Laga Kontra Borneo FC Terancam Ditunda, Persib Tetap Gelar Official Training

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 13:40 WIB
Laga Kontra Borneo FC Terancam Ditunda, Persib Tetap Gelar Official Training
Pertandingan Persib vs Borneo FC kemungkinan ditunda karena alasan keamanan. (IG Persib)
Baca 10 detik
  • Pertandingan Persib vs Borneo FC kemungkinan ditunda karena alasan keamanan.
  • Kepolisian Jawa Barat meminta I.League menunda laga Persib vs Borneo FC.
  • Skuad Persib tetap berlatih sambil menunggu keputusan resmi I.League.

Suara.com - Pertandingan pekan keempat kompetisi BRI Super League 2025/2026 antara Persib Bandung vs Borneo FC terancam ditunda.

Laga kandang Persib menghadapi Borneo FC dijadwalkan akan akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (31/8/2025) malam.

Namun laga tersebut terancam ditunda setelah pihak Kepolisian Daerah Jawa Barat mengeluarkan surat telegram kepada I.League selaku operator kompetisi. 

Surat permohonan penundaan pertandingan Persib vs Borneo FC ini bernomor B/ 3210 /VIII/PAM.3.3./2025/Roops dan didasari atas situasi keamanan.

Meski belum ada kepastian terkait laga kandang menghadapi Borneo FC, skuad Maung Bandung tetap menggelar official training di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (30/8/2025) pagi.

Menurut Bojan Hodak, official training tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan tim saat akan melakoni pertandingan. 

Meski demikian, pihaknya juga sedang menunggu informasi resmi dari operator kompetisi I.League terkait status pertandingan Persib vs Borneo FC di pekan keempat kompetisi BRI Super League 2025/2026.

"Ini sesi latihan yang bagus satu hari sebelum pertandingan. Seperti apa yang biasanya kami lakukan dan kami menunggu instruksi dari liga," kata Bojan Hodak di Stadion GBLA.

"Saya belum bisa berkomentar karena ini belum diputuskan ditunda atau tidak," jelasnya.

baca juga

Bojan Hodak menuturkan, jika pertandingan menghadapi Borneo FC ditunda, maka kemungkinan besar skuad Maung Bandung akan menggelar game pengganti.

Program pengganti tersebut, disiapkan untuk menjaga kondisi kebugaran anak asuhnya. Namun, Bojan tetap menunggu informasi resmi dari pihak terkait.

"Kalau kami tidak bermain besok maka tentu saja (ada pengganti). Tapi jika kami bermain, kami tidak perlu penggantinya. Kami hanya meminta untuk satu laga (ditunda) karena AFC tapi masih menunggu balasan," tegasnya.

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persib terkait status pertandingan pekan keempat kompetisi BRI Super League 2025/2026 menghadapi Borneo FC.

Sementara itu, Borneo FC sendiri sudah tiba di Bandung, Jumat (28/8/2025), namun kabarnya sudah kembali lagi ke Samarinda.

Pasalnya, salah satu pemain Borneo FC, Diego Michiels, lewat Instagram storynya mengunggah foto dengan tulisan "Baru tiba kota Bandung, subuh balik lagi ke samarida," tulisnya.

Kontributor : Rahman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Super League: Madura United Pakai Pemain Utama, Bali United Bisa Redam?

BRI Super League: Madura United Pakai Pemain Utama, Bali United Bisa Redam?

Your Say | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 13:35 WIB

Polda Jabar Minta Laga Persib Bandung vs Borneo FC Ditunda

Polda Jabar Minta Laga Persib Bandung vs Borneo FC Ditunda

Bola | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:39 WIB

Rekrut Thom Haye, Persib Bandung Jadi Klub Termahal Super League?

Rekrut Thom Haye, Persib Bandung Jadi Klub Termahal Super League?

Bola | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:36 WIB

Terkini

Gen Z Jepang Malas Menikah, Alasan Pertama soal Duit

Gen Z Jepang Malas Menikah, Alasan Pertama soal Duit

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Gus Kikin Ingin Gerak Cepat, Struktur Baru PBNU Ditargetkan Rampung Sebulan

Gus Kikin Ingin Gerak Cepat, Struktur Baru PBNU Ditargetkan Rampung Sebulan

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:20 WIB

BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Triwulan II 2026, UMKM Tetap Jadi Penopang Utama

BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Triwulan II 2026, UMKM Tetap Jadi Penopang Utama

Kalbar | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:17 WIB

PTN Borong Kuota Maba, Kampus Swasta Pilih Tampung Anak Korban Bencana Lewat Sego Berkat

PTN Borong Kuota Maba, Kampus Swasta Pilih Tampung Anak Korban Bencana Lewat Sego Berkat

Jogja | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Pigai Wanti-wanti Efek Samping AI dan Pembangunan: Jangan Cuma Hitung Pertumbuhan Ekonomi

Pigai Wanti-wanti Efek Samping AI dan Pembangunan: Jangan Cuma Hitung Pertumbuhan Ekonomi

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:14 WIB

Prabowo Soroti Ubi Bombing untuk Karhutla, Seberapa Mungkin Diterapkan?

Prabowo Soroti Ubi Bombing untuk Karhutla, Seberapa Mungkin Diterapkan?

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:11 WIB

Uang Rp 401 Miliar Hasil Sitaan Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel Dipamerkan di Kejagung

Uang Rp 401 Miliar Hasil Sitaan Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel Dipamerkan di Kejagung

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:11 WIB

Kapan Karhutla Selesai? Menhan Sjafrie: Tergantung Rakyat Indonesia

Kapan Karhutla Selesai? Menhan Sjafrie: Tergantung Rakyat Indonesia

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:06 WIB

Kenapa Notifikasi HP Sering Bikin Gelisah? Ini Sisi Gelap FOMO yang Jarang Diungkap

Kenapa Notifikasi HP Sering Bikin Gelisah? Ini Sisi Gelap FOMO yang Jarang Diungkap

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:06 WIB

Purbaya Kantongi 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Kebocoran Tembus Rp 5 Triliun

Purbaya Kantongi 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Kebocoran Tembus Rp 5 Triliun

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:04 WIB

×