Belum 24 Jam Drawing, Media Vietnam Berdoa Buruk ke Timnas Indonesia: Terancam...

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 18 Juli 2025 | 08:06 WIB
Belum 24 Jam Drawing, Media Vietnam Berdoa Buruk ke Timnas Indonesia: Terancam...
Belum 24 Jam Drawing, Media Vietnam Berdoa Buruk ke Timnas Indonesia: Terancam. Drawing tersebut mempertemukanTimnqs Indonesia dengan dua tim kuat dari Asia Barat, yakni Arab Saudi dan Irak.

Suara.com - Belum 24 Jam Drawing, Media Vietnam Berdoa Buruk ke Timnas Indonesia. Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 kembali mendapat tantangan besar. 

Dalam undian babak keempat Kualifikasi Piala Dunia zona Asia yang digelar oleh AFC pada Kamis (17/7) di Kuala Lumpur, skuad Garuda resmi tergabung ke dalam Grup B yang dikenal sebagai grup neraka.

Drawing tersebut mempertemukanTimnqs Indonesia dengan dua tim kuat dari Asia Barat, yakni Arab Saudi dan Irak. 

Kedua negara itu punya rekam jejak yang lebih mentereng di pentas sepak bola Asia, dan ini menjadi sinyal bahaya bagi skuad asuhan Patrick Kluivert yang tengah membangun momentum.

Thom Haye saat membela Timnas Indonesia di laga melawan Jepang pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde ketiga (the-afc.com)
Thom Haye saat membela Timnas Indonesia di laga melawan Jepang pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde ketiga (the-afc.com)

Media asal Vietnam, Soha.vn, turut menyoroti hasil undian ini dengan tajuk yang cukup menyentil. 

Mereka menggambarkan bahwa jalan Indonesia menuju turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat menjadi semakin sulit akibat tergabung dalam grup yang diisi oleh tim-tim bertabur bintang dan berpengalaman.

"Timnas Indonesia masuk 'grup neraka', impian ke Piala Dunia terancam pupus," demikian judul artikel Soha.

Arab Saudi dan Irak Jadi Batu Ujian Berat

Arab Saudi bukanlah lawan yang asing bagi tim-tim Asia. Dengan segudang prestasi dan pengalaman tampil rutin di Piala Dunia, mereka jelas menjadi favorit di grup ini. 

Tak hanya unggul dalam kualitas pemain, Arab Saudi juga mendapatkan keuntungan sebagai tuan rumah dalam beberapa laga grup yang akan datang.

baca juga

Sementara itu, Irak tampil konsisten di fase sebelumnya dan memiliki sejumlah pemain yang memperkuat klub-klub di Eropa. 

Patrick Kluivert (baju hitam) dalam sesi latihan bersama pasukan Merah Putih. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.)
Patrick Kluivert (baju hitam) dalam sesi latihan bersama pasukan Merah Putih. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.)

Dalam dua pertemuan terakhir di babak kedua kualifikasi, Timnas Indonesia tak mampu mencuri satu poin pun dari Irak, yang tentu akan menjadi catatan serius dalam menghadapi duel selanjutnya.

Jadwal pertandingan juga menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Merah Putih. Indonesia dijadwalkan langsung menghadapi dua pertandingan awal yang krusial, sebelum kedua lawan tangguh, Arab Saudi dan Irak, saling bertemu di laga terakhir.

Kondisi ini membuat posisi Indonesia kian terdesak. Apalagi, hanya juara grup yang otomatis lolos ke Piala Dunia 2026.

Sementara itu, dua tim peringkat kedua akan bertarung dalam playoff antar-runner-up untuk memperebutkan satu tiket playoff inter-konfederasi.

Dengan format kompetisi yang semakin ketat dan waktu persiapan yang terbatas, pelatih Patrick Kluivert harus menyusun strategi yang matang.

Keseimbangan antara lini pertahanan dan serangan harus diperkuat untuk bisa mengimbangi lawan-lawan dengan kualitas individu dan kolektivitas yang di atas kertas lebih unggul.

Timnas Indonesia sebelumnya tampil cukup mengejutkan di babak kedua dengan lolos ke babak keempat. Itu menjadi langkah sejarah karena terakhir kali Indonesia melaju sejauh ini dalam kualifikasi Piala Dunia adalah puluhan tahun lalu.

Semangat kebangkitan dan geliat positif yang ditunjukkan anak asuh Kluivert harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

Ragnar Oratmangoen saat membela Timnas Indonesia di laga melawan Arab Saudi (PSSI)
Ragnar Oratmangoen saat membela Timnas Indonesia di laga melawan Arab Saudi (PSSI)

Namun, tak bisa dimungkiri bahwa realitas di babak keempat ini berbeda jauh. Lawan yang dihadapi kini punya kualitas yang lebih tinggi dan pengalaman di level atas yang jauh lebih matang. 

Dalam situasi seperti ini, Indonesia tidak hanya dituntut untuk tampil taktis, tetapi juga harus bermain penuh determinasi dan meminimalisir kesalahan.

Untuk menjaga peluang lolos, Indonesia perlu mengamankan poin sebanyak mungkin dari awal. Tidak ada ruang untuk lengah, apalagi kehilangan poin dari dua laga pertama bisa berarti akhir dari mimpi tampil di Piala Dunia 2026.

Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) diharapkan turut mendukung dengan fasilitas maksimal, pemusatan latihan yang efektif, dan uji coba berkualitas tinggi. Dengan pengelolaan yang baik serta semangat dari para pemain dan suporter, peluang tetap ada, walaupun terlihat menipis di atas kertas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangga! Ivar Jenner Amankan Tempat di Skuad Senior FC Utrecht Musim Depan

Bangga! Ivar Jenner Amankan Tempat di Skuad Senior FC Utrecht Musim Depan

Bola | Kamis, 17 Juli 2025 | 23:20 WIB

Jens Raven Diragukan Tampil Lawan Filipina, Ini Kata Gerald Vanenburg

Jens Raven Diragukan Tampil Lawan Filipina, Ini Kata Gerald Vanenburg

Bola | Kamis, 17 Juli 2025 | 22:33 WIB

Ole Romeny Bagikan Kabar Gembira Usai Jalani Operasi, Apa Itu?

Ole Romeny Bagikan Kabar Gembira Usai Jalani Operasi, Apa Itu?

Bola | Kamis, 17 Juli 2025 | 22:06 WIB

Terkini

Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru

Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:44 WIB

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:41 WIB

Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG

Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:40 WIB

PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun

PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:38 WIB

Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak

Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:37 WIB

9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM

9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:35 WIB

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:35 WIB

JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya

JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:33 WIB

Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun

Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:33 WIB

Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang

Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:30 WIB

×