Siapa Ibu Dewa Gde Sanjaya? Kiper Keturunan Amerika Serikat Eligible Bela Timnas Belum Ada Paspor RI

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 02 Agustus 2025 | 12:34 WIB
Siapa Ibu Dewa Gde Sanjaya? Kiper Keturunan Amerika Serikat Eligible Bela Timnas Belum Ada Paspor RI
Nama Dewa Gde Sanjaya mulai ramai diperbincangkan karena jejak keturunannya yang berkaitan dengan Indonesia. Meski lahir dan tumbuh di Amerika Serikat, darah Bali dan Jawa-Jepang mengalir kuat dalam dirinya. (IG Dewa Gde Sanjaya)

Suara.com - Kiper muda keturunan Bali, Jawa, dan Jepang mencuri perhatian setelah memajang bendera Merah Putih di akun Instagram miliknya. Sosok ini adalah Dewa Gde Sanjaya, pemain sepak bola asal Amerika Serikat yang berposisi sebagai penjaga gawang.

Nama Dewa Gde Sanjaya mulai ramai diperbincangkan karena jejak keturunannya yang berkaitan dengan Indonesia. Meski lahir dan tumbuh di Amerika Serikat, darah Bali dan Jawa-Jepang mengalir kuat dalam dirinya.

Keberadaan Dewa menambah daftar panjang pemain keturunan yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia. Beberapa di antaranya seperti Adrian Wibowo dan Kayne van Oevelen sudah lebih dulu dikenal publik Tanah Air.

Dari penelusuran akun Instagram pribadinya @dg.sanjaya, terlihat Dewa memasang dua bendera yakni Indonesia dan Jepang. Ini menunjukkan kedekatan identitas yang ia banggakan meski berkewarganegaraan Amerika Serikat.

Nama Dewa Gde Sanjaya mulai ramai diperbincangkan karena jejak keturunannya yang berkaitan dengan Indonesia. Meski lahir dan tumbuh di Amerika Serikat, darah Bali dan Jawa-Jepang mengalir kuat dalam dirinya. (IG Dewa Gde Sanjaya)
Nama Dewa Gde Sanjaya mulai ramai diperbincangkan karena jejak keturunannya yang berkaitan dengan Indonesia. Meski lahir dan tumbuh di Amerika Serikat, darah Bali dan Jawa-Jepang mengalir kuat dalam dirinya. (IG Dewa Gde Sanjaya)

Dalam unggahan yang beredar, Dewa menegaskan bahwa dirinya berdarah Indonesia melalui ayahnya yang berasal dari Bali. Sementara itu, ibunya berdarah campuran Jawa dan Jepang.

“Ya saya punya darah Indonesia. Bapak saya Bali, ibu saya Jawa dan Jepang,” ujar Dewa seperti dikutip dari akun @bolavers24 di Instagram.

Namun meskipun memiliki keturunan Indonesia, Dewa belum mengantongi paspor Indonesia. Hal ini disebabkan oleh tempat kelahirannya di Amerika Serikat.

“Saya tidak memiliki paspor Indonesia. Saya lahir di USA (Amerika Serikat),” tambahnya dalam kutipan yang sama.

Secara karier, Dewa Sanjaya memang belum menembus level profesional seperti Adrian Wibowo yang memperkuat Los Angeles FC. Ia bermain di level universitas di Negeri Paman Sam.

baca juga

Sejak tahun 2022 hingga 2024, Dewa terdaftar sebagai kiper di Saint Mary’s College of California. Di sana ia menunjukkan komitmen pada cabang olahraga sepak bola kampus.

Kini Dewa telah bergabung dengan Fresno Pacific University. Ia bermain untuk tim D2 Men’s Soccer di kampus tersebut yang bersaing di kompetisi universitas di Amerika Serikat.

Nama Dewa Gde Sanjaya mulai ramai diperbincangkan karena jejak keturunannya yang berkaitan dengan Indonesia. Meski lahir dan tumbuh di Amerika Serikat, darah Bali dan Jawa-Jepang mengalir kuat dalam dirinya. (IG Dewa Gde Sanjaya)
Nama Dewa Gde Sanjaya mulai ramai diperbincangkan karena jejak keturunannya yang berkaitan dengan Indonesia. Meski lahir dan tumbuh di Amerika Serikat, darah Bali dan Jawa-Jepang mengalir kuat dalam dirinya. (IG Dewa Gde Sanjaya)

Selain itu, Dewa juga bermain untuk AMSG FC, klub semi-profesional yang bertarung di USL League 2. Liga ini merupakan kasta keempat dalam struktur sepak bola Amerika Serikat.

Karena berkiprah di level universitas dan semi-profesional, statistik Dewa memang tidak banyak tersedia. Namun video singkat yang dibagikan akun @bolavers24 menunjukkan aksi-aksi refleks cepat yang ia miliki.

Dengan tinggi badan 188 cm, kemampuan distribusi bola dan insting sebagai penjaga gawang membuat Dewa punya potensi besar. Apalagi, Indonesia selalu butuh kiper berkualitas di berbagai kelompok usia.

Sayangnya, hingga kini belum ada tanda-tanda bahwa PSSI melirik Dewa untuk dinaturalisasi. Hal ini bisa dimengerti mengingat statusnya yang belum profesional dan usianya yang sudah 22 tahun.

PSSI tampaknya masih fokus pada pemain keturunan lainnya yang memiliki rekam jejak lebih kuat di level profesional. Nama seperti Kayne van Oevelen menjadi prioritas utama untuk Timnas.

Kayne saat ini bermain di klub Belanda, FC Volendam. Ia punya postur menjulang hingga 199 cm dan usianya baru 21 tahun, menjadikannya target ideal untuk penguatan lini pertahanan Garuda.

Meskipun belum dilirik, Dewa Gde Sanjaya tetap menjadi potensi yang menarik jika diberi panggung. Ia memiliki latar belakang multikultur dan semangat tinggi sebagai anak bangsa dari diaspora.

Di tengah banyaknya stok kiper keturunan yang sedang bersinar, Dewa masih punya peluang jika mampu menembus level profesional lebih tinggi dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kiper Keturunan Bali Pasang Bendera Merah Putih: Ibu Saya Berdarah Jawa-Jepang

Kiper Keturunan Bali Pasang Bendera Merah Putih: Ibu Saya Berdarah Jawa-Jepang

Bola | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 14:19 WIB

Baru Kena Musibah, Selamat Tinggal Pemain Keturunan Gunungkidul Rp 3,48 Miliar Langganan STY

Baru Kena Musibah, Selamat Tinggal Pemain Keturunan Gunungkidul Rp 3,48 Miliar Langganan STY

Bola | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 14:01 WIB

Belum 1 Detik Gabung Timnas Indonesia, Miliano Jonathans Bikin Sejarah di Liga Europa

Belum 1 Detik Gabung Timnas Indonesia, Miliano Jonathans Bikin Sejarah di Liga Europa

Bola | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 13:40 WIB

Terkini

Land Maggie OFarrell: Ketika Tanah Menyimpan Luka dan Sejarah

Land Maggie OFarrell: Ketika Tanah Menyimpan Luka dan Sejarah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:00 WIB

SKD Sekolah Kedinasan 2026, Pemerintah Resmi Tetapkan Nilai Ambang Batas

SKD Sekolah Kedinasan 2026, Pemerintah Resmi Tetapkan Nilai Ambang Batas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:59 WIB

Prabowo Perintahkan Investigasi Total Penyebab Kecalakaan KM Virgo Transport 8

Prabowo Perintahkan Investigasi Total Penyebab Kecalakaan KM Virgo Transport 8

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:58 WIB

Ambisi Daud Yordan Tantang Manny Pacquiao, Laga Back to Champion 2026 Jadi Penentu

Ambisi Daud Yordan Tantang Manny Pacquiao, Laga Back to Champion 2026 Jadi Penentu

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 15:57 WIB

Rupiah Letoi Sendirian di Asia, Ringgit Paling Kuat

Rupiah Letoi Sendirian di Asia, Ringgit Paling Kuat

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:55 WIB

Kisa Perempuan Adat Sembuan Menjaga Hutan Sekaligus Menopang Kehidupan Keluarga

Kisa Perempuan Adat Sembuan Menjaga Hutan Sekaligus Menopang Kehidupan Keluarga

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:55 WIB

Dibintangi Dinda Hauw dan Rey Mbayang, Intan Kieflie Bawa Film Ritual Gaib Tayang di 38 Negara

Dibintangi Dinda Hauw dan Rey Mbayang, Intan Kieflie Bawa Film Ritual Gaib Tayang di 38 Negara

Entertainment | Rabu, 16 September 2026 | 15:54 WIB

Program MYP Irigasi Pemprov Sulsel Topang Swasembada Pangan

Program MYP Irigasi Pemprov Sulsel Topang Swasembada Pangan

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:54 WIB

Di Depan Bahlil, PDIP Tagih Progres Pembahasan RUU Migas: Apa Kabar Gerangan?

Di Depan Bahlil, PDIP Tagih Progres Pembahasan RUU Migas: Apa Kabar Gerangan?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:53 WIB

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Ceramide Terbaik untuk Perbaiki Skin Barrier, Harga di Bawah Rp50 Ribu

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Ceramide Terbaik untuk Perbaiki Skin Barrier, Harga di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:51 WIB

×