Usul Ditolak, Suara Dibungkam, Kritik Dilarang, Suporter Manchester United: Satu Kata, Lawan!

Galih Prasetyo

Rabu, 06 Agustus 2025 | 13:22 WIB
Usul Ditolak, Suara Dibungkam, Kritik Dilarang, Suporter Manchester United: Satu Kata, Lawan!
The 1958 Siapkan Aksi Revolusi di Old Trafford Jelang Lawan Arsenal [@The__1958]

Suara.com - Jelang laga pembuka Premier League 2025/2026 melawan Arsenal pada 17 Agustus mendatang, atmosfer di sekitar Old Trafford dipastikan memanas—bukan karena duel besar di lapangan, tapi karena rencana aksi protes besar-besaran dari kelompok suporter Manchester United, The 1958.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui media sosial, The 1958 mengumumkan akan menggelar demonstrasi sebagai bentuk penolakan terhadap Sir Jim Ratcliffe dan keluarga Glazer, pemilik klub yang selama dua dekade terakhir dinilai gagal mengembalikan kejayaan Setan Merah.

Ratcliffe, yang mengambil alih operasional klub sejak Februari 2024 dengan kepemilikan minoritas 28,94 persen, sempat dianggap sebagai penyelamat.

Manchester United menutup tur pramusim mereka di Amerika Serikat dengan menjuarai Premier League Summer Series setelah bermain imbang 2-2 melawan Everton di Atlanta, Minggu (4/8/2025) waktu setempat. [Instagram @manchesterunited]
Manchester United menutup tur pramusim mereka di Amerika Serikat dengan menjuarai Premier League Summer Series setelah bermain imbang 2-2 melawan Everton di Atlanta, Minggu (4/8/2025) waktu setempat. [Instagram @manchesterunited]

Namun, kini ia justru disebut sebagai “komplotan Glazer” dalam mempertahankan kepemilikan yang merugikan fans dan identitas klub.

“Ini musim baru, tapi masalah lama tetap sama. 20 tahun di bawah Glazer adalah 20 tahun terlalu lama. Cukup sudah!” tegas juru bicara The 1958 seperti dikutip dari @The__1958

Para fans juga mengecam proyek regenerasi stadion Old Trafford yang disebut sebagai “Disneyland of the North”.

Proyek ini dinilai tidak berpihak kepada fans loyal, melainkan sekadar upaya komersialisasi demi keuntungan.

“Proyek ini bukan untuk kami, bukan untuk fans yang telah berdiri di tempat yang sama selama puluhan tahun. Ini hanya soal profit. Fans generasi ke generasi semakin tersingkir dan diabaikan,” tambah pernyataan mereka.

Demonstrasi ini bukan yang pertama. Pada 25 Mei lalu, saat laga pamungkas melawan Aston Villa, ribuan suporter sudah menggelar aksi serupa.

baca juga

Spanduk bertuliskan “We want our club back” dan “20 years of theft and lies” dikibarkan di luar stadion. Slogan “Love United.

Hate Glazers (LUHG)” pun kembali menggema di kalangan fans yang merasa hak mereka sebagai bagian dari klub terus dikikis.

Kekecewaan suporter kian memuncak setelah Manchester United menutup musim lalu di peringkat 15 klasemen Premier League—posisi terburuk sejak 1974.

Tak hanya itu, mereka juga gagal lolos ke kompetisi Eropa usai kalah di final Liga Europa dari Tottenham Hotspur.

“Kami protes atas nama semua fans yang telah dibungkam, diusir, diperas, dan diabaikan. Ini bukan hanya soal MU, ini soal masa depan sepak bola,” tulis The 1958.

Ratcliffe sendiri pernah menyatakan bahwa jika kritik terhadap dirinya sekeras kepada keluarga Glazer, ia siap mundur.

“Kalau sampai seperti itu, saya akan bilang, ‘biar orang lain saja yang mengurus klub ini’,” katanya dalam wawancara dengan The Times.

Namun, pernyataan tersebut tampaknya tidak meredakan kemarahan para pendukung.

Demonstrasi yang direncanakan sebelum laga melawan Arsenal diperkirakan menjadi yang terbesar sejak aksi penundaan laga MU vs Liverpool pada 2021, yang kala itu memaksa penjadwalan ulang pertandingan.

Pernyataan Lengkap The 1958

Ini musim baru, tapi masalah kepemilikan tetap sama. Dua puluh tahun kepemilikan Glazer adalah dua puluh tahun yang terlalu lama. Cukup sudah.

Kami tidak akan membiarkan optimisme alami dan beberapa pemain baru mengalihkan perhatian dari masalah yang jauh lebih besar di luar lapangan.

Jim Ratcliffe memilih untuk bersekutu dengan Glazer dan membantu mereka tetap berkuasa.

Jadi, pada 17 Agustus, kami akan melakukan protes bukan hanya terhadap Glazer, tetapi juga terhadap Jim Ratcliffe – seseorang yang dulu dilihat oleh banyak orang, termasuk kami sendiri, sebagai penyelamat potensial, cahaya harapan, namun kini terbukti menjadi bagian dari perusakan berkelanjutan terhadap segala hal yang membuat klub ini menjadi seperti sekarang.

Ini bukan lagi sekadar tentang kepemilikan; ini tentang kelangsungan hidup – kelangsungan identitas, komunitas, dan nilai-nilai kami.

Disneyland di Utara

Penggusuran sistematis terhadap suporter lama dari tribun Selatan – beberapa di antaranya telah memegang kursi mereka selama beberapa generasi – bukan sekadar keputusan kebijakan, ini adalah serangan terhadap jiwa Manchester United.

Mereka adalah orang-orang yang menciptakan atmosfer, tradisi, dan denyut nadi klub.
Mengesampingkan mereka demi keuntungan yang disterilkan dan pengalaman premium adalah tindakan memalukan.

Berkurangnya suporter muda, pemotongan terhadap staf loyal klub, dan dorongan untuk menciptakan “Disneyland di Utara” menunjukkan dengan jelas ke mana arah prioritas mereka – bukan kepada fans, bukan kepada komunitas, tetapi kepada pemegang saham, eksekutif, dan citra merek global yang mencabut akar klub dari tempat asalnya.

Jelaslah: visi ini bukan untuk kami. Bukan untuk para suporter yang bepergian ke seluruh negeri dan Eropa.

Bukan untuk mereka yang telah berdiri di tempat yang sama di Old Trafford selama puluhan tahun. Ini demi keuntungan – semata-mata.

Sir Jim Ratcliffe: Manchester United Kehabisan Uang [Instagram @sir.jimratcliffe]
Sir Jim Ratcliffe: Manchester United Kehabisan Uang [Instagram @sir.jimratcliffe]

Beban keserakahan ini dipaksakan kepada para suporter lintas generasi, yang semakin terpinggirkan secara harga, terdorong keluar, dan diabaikan.

Sepak bola sedang memakan dirinya sendiri. Apa yang terjadi di Manchester United adalah peringatan bagi setiap klub lain – ini adalah upaya sistematis untuk mengamerikanisasi dan memfranchise olahraga yang kita cintai.

Jika ini terus berlanjut, sepak bola akan menjadi produk komersial tanpa jiwa.

Menggunakan klub kami untuk sekadar “menyaring pendapat” terkait reaksi terhadap sistem Personal Seat Licenses (PSL) adalah alarm lainnya.

Ini akan semakin menjauhkan anak muda, komunitas lokal, dan generasi fans loyal dari akses ke stadion.

Ini adalah langkah lain dalam upaya menjauhkan sepak bola dari akar kelas pekerja, yang menunjukkan betapa tidak terhubungnya klub dan para pemilik dengan realita.

Ini bukan tentang permainan atau suporter – ini tentang keuntungan dan keserakahan yang mengalahkan loyalitas dan tradisi.

Bukan Penyelamat

Kami tidak mempercayai sepatah kata pun yang dikatakan klub, karena tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata, dan tindakan mereka telah menunjukkan niat mereka.

Kami tidak akan diam. Kami tidak akan menjadi bagian dari ini.

Jim Ratcliffe, Anda telah memilih sisi Anda, dan itu bukan sisi kami.

Anda kini berdiri sejajar dengan Glazer. Topeng Anda telah jatuh. Anda bukan penyelamat. Anda adalah iblis dalam penyamaran.

Kami melakukan protes untuk setiap fans yang telah dibungkam, digusur, dihargai terlalu tinggi, dan diabaikan.

Ini lebih besar dari sekadar satu klub. Ini tentang masa depan sepak bola. Bagi mereka yang masih belum sadar di kalangan suporter kami – bangunlah.

Bagi fans klub lain, jika Anda mulai melihat tindakan serupa sedang diuji coba oleh pemilik klub Anda – Anda yang berikutnya.

Ingatlah ini: Anda tidak akan pernah tahu nilai suatu momen sampai ia menjadi kenangan.

Yang sedang hilang bukan hanya tentang kursi atau bangunan – tapi tentang identitas, komunitas, dan momen-momen yang membuat sepak bola layak untuk diperjuangkan.

Dan begitu itu hilang, ia akan hilang selamanya.

Informasi lebih lanjut akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Premier League 2025/2026 Segera Dimulai, Cek Jadwal Liga Inggris Lengkap

Premier League 2025/2026 Segera Dimulai, Cek Jadwal Liga Inggris Lengkap

Bola | Rabu, 06 Agustus 2025 | 10:54 WIB

Bruno Fernandes Tuntut Manchester United Berbenah: Jangan Jadi Pemain Malas!

Bruno Fernandes Tuntut Manchester United Berbenah: Jangan Jadi Pemain Malas!

Bola | Senin, 04 Agustus 2025 | 15:02 WIB

Kapan Bursa Transfer Musim Panas 2025/2026 Resmi Ditutup?

Kapan Bursa Transfer Musim Panas 2025/2026 Resmi Ditutup?

Bola | Senin, 04 Agustus 2025 | 14:07 WIB

Kehilangan Diogo Jota, Cody Gakpo Ungkap Duka Liverpool dan Ambisi di Musim Ini

Kehilangan Diogo Jota, Cody Gakpo Ungkap Duka Liverpool dan Ambisi di Musim Ini

Bola | Senin, 04 Agustus 2025 | 13:53 WIB

Tottenham Gaet Joao Palhinha dari Bayern, Thomas Frank Takjub

Tottenham Gaet Joao Palhinha dari Bayern, Thomas Frank Takjub

Bola | Senin, 04 Agustus 2025 | 13:45 WIB

Terkini

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×