Gerald Vanenburg Tak Gentar Rekor Buruk Lawan Korsel, Singgung Trofi Liga Champions

Senin, 08 September 2025 | 11:02 WIB
Gerald Vanenburg Tak Gentar Rekor Buruk Lawan Korsel, Singgung Trofi Liga Champions
Gerald Vanenburg, pelatih Timnas U-23. (Instagram/geraldvanenburgofficial)
Baca 10 detik
  • Rekor Vanenburg melawan pelatih Korsel: 1 kalah, 1 imbang.
  • Laga melawan Korsel akan jadi penentu peluang lolos ke fase berikutnya.
  • Vanenburg menegaskan fokus ke timnya sendiri dan mengingatkan prestasi Liga Champions yang pernah diraihnya.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg dihadapkan dengan rekor buruk ketika berhadapan dengan juru formasi asal Korea Selatan (Korsel).

Seakan tidak peduli, ia justru membanggakan dirinya pernah memenangi Liga Champions.

Dua kali sudah Gerald Vanenburg berhadapan dengan pelatih asal Korsel sejak menukangi Timnas Indonesia U-23. Hasilnya, sekali menelan kekalahan dan imbang.

Kekalahan terjadi ketika Timnas Indonesia U-23 berhadapan dengan Vietnam di final Piala AFF U-23 2025 pada Juli lalu. Saat itu, Kadek Arel dan kawan-kawan kalah 0-1.

Kemudian kedua Timnas Indonesia U-23 ditahan imbang Laos 0-0 di matchday pertama Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

Garuda Muda yang seharusnya bisa jinakkan Laos gagal lantaran racikan Ha Hyeok-jul sulit ditembus.

Kini, Vanenburg akan berhadapan dengan pelatih asal Korsel lagi.

Korea Selatan membuka perjalanannya di kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dengan kemenangan telak 5-0 atas Makau pada laga perdana Grup J di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (3/9/2025). [Instagram @thekfa]
Korea Selatan membuka perjalanannya di kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dengan kemenangan telak 5-0 atas Makau pada laga perdana Grup J di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (3/9/2025). [Instagram @thekfa]

Lee Min-sung akan memimpin anak asuhannya buat mengalahkan Timnas Indonesia U-23.

Laga ini sangat penting sebagai penentu kelolosan ke babak selanjutnya.

Baca Juga: Terungkap! Lautaro Martinez 5 Hari Bungkam Usai Inter Milan Dibantai PSG di Final UCL

Gerald Vanenburg mengaku tidak peduli dengan catatan-catatan sebelumnya saat jumpa juru racik Korea Selatan.

"Anda tahu, saya tidak peduli tentang apa yang dikatakan pelatih-pelatih lain. Saya tidak peduli, benar-benar tidak," ujar Vanenburg kepada awak media.

"Kalau mereka adalah pelatih terbaik, maka mereka seharusnya ada di tim nasional di suatu tempat. Jadi saya tidak peduli. Yang kami coba lakukan adalah memenangkan setiap pertandingan," jelasnya.

Lebih lanjut, Vanenburg sombongkan salah satu prestasi yang pernah diraihnya yaitu juara Liga Champions 1987/1988 bersama PSV Eindhoven.

"Bagi saya ini bukan yang pertama kali. Saya pernah menjuarai Liga Champions, semuanya," ucap Vanenburg.

"Saya tidak memikirkan tentang pelatih Korea Selatan, saya memikirkan tentang tim saya. Itu yang saya pikirkan. Saya punya rasa hormat kepada Korea Selatan, tetapi saya fokus kepada tim saya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI