12 Aturan Baru Liga Inggris 2025/2026, Ruang Protes Pemain Makin Sempit

Arief Apriadi

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 09:21 WIB
12 Aturan Baru Liga Inggris 2025/2026, Ruang Protes Pemain Makin Sempit
Wasit David Coote menunjukkan kartu kuning kepada gelandang Manchester United asal Portugal Bruno Fernandes selama pertandingan final Piala Liga Inggris antara Manchester United vs Newcastle United di Stadion Wembley, London barat laut pada 26 Februari 2023. Glyn KIRK / AFP

Suara.com - Liga Inggris resmi menerapkan sederet aturan baru mulai musim 2025/26 yang diimplementasikan sesuai pembaruan Laws of the Game dari Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB).

Rancangan aturan baru ini diklaim untuk menjaga sportivitas, mempercepat tempo laga, dan melindungi ofisial pertandingan.

Salah satu perubahan paling menonjol adalah pembatasan waktu protes pemain kepada wasit.

Mulai musim ini, pemain hanya memiliki waktu maksimal enam detik untuk menyampaikan keberatan.

Jika melewati batas, aksi tersebut dianggap pelanggaran dan dapat berujung kartu kuning.

“Tujuannya adalah memastikan interaksi dengan wasit berlangsung cepat, sopan, dan tidak mengganggu jalannya pertandingan,” tulis Liga Inggris dalam pernyataan resminya seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (14/8).

Bendera dengan logo Premier League alias Liga Inggris. [MICHAEL REGAN / POOL / AFP]
Bendera dengan logo Premier League alias Liga Inggris. [MICHAEL REGAN / POOL / AFP]

Tak hanya itu, Liga Inggris juga memperketat aturan soal siapa yang berhak berbicara langsung kepada wasit.

Hanya kapten tim yang diizinkan melakukan protes terkait keputusan di lapangan, kecuali pada kasus tertentu seperti insiden yang mengancam keselamatan pemain.

Aturan ini diharapkan mencegah kerumunan pemain mengelilingi wasit.

baca juga

Daftar 12 Aturan Baru Liga Inggris Musim 2025/26

Hanya kapten yang boleh protes – Komunikasi dengan wasit hanya melalui kapten atau pengganti kapten bila sang kapten adalah kiper.

Batas waktu 8 detik kiper – Kiper yang memegang bola lebih dari delapan detik memberi lawan tendangan sudut. Pelanggaran berulang bisa berujung peringatan hingga kartu kuning.

Mulai ulang dropped ball – Jika dihentikan di area penalti, bola dijatuhkan untuk kiper; di luar area, diberikan kepada tim yang terakhir menguasai bola.

Sentuhan ganda penalti – Sentuhan ganda tidak sengaja saat penalti membuat eksekusi diulang. Jika disengaja, lawan mendapat tendangan bebas tidak langsung.

Gangguan tak sengaja – Gangguan dari pemain cadangan atau staf yang tidak memengaruhi jalannya bola hanya dihukum tendangan bebas tidak langsung. Jika sengaja, pelakunya kena kartu merah.

Posisi asisten wasit penalti – Asisten wasit tetap di garis samping, sementara VAR memantau pergerakan kiper.

Ambang batas tinggi pelanggaran – Tidak semua kontak fisik dianggap pelanggaran, termasuk handball, demi menjaga intensitas permainan.

VAR minim intervensi – Keputusan di lapangan diutamakan, kecuali ada kesalahan jelas. Rata-rata waktu tunggu VAR dipangkas menjadi 39 detik.

Teknologi Offside Semi-Otomatis (SAOT) – SAOT digunakan penuh musim ini untuk mempercepat pengecekan offside.

Transparansi VAR di stadion – Keputusan VAR diumumkan lewat pengeras suara, sementara gol yang dianulir ditampilkan dengan bukti visual.

Pengurangan wasting time – Wasit lebih tegas menindak taktik buang-buang waktu.

Fokus pada pelanggaran khusus – Termasuk menahan lawan (holding), aksi menipu wasit (diving, berpura-pura cedera), hingga prosedur cedera kepala dengan pemeriksaan minimal 30 detik di luar lapangan.

Dengan regulasi baru ini, Premier League menegaskan komitmennya menjaga karakter khas sepak bola Inggris: disiplin pemain, permainan cepat, dan intervensi VAR yang efisien.

Seluruh aturan akan diberlakukan mulai pekan pertama musim 2025/26 pada Agustus, dengan pengawasan ketat dari wasit dan ofisial keempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Rekor Apik, Liverpool Siap Hadapi Tantangan Bournemouth di Anfield

Modal Rekor Apik, Liverpool Siap Hadapi Tantangan Bournemouth di Anfield

Bola | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 09:10 WIB

Roy Keane Hantam Alexander Isak: Kalau Mau Pergi, Pergilah!

Roy Keane Hantam Alexander Isak: Kalau Mau Pergi, Pergilah!

Bola | Kamis, 14 Agustus 2025 | 22:11 WIB

Pulang ke Liga Inggris, Granit Xhaka Ditunjuk Jadi Kapten Sunderland

Pulang ke Liga Inggris, Granit Xhaka Ditunjuk Jadi Kapten Sunderland

Bola | Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:52 WIB

Terkini

Resmi Gabung Persija Jakarta, Aqil Savik: Tujuan yang Tepat!

Resmi Gabung Persija Jakarta, Aqil Savik: Tujuan yang Tepat!

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:14 WIB

Maxwell Resmi Tinggalkan Indonesia, Eks Striker Persija Tidak Gabung Persib Bandung

Maxwell Resmi Tinggalkan Indonesia, Eks Striker Persija Tidak Gabung Persib Bandung

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:05 WIB

Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman

Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:21 WIB

Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru

Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:05 WIB

Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal

Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:02 WIB

Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026

Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:45 WIB

Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026

Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:07 WIB

Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia

Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:01 WIB

Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis

Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:52 WIB

Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun

Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:51 WIB

×