Bandung Mencekam! Aset MPR, Bank, hingga Rumah Makan Ludes Jadi Sasaran Amuk Massa

Erick Tanjung Suara.Com
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:20 WIB
Bandung Mencekam! Aset MPR, Bank, hingga Rumah Makan Ludes Jadi Sasaran Amuk Massa
Salah satu bangunan milik MPR RI yang terbakar habis usai aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (30/9/2025). Antara/Rubby Jovan

Suara.com - Wajah Kota Kembang tercoreng. Aksi unjuk rasa gabungan pengemudi ojek online atau ojol dan mahasiswa pada Jumat (29/8/2025) berakhir ricuh di sejumlah titik vital Kota Bandung. Tak main-main, sedikitnya lima bangunan, termasuk aset milik MPR RI, ludes dirusak massa.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang meninjau langsung pada Sabtu (30/8/2025), membeberkan skala kerusakan akibat amuk massa yang membakar hingga melempari batu.

Farhan merinci bangunan-bangunan yang menjadi korban brutalitas massa. Sasarannya mulai dari aset negara hingga tempat usaha.

“Dari pengecekan yang dilakukan, setidaknya ada lima bangunan rusak berat setelah dibakar hingga dilempari batu oleh para demonstran,” kata Farhan di Bandung.

Berikut adalah daftar bangunan yang hancur:

  • Aset MPR RI di Jalan Diponegoro.
  • Rumah Makan Sambara.
  • Satu rumah warga di Jalan Gempol.
  • Dua kantor bank di Jalan Ir. H. Djuanda (Dago).

Tak hanya bangunan, fasilitas publik juga menjadi korban. Sejumlah ruas jalan rusak parah akibat aspal yang hancur karena dibakar, sementara beberapa lampu lalu lintas kini mati total, menambah potret kekacauan di kota tersebut.

Menghadapi situasi darurat ini, Farhan memastikan Pemkot Bandung bergerak cepat. Dinas Perhubungan (Dishub) langsung ditugaskan untuk berkoordinasi dengan kepolisian guna mengurai kemacetan akibat matinya lampu lalu lintas.

“Seperti di Jalan Dago Cikapayang, traffic light rusak sehingga harus ada pengaturan,” ujar Farhan.

Di tengah kekhawatiran publik akan kelangkaan barang, Farhan juga buru-buru menenangkan warga. Ia menjamin pasokan bahan pokok tetap aman dan harga beras terkendali.

Baca Juga: Kerusuhan Pecah di Mana-mana, GPK RI: DPR Seolah Cuci Tangan, Polisi jadi Sasaran!

“Terus saya sudah memastikan bahwa suplai bahan makanan pokok semuanya akan tersedia dan masih tersedia dengan sangat baik di pasar tradisional maupun ritel modern,” katanya.

Sadar bahwa citra Bandung sebagai kota wisata kini terancam, Farhan secara khusus mengirimkan pesan kepada para wisatawan yang mungkin cemas. Ia memastikan bahwa amuk massa tidak menyasar hotel maupun tempat-tampat wisata.

“Kami dari Pemkot Bandung akan terus menjaga keamanan dan kenyamanan,” ujarnya.

Namun, di balik upaya menenangkan ini, pemandangan bangunan yang hangus dan fasilitas publik yang hancur menjadi saksi bisu betapa mencekamnya malam saat amarah massa tumpah di jalanan Kota Kembang. (Antara)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?