia di Piala Eropa 2032

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 07:50 WIB

Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026

Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 07:44 WIB

Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto

Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 07:37 WIB

Belum Aman dari Degradasi, PSIM Yogyakarta Bidik Poin di Kandang Dewa United

Belum Aman dari Degradasi, PSIM Yogyakarta Bidik Poin di Kandang Dewa United

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 07:10 WIB

Dony Tri Pamungkas Jawab Rumor Abroad Ke Eropa Setelah Dapat Wejangan Khusus dari Calvin Verdonk

Dony Tri Pamungkas Jawab Rumor Abroad Ke Eropa Setelah Dapat Wejangan Khusus dari Calvin Verdonk

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 07:05 WIB

Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC

Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 06:56 WIB

4 Bintang Persija Jakarta Kembali Usai Bela Timnas Indonesia Kini Siap Tempur Lawan Bhayangkara FC

4 Bintang Persija Jakarta Kembali Usai Bela Timnas Indonesia Kini Siap Tempur Lawan Bhayangkara FC

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 06:05 WIB