Rezim Tumbang Tak Cukup, Demokrasi Indonesia Harus Dibangun Ulang

Bella, Lilis Varwati

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:33 WIB
Rezim Tumbang Tak Cukup, Demokrasi Indonesia Harus Dibangun Ulang
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid (Instagram)
baca 10 detik
  • Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menyatakan pergantian pemerintahan saja tidak cukup untuk memperbaiki demokrasi yang rusak di Indonesia.
  • Pernyataan tersebut disampaikan Usman Hamid dalam acara deklarasi Manifesto FIAD di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada hari Kamis (13/8/2026).
  • Hasil diskusi menekankan perlunya perubahan mendasar pada institusi hukum dan paradigma ekonomi untuk menghentikan praktik otoritarianisme di Indonesia.

Suara.com - Keinginan sebagian publik agar pemerintahan saat ini tumbang dinilai tidak cukup jika tidak diikuti perubahan mendasar terhadap sistem yang menopang praktik-praktik otoritarianisme di Indonesia.

Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengatakan persoalan demokrasi Indonesia saat ini tidak semata-mata terletak pada siapa yang memegang pemerintahan, tetapi juga pada rusaknya institusi hukum dan paradigma ekonomi-politik yang menopangnya.

Menurut Usman, berbagai sendi demokrasi saat ini justru semakin mengalami kemunduran. Kondisi tersebut membuat pergantian pemerintahan saja tidak otomatis menyelesaikan persoalan demokrasi.

"Di dalam pemerintahan yang sekarang, hampir seluruh sendi-sendi demokrasi itu hancur, semakin dihancurkan. Demokrasi tanpa keadilan, omong kosong. Demokrasi tanpa kemerdekaan, peradilan, itu ilusi," kata Usman dalam acara deklarasi Manifesto Forum Intelektual Antardisiplin (FIAD) di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Usman mengingatkan perubahan politik tidak boleh berhenti pada pergantian orang atau pemerintahan. Menurut dia, apabila paradigma yang melahirkan ketidakadilan tetap dipertahankan, pergantian pemerintahan tidak akan menyelesaikan persoalan mendasar Indonesia.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. (Suara.com/Dea)
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. (Suara.com/Dea)

"Dan tentu saja kita tidak boleh berhenti di sini. Karena arus balik otoritarianisme hari ini, arus balik tirani hari ini, bekerja dalam dua mesinnya," ujarnya.

Mesin pertama, kata Usman, bekerja melalui pemberangusan kebebasan fisik. Sementara mesin kedua bergerak melalui hegemoni, yakni penundukan masyarakat menggunakan narasi atau retorika tertentu.

Menurut Usman, kritik terhadap pemerintahan saat ini memang beralasan. Namun, perubahan yang dibutuhkan harus lebih mendasar daripada sekadar mengganti pemerintahan.

"Benar, pemerintahannya bermasalah. Benar, peradilannya bermasalah. Benar, jajaran penegak hukumnya bermasalah," ujar Usman. "Tapi mengganti pemerintahan tanpa mengganti paradigma ekonomi misalnya, tidak mungkin," ujarnya.

baca juga

Usman menekankan pentingnya membangun kembali institusi yang menjadi fondasi demokrasi, terutama sistem peradilan yang independen.

Menurutnya, Indonesia hanya dapat menjadi negara yang adil, berdaulat, dan demokratis apabila kemerdekaan peradilan benar-benar dijamin.

Dalam laporan terbarunya, Amnesty International Indonesia juga menyebut praktik-praktik otoritarian di Indonesia meningkat, termasuk pembatasan kebebasan berekspresi dan berkumpul serta penggunaan kekuatan berlebihan terhadap kelompok yang menyampaikan kritik.

Amnesty juga menyoroti penggunaan misinformasi dan disinformasi oleh aktor negara maupun pihak yang berafiliasi dengan negara untuk menyerang masyarakat sipil, termasuk melalui pelabelan terhadap kelompok kritis sebagai agen asing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos

Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:52 WIB

Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor

Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Ketika Kritik ke Presiden Dibalas Borgol, MK pun 'Dilangkahi'

Ketika Kritik ke Presiden Dibalas Borgol, MK pun 'Dilangkahi'

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:17 WIB

37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program

37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya

Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:43 WIB

Bahas Skandal Asusila Bill Clinton, Deny Indrayana Ingatkan Prabowo Soal 3 Hal Bikin Rezim Runtuh

Bahas Skandal Asusila Bill Clinton, Deny Indrayana Ingatkan Prabowo Soal 3 Hal Bikin Rezim Runtuh

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:54 WIB

Amnesty International: Kejahatan Harus Dilawan dengan Hukum, Bukan Penghakiman Massa

Amnesty International: Kejahatan Harus Dilawan dengan Hukum, Bukan Penghakiman Massa

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:56 WIB

Amnesty Internasional: Korupsi Batu Bara 'Blackout' Langgar Hak Hidup Layak Masyarakat

Amnesty Internasional: Korupsi Batu Bara 'Blackout' Langgar Hak Hidup Layak Masyarakat

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:08 WIB

Kami Ireng Tapi Bukan Londo, Menjawab Cap Antek Asing dari Podium Kekuasaan

Kami Ireng Tapi Bukan Londo, Menjawab Cap Antek Asing dari Podium Kekuasaan

Liks | Senin, 27 Juli 2026 | 18:33 WIB

UU Tipikor Dianggap Masih Abaikan Pemenuhan HAM, Kasus Eks Jampidsus hingga MBG Jadi Sorotan

UU Tipikor Dianggap Masih Abaikan Pemenuhan HAM, Kasus Eks Jampidsus hingga MBG Jadi Sorotan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:28 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×