Cederanya Ole Romeny Buka Jalan Kevin Diks Tebus Dosa untuk Timnas Indonesia

Arief Apriadi

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 10:49 WIB
Cederanya Ole Romeny Buka Jalan Kevin Diks Tebus Dosa untuk Timnas Indonesia
Cederanya Ole Romeny Buka Jalan Kevin Diks Tebus Dosa untuk Timnas Indonesia. [Instagram Kevin Diks]

Suara.com - Jelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Indonesia dihadapkan pada pertanyaan besar yakni siapa eksekutor penalti utama setelah Ole Romeny cedera?

Nama Kevin Diks kini menjadi kandidat terkuat. Bek kanan berusia 28 tahun ini telah mencatatkan lima caps sejak debutnya pada November 2024 dan dikenal tenang dalam momen krusial, termasuk saat mengeksekusi bola mati.

Setelah dilepas gratis oleh FC Copenhagen di akhir musim 2024/2025, Kevin kini bermain untuk klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach.

Ole Romeny terancam absen membela Timnas Indonesia dalam ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah mengalami cedera serius ketika membela Oxford United melawan Arema FC dalam laga fase grup Piala Presiden 2025. [Dok. IG/Ole Romeny]
Ole Romeny terancam absen membela Timnas Indonesia dalam ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah mengalami cedera serius ketika membela Oxford United melawan Arema FC dalam laga fase grup Piala Presiden 2025. [Dok. IG/Ole Romeny]

Di level klub, ia memiliki rekor impresif—11 kali menjadi algojo penalti dan semuanya berbuah gol.

Namun, momen pahit terjadi saat Indonesia melawan Australia di Sydney pada 20 Maret 2025.

Kevin yang mendapat kesempatan mengeksekusi penalti setelah Rafa Struick dijatuhkan, gagal memaksimalkannya karena tendangannya membentur mistar.

Kekeliruan itu menjadi awal kekalahan telak Skuad Garuda dengan skor 1-5.

Ketika Kevin absen melawan China pada 5 Juni 2025, tugas eksekusi penalti diambil alih oleh Ole Romeny.

Penyerang Oxford United itu sukses mencetak gol penentu kemenangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

baca juga

Kini, situasi berbalik. Ole Romeny mengalami cedera usai tampil di Piala Presiden 2025, membuat pelatih Patrick Kluivert harus menunjuk algojo baru di titik putih.

Kevin pun berpeluang besar kembali memegang peran tersebut.

Pemain kelahiran Belanda itu menegaskan pentingnya memanfaatkan bola mati secara optimal.

Kevin Diks Naik Kelas! Kini Jadi Salah Satu Bos di Ruang Ganti Gladbach [Instagram Kevin Diks]
Kevin Diks Naik Kelas! Kini Jadi Salah Satu Bos di Ruang Ganti Gladbach [Instagram Kevin Diks]

“Set piece bisa menentukan hasil pertandingan, banyak laga diputuskan lewat penalti, tendangan sudut, atau lemparan jarak jauh,” kata Kevin.

Meski lebih menyukai gol dari permainan terbuka, ia mengakui bahwa eksekusi bola mati sering menjadi pembeda.

Kevin pun masih menyimpan rasa pahit atas kegagalannya di Sydney yang menurutnya “hampir sempurna”.

Kini, ia berharap diberi kesempatan kedua untuk menebus kesalahan sekaligus mencetak gol perdana bagi Timnas Indonesia.

“Semoga saya melakukannya dengan benar, karena itu akan menjadi kehormatan besar,” ujarnya.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Karena Jelek Kevin Diks Gagal Jadi Kapten Borussia Monchengladbach Tapi...

Bukan Karena Jelek Kevin Diks Gagal Jadi Kapten Borussia Monchengladbach Tapi...

Bola | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 08:46 WIB

Bukan Kapten, Kevin Diks Kini Pegang Jabatan Paling Penting di Borussia Monchengladbach

Bukan Kapten, Kevin Diks Kini Pegang Jabatan Paling Penting di Borussia Monchengladbach

Bola | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 08:05 WIB

Kisah Elkan Baggott Berakhir Anti Klimak, Awalnya Optimis Dipakai Ipswich Town Tapi Ternyata...

Kisah Elkan Baggott Berakhir Anti Klimak, Awalnya Optimis Dipakai Ipswich Town Tapi Ternyata...

Bola | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 07:16 WIB

Terkini

Lika-Liku Kejar Mimpi di Usia Kepala Empat, 'Timun Jelita' Hadirkan Konflik Sahabat dan Ambisi

Lika-Liku Kejar Mimpi di Usia Kepala Empat, 'Timun Jelita' Hadirkan Konflik Sahabat dan Ambisi

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 17:31 WIB

Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung

Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung

Banten | Senin, 28 September 2026 | 17:31 WIB

BRI Tebar Promo Ramen Girl Rp35 Ribu

BRI Tebar Promo Ramen Girl Rp35 Ribu

Bri | Senin, 28 September 2026 | 17:30 WIB

Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor

Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 17:25 WIB

Peneliti Ungkap Alur Komando Saat Pembantaian 65-66, Ada Peran Soeharto?

Peneliti Ungkap Alur Komando Saat Pembantaian 65-66, Ada Peran Soeharto?

News | Senin, 28 September 2026 | 17:24 WIB

Belanja di Mako Bakery Pakai BRI Bisa Dapat Roti Gratis, Ini Caranya

Belanja di Mako Bakery Pakai BRI Bisa Dapat Roti Gratis, Ini Caranya

Bri | Senin, 28 September 2026 | 17:24 WIB

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Video | Senin, 28 September 2026 | 17:22 WIB

Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun

Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun

News | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung

Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

Salah Kaprah Filosofi Teras: Menggugat Apatisme Gen Z Berkedok Stoikisme

Salah Kaprah Filosofi Teras: Menggugat Apatisme Gen Z Berkedok Stoikisme

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

×