2 PR Berat Striker Timnas Indonesia Jelang Hadapi Arab Saudi dan Irak pad Oktober

Arief Apriadi Suara.Com
Jum'at, 12 September 2025 | 14:05 WIB
2 PR Berat Striker Timnas Indonesia Jelang Hadapi Arab Saudi dan Irak pad Oktober
Kata-kata Ragnar Oratmangoen usai absen dalam dua pertandingan Timnas Indonesia di FIFA Matchday. (Instagram/@0ratmangoen)
Baca 10 detik
  • Striker Timnas Indonesia masih kurang tajam, terlihat saat mandul lawan Lebanon.
  • Variasi serangan perlu ditingkatkan agar tidak monoton dan mudah ditebak.
  • Kehadiran Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny bisa jadi kunci menghidupkan lini depan Garuda.

Suara.com - Timnas Indonesia memang baru saja pesta gol 6-0 atas Chinese Taipei. Namun hasil itu belum bisa dijadikan ukuran menjelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pasalnya, Oktober mendatang, Garuda bakal menghadapi lawan jauh lebih berat: Arab Saudi dan Irak.

Kedua tim Asia Barat itu dikenal memiliki pertahanan solid dan kualitas permainan di atas uji coba sebelumnya.

Laga uji coba kontra Lebanon memperlihatkan kelemahan nyata Timnas Indonesia.

Meski tampil penuh semangat, Garuda tak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.

Situasi ini jadi alarm serius bahwa lini depan masih belum bisa diandalkan.

Patrick Kluivert sudah mencoba dua striker murni, yakni Ramadhan Sananta dan Mauro Zijlstra.

Sananta sempat mencetak gol saat melawan Chinese Taipei, tapi langsung kehilangan ketajaman ketika menghadapi Lebanon.

Sementara Zijlstra, penyerang FC Volendam, masih terlihat butuh waktu adaptasi lebih lama untuk menyatu dengan tim.

Baca Juga: Debut Manis Berujung Pahit: Perasaan Campur Aduk Dion Markx Bersama Timnas Indonesia U-23

Akibatnya, serangan Indonesia lebih banyak bertumpu pada pergerakan winger dan gelandang.

Tanpa sosok ujung tombak yang konsisten, permainan Garuda terasa tumpul dan mudah ditebak.

Kebuntuan melawan Lebanon menegaskan PR pertama yang harus segera dibenahi: striker wajib lebih klinis.

Tanpa ketajaman penyelesaian akhir, sulit bagi Indonesia membongkar pertahanan rapat tim-tim kuat Asia Barat.

PR kedua adalah variasi serangan. Selama ini, crossing dan tembakan jarak jauh jadi senjata utama.

Namun, cara itu tak cukup untuk menembus benteng pertahanan level Arab Saudi atau Irak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI