Kilas Balik: Tok! Liga Indonesia Disetop Buntut Kerusuhan Massa

Galih Prasetyo | Suara.com

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 14:15 WIB
Kilas Balik: Tok! Liga Indonesia Disetop Buntut Kerusuhan Massa
Massa berunjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (29/8/2025). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa]
Baca 10 detik
  • Kerusuhan politik berdampak langsung pada sepak bola nasional.
  • Sejarah membuktikan sepak bola sangat rentan terhadap instabilitas sosial.
  • Pada Liga Indonesia 1997/1998, kompetisi terpaksa disetop buntut kerusuhan massa
  • Pertandingan PSM vs Persebaya di BRI Super League 2025/2026 ditunda pasca kerusuhan di Makassar. 

Suara.com - Indonesia diguncang gelombang kerusuhan besar pada 25–29 Agustus 2025 yang bermula dari aksi protes terhadap tunjangan fantastis anggota DPR.

Demonstrasi yang awalnya berlangsung damai di depan kompleks DPR/MPR RI berubah ricuh setelah aparat menembakkan gas air mata dan water cannon.

Bentrokan kemudian menyebar ke berbagai kota besar, termasuk Bandung, Yogyakarta, Surabaya, hingga Makassar.

Tragedi terbesar terjadi pada 28 Agustus ketika Affan Kurniawan (21), seorang driver ojek online, tewas terlindas kendaraan taktis Brimob saat unjuk rasa di Jakarta.

Video kejadian itu viral dan memicu gelombang kemarahan publik. Di Makassar, massa membakar gedung DPRD setempat hingga menewaskan tiga ASN yang terjebak di dalam.

Penampakan Kantor DPRD Kota Makassar Dibakar Massa [Lorensia/Suara.com]
Penampakan Kantor DPRD Kota Makassar Dibakar Massa [Lorensia/Suara.com]

Pertandingan PSM vs Persebaya Ditunda

Jadwal pertandingan pekan keempat BRI Super League 2025/2026 antara PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya resmi ditunda.

Laga yang seharusnya digelar pada Minggu, 31 Agustus 2025, di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, terpaksa tidak bisa dilaksanakan akibat kondisi keamanan yang tidak kondusif pascakerusuhan di Kota Makassar.

Kabar penundaan ini diumumkan secara resmi melalui akun media sosial X PSM Makassar. Pengumuman tersebut merujuk pada regulasi liga yang tertuang dalam Surat ILeague Nomor 1277/LI-COR/VIII/2025 yang ditandatangani Direktur Utama I League, Ferry Paulus.

“Mengacu pada surat ILeague nomor 1277/LI-COR/VIII/2025 ditetapkan bahwa pertandingan antara PSM Makassar vs Persebaya Surabaya pada tanggal 31 Agustus 2025 ditunda,” tulis pernyataan resmi klub.

Kilas Balik Liga Indonesia 1997/1998

Kompetisi Liga Indonesia musim 1997/1998 menjadi salah satu catatan kelam dalam sejarah sepak bola nasional.

Bukan karena persaingan tim di lapangan, melainkan karena situasi politik dan ekonomi Tanah Air yang memanas hingga memaksa kompetisi berhenti di tengah jalan.

Pada 21 Mei 1998, Presiden Soeharto resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah gelombang protes mahasiswa dan rakyat yang tak terbendung.

Tuntutan agar Presiden kedua Republik Indonesia itu lengser muncul akibat kegagalannya mengatasi krisis moneter dan krisis politik yang melanda sejak 1997.

Praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang sudah terlalu akut membuat pemerintahan Soeharto kehilangan kepercayaan rakyat.

Kerusuhan besar di berbagai kota sepanjang Mei 1998 menjadi titik balik.

Situasi memanas hingga akhirnya Soeharto menyerahkan kekuasaan kepada wakilnya, B.J. Habibie.

Foto aksi aktivis era 80-90an yang dipajang di Rumah 610 di Gang Rode,Jalan Sultan Agung MG II/610, Yogyakarta. Rumah itu sejak era 1980-an, menjadi markas aktivis reformasi 1998. [Suara.com/Somad]
Foto aksi aktivis era 80-90an yang dipajang di Rumah 610 di Gang Rode,Jalan Sultan Agung MG II/610, Yogyakarta. Rumah itu sejak era 1980-an, menjadi markas aktivis reformasi 1998. [Suara.com/Somad]

Dampak ke Sepak Bola Nasional

Kondisi kacau politik ini ternyata juga menghantam sepak bola Indonesia.

Liga Indonesia musim 1997/1998 yang sudah berjalan 15 pekan di babak penyisihan grup harus terhenti total.

Awalnya, pertandingan hanya ditunda karena alasan keamanan. Namun, setelah eskalasi kerusuhan semakin parah, PSSI memutuskan kompetisi benar-benar dihentikan pada 25 Mei 1998.

Keputusan itu menjadi pukulan telak bagi klub, pemain, hingga suporter.

Banyak pesepak bola yang kehilangan mata pencaharian karena kompetisi adalah satu-satunya sumber penghasilan mereka.

Tak sedikit yang akhirnya mencari pekerjaan lain di luar lapangan hijau demi bertahan hidup.

Posisi Klasemen Sebelum Kompetisi Dihentikan

Hingga pekan ke-15, sejumlah tim sudah menunjukkan dominasinya.

Di wilayah Barat, PSMS Medan dan Persib Bandung tampil cukup konsisten, sementara di wilayah Timur, Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang mulai menancapkan posisi di papan atas.

Sayangnya, catatan tersebut tak pernah berlanjut ke fase berikutnya karena liga terlanjur dibekukan.

Banyak pihak meyakini, seandainya kompetisi bisa rampung, persaingan antara klub-klub besar seperti Persebaya, PSIS, Persib, dan PSMS akan jadi salah satu yang paling seru sepanjang era Liga Indonesia.

Namun kenyataan berkata lain: semua tim harus menerima kenyataan pahit bahwa musim 1997/1998 tidak pernah selesai.

Sebenarnya, tanda-tanda krisis di sepak bola Indonesia sudah muncul sejak musim 1996/1997. Salah satu tim kuat saat itu, Bandung Raya, terpaksa mundur akibat hantaman krisis moneter.

Klub lain seperti Arseto yang dimiliki oleh Sigit Harjoyudanto, putra Presiden Soeharto juga dibubarkan.

Arseto memainkan laga terakhirnya di Liga Indonesia melawan Pelita Jaya sebelum resmi menghentikan kiprahnya di kancah sepak bola nasional.

Setelah situasi mulai mereda, PSSI di bawah kepemimpinan Agum Gumelar akhirnya menggulirkan kembali kompetisi pada 1 November 1998.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laga Kontra Borneo FC Terancam Ditunda, Persib Tetap Gelar Official Training

Laga Kontra Borneo FC Terancam Ditunda, Persib Tetap Gelar Official Training

Bola | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 13:40 WIB

BRI Super League: Madura United Pakai Pemain Utama, Bali United Bisa Redam?

BRI Super League: Madura United Pakai Pemain Utama, Bali United Bisa Redam?

Your Say | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 13:35 WIB

Rekrut Thom Haye, Persib Bandung Jadi Klub Termahal Super League?

Rekrut Thom Haye, Persib Bandung Jadi Klub Termahal Super League?

Bola | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:36 WIB

Bandung Mencekam! Aset MPR, Bank, hingga Rumah Makan Ludes Jadi Sasaran Amuk Massa

Bandung Mencekam! Aset MPR, Bank, hingga Rumah Makan Ludes Jadi Sasaran Amuk Massa

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:20 WIB

Hancurkan Dewa United, Pelatih Persija Mulai Singgung Gelar Juara

Hancurkan Dewa United, Pelatih Persija Mulai Singgung Gelar Juara

Bola | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 13:40 WIB

Terkini

Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Meski Imbang, Declan Rice Tak Pedulikan Kritik Pedas

Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Meski Imbang, Declan Rice Tak Pedulikan Kritik Pedas

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB

Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026: PSG vs Bayern Munich, Atletico Madrid Tantang Arsenal

Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026: PSG vs Bayern Munich, Atletico Madrid Tantang Arsenal

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 07:12 WIB

Bojan Hodak Bangga Beckham Putra Nugraha Raih Gelar Sarjana

Bojan Hodak Bangga Beckham Putra Nugraha Raih Gelar Sarjana

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 07:08 WIB

Ukir Sejarah, Ini Kata Mikel Arteta Usai Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Dua Musim Beruntun

Ukir Sejarah, Ini Kata Mikel Arteta Usai Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Dua Musim Beruntun

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 06:49 WIB

PSSI Pastikan Isu 'Pasportgate' Felicia de Zeeuw Sudah Tuntas

PSSI Pastikan Isu 'Pasportgate' Felicia de Zeeuw Sudah Tuntas

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 06:38 WIB

Asisten Pelatih John Herdman Bocorkan Agenda dan Target Besar Timnas Indonesia

Asisten Pelatih John Herdman Bocorkan Agenda dan Target Besar Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 06:17 WIB

Timnas Myanmar U-17 Tundukkan Thailand 1-0, Puncaki Klasemen Grup B Piala AFF U-17 2026

Timnas Myanmar U-17 Tundukkan Thailand 1-0, Puncaki Klasemen Grup B Piala AFF U-17 2026

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 06:08 WIB

Cedera Achilles, Hugo Ekitike Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026

Cedera Achilles, Hugo Ekitike Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 06:01 WIB

Disanksi FA, Harry Maguire Dipastikan Absen Lawan Chelsea

Disanksi FA, Harry Maguire Dipastikan Absen Lawan Chelsea

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 05:57 WIB

PSSI akan Hadirkan Kompetisi Baru untuk Musim Depan, Piala Indonesia?

PSSI akan Hadirkan Kompetisi Baru untuk Musim Depan, Piala Indonesia?

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 05:53 WIB