Malaysia Ajukan Banding usai Disanksi Berat FIFA soal Pemalsuan Dokumen Naturalisasi

Arief Apriadi

Sabtu, 27 September 2025 | 08:08 WIB
Malaysia Ajukan Banding usai Disanksi Berat FIFA soal Pemalsuan Dokumen Naturalisasi
Para pemain Timnas Malaysia berselebrasi (dok. FAM)
baca 10 detik
  • FIFA menjatuhkan sanksi denda dan larangan bermain pada tujuh pemain naturalisasi Malaysia.
  • FAM menegaskan semua dokumen sudah sesuai aturan dan akan melawan lewat jalur banding.
  • Proses banding masih berjalan, publik akan diberi kabar perkembangan selanjutnya.

Suara.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memastikan tidak akan tinggal diam atas sanksi berat yang dijatuhkan FIFA terkait dugaan pemalsuan dokumen naturalisasi tujuh pemain asing.

FAM menyatakan sudah menyiapkan langkah banding untuk membela kepentingan para pemain maupun tim nasional Malaysia.

Dalam keterangan resmi yang dirilis Sabtu, FAM menegaskan semua jalur hukum akan ditempuh agar posisi Malaysia tetap terlindungi di level internasional. Federasi juga menekankan komitmen mereka menjaga integritas sepak bola nasional.

"Kami juga akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Malaysia dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa proses ini dilaksanakan secara transparan, adil, dan berlandaskan sportivitas," tulis FAM dalam pernyataan resminya.

FAM menolak tudingan adanya manipulasi dokumen. Mereka menegaskan seluruh prosedur naturalisasi dikerjakan secara terbuka dan sesuai pedoman.

Bahkan, FIFA disebut sebelumnya sudah mengonfirmasi bahwa para pemain naturalisasi tersebut memenuhi syarat memperkuat Timnas Malaysia.

"FAM telah mengelola semua dokumentasi dan prosedur terkait secara transparan sesuai dengan pedoman yang ditetapkan. FIFA sebelumnya telah meninjau kualifikasi para pemain dan memberikan konfirmasi resmi bahwa mereka memenuhi syarat untuk bermain untuk (Timnas) Malaysia," tambah pernyataan itu.

Kasus ini mencuat setelah FIFA menemukan dugaan pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi.

Komite Disiplin FIFA kemudian menjatuhkan denda 350 ribu franc Swiss kepada FAM serta 2 ribu franc Swiss untuk masing-masing pemain.

baca juga

Bukan hanya denda, tujuh pemain tersebut juga dilarang beraktivitas di sepak bola selama 12 bulan sejak keputusan disampaikan.

Mereka adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

FAM memastikan publik akan mendapatkan informasi resmi terkait proses banding ini dalam waktu dekat.

Sesuai regulasi FIFA, FAM dan para pemain memiliki waktu 10 hari sejak keputusan keluar untuk mengajukan banding kepada Komite Banding FIFA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FIFA Sanksi Malaysia, Dokumen 7 Pemain Naturalisasi Ternyata Palsu

FIFA Sanksi Malaysia, Dokumen 7 Pemain Naturalisasi Ternyata Palsu

Bola | Sabtu, 27 September 2025 | 00:08 WIB

Timnas Indonesia Tanpa Wakil di AFC Awards 2025, Andalan Malaysia Masuk Nominasi Terbaik

Timnas Indonesia Tanpa Wakil di AFC Awards 2025, Andalan Malaysia Masuk Nominasi Terbaik

Bola | Jum'at, 26 September 2025 | 15:50 WIB

Cuek, FIFA Belum Tanggapi Protes Erick Thohir Soal Wasit Timur Tengah

Cuek, FIFA Belum Tanggapi Protes Erick Thohir Soal Wasit Timur Tengah

Bola | Jum'at, 26 September 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×