Indonesia Disebut Biang Kerok Sanksi FIFA ke Malaysia, KOI: Jangan Aneh-aneh

Ronald Seger Prabowo

Senin, 29 September 2025 | 22:49 WIB
Indonesia Disebut Biang Kerok Sanksi FIFA ke Malaysia, KOI: Jangan Aneh-aneh
Laga antara Malaysia melawan Vietnam di babak kualifikasi Piala Asia 2027 (the-afc.com)
baca 10 detik
  • KOI membantah keterlibatan Indonesia
  • Isu dinilai tidak berdasar
  • Fokus pada sportivitas dan kerja sama regional

Suara.com - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Indonesia menegaskan isu yang menyebut Indonesia berada di balik keputusan FIFA menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tidak berdasar, serta meminta publik tidak mudah terprovokasi.

Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari mengatakan tuduhan tersebut hanya akan merusak hubungan baik yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Malaysia di dunia olahraga.

"Sudah jangan aneh-aneh, hubungan kita (Indonesia-Malaysia) selama ini baik. Jangan dirusak oleh oknum yang tidak mengerti apa-apa. Jangan sampai terprovokasi," kata Okto dalam keterangan di Jakarta, Senin (29/9/2025).

Okto menekankan Indonesia dan Malaysia merupakan negara serumpun yang kerap bersaing maupun bekerja sama dalam ajang olahraga multinasional, mulai dari SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Ia menambahkan, kerja sama kedua negara juga terjalin di luar lapangan, seperti pertukaran pengalaman kepelatihan dan program pembinaan atlet muda, sehingga semangat persaudaraan harus tetap dijaga.

“Kami percaya FIFA memiliki mekanisme dan regulasi yang jelas dalam mengambil keputusan. Tidak mungkin ada sanksi dijatuhkan karena intervensi negara lain. Jadi jangan sampai ada pihak yang sengaja memutarbalikkan fakta,” ujar Okto.

NOC Indonesia mengungkapkan isu yang berkembang hanyalah bentuk provokasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

“Olahraga seharusnya jadi alat pemersatu, bukan pemecah belah. Kita harus menjaga sportivitas, fair play, dan solidaritas, khususnya dengan Malaysia sebagai saudara serumpun,” katanya menegaskan.

Sebelumnya, FIFA dalam rilis resmi pada Jumat (26/9) menjatuhkan sanksi kepada tujuh pemain naturalisasi tim nasional Malaysia berupa larangan bermain 12 bulan serta denda 2.000 franc Swiss (sekitar Rp41,8 juta) per pemain.

baca juga

Selain itu, FAM juga dikenai denda 350 ribu franc Swiss (sekitar Rp7,3 miliar) akibat pemalsuan dokumen pemain naturalisasi.

Adapun tujuh pemain yang terkena hukuman adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geely Mulai Rakit Mobilnya di Purwakarta

Geely Mulai Rakit Mobilnya di Purwakarta

Otomotif | Senin, 29 September 2025 | 19:53 WIB

Wejangan Keras Joey Pelupessy Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Wejangan Keras Joey Pelupessy Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 September 2025 | 19:36 WIB

CEO Timnas Malaysia: Kami Terkejut dengan Keputusan FIFA

CEO Timnas Malaysia: Kami Terkejut dengan Keputusan FIFA

Bola | Senin, 29 September 2025 | 19:12 WIB

Terkini

Jamin Parkir Konser Maroon 5 di JIS, Pramono: Mau 5 Ribu Mobil pun Bisa!

Jamin Parkir Konser Maroon 5 di JIS, Pramono: Mau 5 Ribu Mobil pun Bisa!

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:36 WIB

Siapa Clareesya? Foto 'Gaya Takbir' Dikecam hingga Minta Maaf

Siapa Clareesya? Foto 'Gaya Takbir' Dikecam hingga Minta Maaf

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:34 WIB

Rezim Tumbang Tak Cukup, Demokrasi Indonesia Harus Dibangun Ulang

Rezim Tumbang Tak Cukup, Demokrasi Indonesia Harus Dibangun Ulang

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:33 WIB

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Palembang Sangat Tidak Sehat

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Palembang Sangat Tidak Sehat

Foto | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:33 WIB

3 Zodiak yang Diprediksi Banjir Rezeki di Sisa Agustus 2026, Finansial Makin Moncer

3 Zodiak yang Diprediksi Banjir Rezeki di Sisa Agustus 2026, Finansial Makin Moncer

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:32 WIB

3 Zodiak yang Paling Susah Diajak Komitmen dan Takut Terikat, Gemini Termasuk?

3 Zodiak yang Paling Susah Diajak Komitmen dan Takut Terikat, Gemini Termasuk?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Desa Kemiren: Menjaga Budaya, Menguatkan Warga dan Mengembangkan Pariwisata

Desa Kemiren: Menjaga Budaya, Menguatkan Warga dan Mengembangkan Pariwisata

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Melamban Bukan Hal yang Tabu, Ini Pelajaran dari Lagu 33x Perunggu

Melamban Bukan Hal yang Tabu, Ini Pelajaran dari Lagu 33x Perunggu

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Profil Reza Aulia Hakim, Direktur Niaga Garuda Indonesia yang Mendadak Dicopot

Profil Reza Aulia Hakim, Direktur Niaga Garuda Indonesia yang Mendadak Dicopot

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:29 WIB

AION V Dominasi Pemesanan GAC Indonesia di GIIAS 2026

AION V Dominasi Pemesanan GAC Indonesia di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:28 WIB

×