Sosok Tunku Ismail: Dalang Naturalisasi Bermasalah Malaysia, Kini Salahkan Erick Thohir?

M Nurhadi

Minggu, 28 September 2025 | 09:06 WIB
Sosok Tunku Ismail: Dalang Naturalisasi Bermasalah Malaysia, Kini Salahkan Erick Thohir?
Tunku Ismail Sultan Ibrahim [vietnam.vn]

Suara.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi Harimau Malaya baru-baru ini dijatuhi hukuman oleh FIFA. Keputusan ini langsung memicu gelombang tudingan dari berbagai kalangan di Malaysia yang menunjuk Indonesia sebagai dalang di balik sanksi tersebut.

Di antara sosok yang paling disorot adalah Putra Mahkota Johor, Tunku Ismail Sultan Ibrahim (TMJ), yang juga dikenal sebagai pemilik klub raksasa Johor Darul Ta'zim (JDT). Netizen Indonesia meyakini bahwa TMJ adalah pihak yang mengarahkan tuduhan tersebut ke petinggi-petinggi di Indonesia.

Tudingan Terselubung dan Dugaan Campur Tangan Petinggi RI

Melalui akun X pribadinya, Tunku Ismail mengunggah artikel dari media Malaysia yang secara eksplisit menyebut hukuman FIFA itu sebagai "Bukti Dwistandard FIFA" dan mengklaim adanya campur tangan Erick Thohir (Ketua Umum PSSI) dalam sanksi yang dijatuhkan ke Malaysia.

Dalam pernyataan lain, TMJ secara terselubung menuding adanya pihak asing yang memengaruhi FIFA. Tudingan itu makin panas ketika ia menulis, "Siapa yang ada di New York?".

Kalimat ini segera diinterpretasikan oleh netizen Indonesia mengarah kepada Presiden RI Prabowo Subianto, yang belum lama ini bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino di New York.

Tudingan senada juga dilontarkan jurnalis media Malaysia, Zulhelmi Zainal Azam, yang menyatakan ada pihak tertentu yang berupaya menjegal perkembangan skuad Harimau Malaya melalui persoalan naturalisasi.

Profil Tunku Ismail Sultan Ibrahim (TMJ)

Nama Lengkap: Tunku Ismail Idris ibni Sultan Ibrahim

baca juga

Kelahiran: Johor Bahru, 30 Juni 1984

Status: Putra sulung dari Sultan Ibrahim Iskandar dan Raja Zarith Sofiah.

Saat ini menjabat sebagai Pemangku Sultan Johor (atau Pemangku Raja) sejak 28 Januari 2024, setelah ayahnya, Sultan Ibrahim, dilantik sebagai Yang di-Pertuan Agong Malaysia ke-17. Secara resmi, ia adalah Tunku Mahkota Johor (Putra Mahkota Johor) sejak 28 Januari 2010.

Pendidikan: Menempuh pendidikan dasar di Johor Bahru, dilanjutkan di Australian International School Singapore dan Hale School, Perth, Australia.

Karier Militer: Menjalani pelatihan militer yang ketat sebagai Kadet Perwira di Indian Military Academy (IMA) di Dehradun, India (2003–2004), dan lulus dengan pangkat Letnan.

Ia kemudian bertugas di 61st Calvary Unit di Jaipur, India. Keunggulannya terbukti saat ia dianugerahi penghargaan 'Best in Riding' di IMA dan bahkan mencetak sejarah sebagai orang asing pertama yang memberi hormat kepada Presiden India dalam parade Hari Republik.

TMJ juga mengikuti kursus Pasukan Khusus dan dianugerahi Beret Hijau Kehormat Grup Gerak Khas (GGK) pada 2010.

Selain dikenal sebagai pewaris takhta, TMJ memiliki rekam jejak yang fenomenal di dunia olahraga:

  • Johor Darul Ta'zim (JDT): TMJ adalah pemilik dan arsitek utama di balik kebangkitan klub JDT, menjadikannya kekuatan dominan di sepak bola Malaysia. Di bawah kepemimpinannya, JDT mencatatkan sejarah dengan meraih gelar bergengsi AFC Cup 2015, pencapaian pertama bagi klub dari Asia Tenggara. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Asosiasi Sepak Bola Johor sejak 2012.
  • Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM): Ia pernah menjabat sebagai Presiden FAM pada periode 2017–2018. Pengaruhnya sangat signifikan dalam menentukan arah kebijakan sepak bola Malaysia.

TMJ juga aktif di dunia pendidikan. Ia dilantik sebagai Kanselir Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) pada 2022 dan Pro Kanselir Kolej Universiti Islam Johor (KUIJSI) pada 2023.

Klarifikasi dan Pembelaan Tunku Ismail

TMJ menanggapi hukuman FIFA tersebut dengan nada protes. Ia mempertanyakan keputusan FIFA yang dinilainya janggal karena dijatuhkan tanpa alasan yang jelas dan terburu-buru diumumkan ke publik sebelum proses banding selesai.

Tunku Ismail menilai ada campur tangan pihak luar yang menekan FIFA. Padahal, ia menunjukkan bukti dari Jabatan Pendaftaran Negara (JPN) bahwa ketujuh pemain naturalisasi tersebut sudah mengikuti prosedur resmi untuk menjadi warga negara Malaysia.

Ia juga menegaskan bahwa FAM telah mengikuti prosedur dan bekerja sama dengan FIFA sebelumnya.

"Satu hal yang saya pertanyakan, hukuman sudah dijatuhkan tanpa alasan yang jelas. Selain itu, FIFA juga terburu-buru mengumumkan keputusan ini ke publik meski proses banding belum selesai," tegas TMJ.

Ia lantas menyerukan agar Malaysia tidak perlu takut dan tunduk pada pihak-pihak yang khawatir dengan kebangkitan sepak bola Harimau Malaya.

Awal Mula Skandal Naturalisasi

Skandal ini bermula pada Januari 2025, ketika TMJ mendorong FAM untuk mempercepat naturalisasi pemain-pemain yang diklaim memiliki darah Malaysia agar bisa memperkuat timnas.

Walaupun parlemen Malaysia sempat menentang langkah ini karena menyalahi aturan FIFA (pemain naturalisasi harus bermain minimal lima tahun di liga domestik sejak usia 18 tahun dan tidak pernah memperkuat timnas lain), proyek tersebut tetap berjalan.

Pada Maret 2025, Hector Hevel dan Gabriel Palmero resmi mendapat paspor Malaysia. Keputusan ini menjadi titik awal masalah yang berujung pada sanksi berat dari FIFA yang kini memicu ketegangan di antara dua negara serumpun.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologis Indonesia Dibawa Malaysia saat Kena Hukuman FIFA

Kronologis Indonesia Dibawa Malaysia saat Kena Hukuman FIFA

Bola | Minggu, 28 September 2025 | 08:54 WIB

Bos JDT Curiga Ada Pihak Luar yang Buat Malaysia Dihukum FIFA

Bos JDT Curiga Ada Pihak Luar yang Buat Malaysia Dihukum FIFA

Bola | Sabtu, 27 September 2025 | 18:50 WIB

Joehari Ayub Mundur, Satu Bulan Kemudian FAM Disanksi FIFA, Sudah Tahu Ada yang Tidak Beres?

Joehari Ayub Mundur, Satu Bulan Kemudian FAM Disanksi FIFA, Sudah Tahu Ada yang Tidak Beres?

Bola | Sabtu, 27 September 2025 | 17:05 WIB

Terkini

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

×