- Suara solidaritas pemain Timnas Indonesia Putri di media sosial
- Profil singkat para Pemain tersebut
- Pesan lebih dari sekadar sepak bola
Suara.com - Media sosial kembali menjadi mimbar bagi Timnas Indonesia Putri untuk menyuarakan aspirasi yang lebih besar dari sekadar olahraga.
Kali ini, giliran bintang Timnas Putri Indonesia yang mengambil sikap tegas.
Melalui akun Instagram pribadi mereka, Sabreena Dressler, Citra Ramadhani, Racil Yulianti, dan Ajeng Handayani menggulirkan pesan imbas kematian Affan Kurniawan yang tewas akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.
1. Sabreena Dressler
Dikenal sebagai pemain blasteran Jerman-Indonesia, Sabreena Dressler lahir pada 26 Desember 2000.
Bakatnya dalam mengolah si kulit bundar sudah terasah sejak usia 12 tahun saat ia menimba ilmu di Pro Direct Academy.
Karier profesionalnya di Indonesia dimulai saat ia bergabung dengan Persija Jakarta Putri pada tahun 2019.
Di luar lapangan, Sabreena juga merupakan sosok yang populer di media sosial, aktif sebagai selebgram melalui akun Instagram @sabreenadressler dan TikTok @guessyoullhavetofindout, menjadikannya salah satu ikon sepak bola wanita modern.
2. Citra Ramadhani
Lahir di Samarinda pada 21 Januari 1998, Citra Ramadhani menempuh perjalanan karier yang penuh lika-liku.
Mengawali langkah di SSB Mekar Jaya Akademi, ia kemudian memberanikan diri merantau ke Jawa dan membela sejumlah klub besar seperti Persebaya Surabaya dan Arema FC.
Baca Juga: Ibu Ungkap Kejanggalan Sikap Affan Kurniawan Siang Hari Sebelum Malamnya Dilindas
Bersama Arema, ia bahkan sempat merasakan atmosfer turnamen internasional di Antalya Cup Women 2022, Turki.
Panggilan pertamanya ke Timnas Putri datang saat ia membela Persis Solo pada 2022.
Setelah sempat absen, pemain berusia 26 tahun ini kembali dipercaya mengenakan seragam Garuda Pertiwi pada 2024.
3. Racil Yulianti
Risda Yulianti Noviawan, atau yang akrab disapa Racil, adalah mantan bek andalan Timnas Putri Indonesia yang pernah berlaga di AFF Women’s Championship 2018.
Setelah gantung sepatu, sosok asal Jawa Barat ini tidak meninggalkan dunia sepak bola.
Ia kini menjadi salah satu suara vokal yang mendorong kemajuan sepak bola wanita, termasuk menyuarakan urgensi digulirkannya kembali Liga 1 Putri.