- Spanyol menghancurkan Turki 6-0 dan memimpin Grup E kualifikasi Piala Dunia 2026.
- Luis de la Fuente memuji Pedri sebagai gelandang terbaik dunia saat ini.
- Nico Williams alami cedera, jadi catatan negatif di balik kemenangan telak.
Suara.com - Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, memberikan pujian luar biasa kepada gelandang muda Pedri setelah La Roja meraih kemenangan telak 6-0 atas Turki dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026, Minggu malam (7/9/2025).
Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi Spanyol di Grup E dan memperlihatkan kualitas para pemain muda yang tengah bersinar di Eropa.
Laga di Konya ini sempat diprediksi menjadi ujian berat bagi Spanyol, namun tim asuhan de la Fuente membuktikan superioritasnya dengan membuka gol hanya dalam lima menit pertama.
Meski kiper Turki, Unai Simón, melakukan beberapa penyelamatan gemilang di babak pertama, Spanyol tetap tampil percaya diri dan menguasai jalannya pertandingan.
“Saya bangga dengan para pemain saya, bangga dengan tim nasional ini, bangga bisa mewakili negara kita dengan cara yang mereka lakukan, dan senang melihat tim ini terus berkembang,” ujar de la Fuente kepada Diario AS.
![Final Copa del Rey: Gol Roket Pedri Bawa Barcelona Unggul 1-0 [Instagram Barcelona]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/04/27/47528-pedri.jpg)
Pelatih berusia 55 tahun ini menekankan bahwa kemenangan besar ini bukan alasan untuk bersikap jumawa.
Menurutnya, tim Spanyol harus tetap rendah hati dan terus bekerja keras agar bisa berkembang lebih jauh.
“Ada banyak hal yang masih bisa diperbaiki karena tim ini bisa tumbuh melampaui imajinasi saya. Mereka haus prestasi, dan sekarang fokus kami adalah apa yang perlu dilakukan agar bisa lebih baik lagi,” tambahnya.
De la Fuente juga menyoroti disiplin tinggi dan kemampuan membaca permainan para pemainnya.
Ia menyebut timnya cepat menangkap instruksi dan mampu memperbaiki kesalahan dari pertandingan sebelumnya, terutama saat menghadapi Bulgaria.
“Ini adalah tim yang tidak perlu banyak diberi tahu. Mereka cepat menangkap pesan dan belajar dari kesalahan. Kami tidak ingin mengulang kesalahan yang sama,” jelasnya.
Di sisi individu, dua pemain muda Spanyol menjadi sorotan utama, Mikel Merino dan Pedri.
Merino mencetak hat-trick dari lini tengah, sementara Pedri menambah dua gol, memperlihatkan kualitas komplet sebagai gelandang modern.
De la Fuente bahkan menyebut Pedri sebagai gelandang terbaik dunia di posisinya saat ini.
“Pedri adalah yang terbaik di dunia di posisinya, itu fakta. Sepanjang sejarah, sepak bola kadang tidak adil bagi pemain Spanyol seperti Iniesta, Xavi, atau Xabi Alonso. Sekarang Pedri ada di sini dan menunjukkan kualitasnya,” kata de la Fuente.