Ruben Amorim di Ujung Tanduk: Statistik Buruk Bongkar Krisis Manchester United

Arief Apriadi

Selasa, 30 September 2025 | 13:22 WIB
Ruben Amorim di Ujung Tanduk: Statistik Buruk Bongkar Krisis Manchester United
Ruben Amorim mencatatkan persentase kemenangan terburuk sepanjang sejarah Premier League untuk Manchester United. [Dok. AFP]
baca 10 detik
  • Ruben Amorim mencatatkan persentase kemenangan terburuk sepanjang sejarah Premier League untuk Manchester United.
  • Dalam 33 laga liga, United hanya meraih 34 poin, dengan lebih banyak kebobolan daripada mencetak gol.
  • Meski manajemen belum menemukan pengganti, kesabaran publik mulai habis dan laga kontra Sunderland bisa jadi penentuan.

Suara.com - Manchester United semakin terpuruk di bawah asuhan Ruben Amorim. Manajer asal Portugal itu kini dipaksa menghadapi kenyataan pahit: angka-angka tak bisa berbohong, dan semua menunjukkan kegagalan.

Formula sederhana dalam sepak bola seharusnya mudah: lebih banyak menang daripada kalah, lebih produktif mencetak gol daripada kebobolan, serta membuat keputusan tepat di momen krusial.

Namun, Amorim justru gagal memenuhi semua syarat itu. Skema 3-4-3 andalannya dianggap jadi biang masalah, alih-alih solusi bagi tim yang sedang kehilangan arah.

Meski pihak klub menegaskan Amorim masih mendapat dukungan penuh, hasil di lapangan berbicara lain.

Rapor Pemain Manchester United vs Chelsea: Fernandes Cemerlang, Casemiro Bikin Drama [Tangkap layar X]
Rapor Pemain Manchester United vs Chelsea: Fernandes Cemerlang, Casemiro Bikin Drama [Tangkap layar X]

Sabtu lalu, kekalahan 1-3 dari Brentford menambah catatan kelam: 17 kekalahan dalam 33 laga Premier League dengan hanya 34 poin terkumpul.

Rata-rata 1,03 poin per laga membuatnya mencatatkan rekor manajer terburuk United di era Premier League, sebagaimana ESPN.

Perbandingan dengan para pendahulunya jelas mengkhawatirkan. David Moyes, yang didepak setelah 10 bulan, masih sempat menorehkan win rate 50%.

Bahkan Ralf Rangnick, yang hanya berstatus interim, punya catatan kemenangan 41,6%.

Sementara Amorim? Hanya 27,3%. Angka itu bahkan lebih rendah dari Graham Potter yang baru saja dipecat West Ham.

baca juga

Di 49 laga semua kompetisi, United di bawah Amorim sudah kalah 21 kali dan hanya menang 19 kali.

Gol yang dicetak (95) sama banyaknya dengan jumlah kebobolan (95).

Belum lagi catatan buruk lain: tak pernah menang dua kali beruntun di liga, tak pernah menang tandang sejak Maret lalu, dan yang paling memalukan, tersingkir dari Carabao Cup oleh tim kasta keempat, Grimsby Town.

Di balik pintu rapat direksi, CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox kini dipaksa mencari alasan untuk tetap mempertahankan Amorim.

Sumber internal menyebut, minimnya kandidat pengganti yang tersedia jadi faktor utama.

Nama-nama seperti Xavi, Gareth Southgate, Oliver Glasner, Fabian Hurzeler, hingga Andoni Iraola memang muncul di media, tapi belum ada yang benar-benar konkret.

Amorim sendiri bisa berkilah bahwa situasi di Old Trafford memang tak ideal.

Gelombang PHK besar-besaran di klub telah memengaruhi suasana internal.

Ia juga bukan sosok di balik perekrutan pemain yang dianggap gagal, seperti Joshua Zirkzee dan Manuel Ugarte, atau keputusan melepas Scott McTominay dengan harga miring ke Napoli.

Di sisi lain, Amorim sempat menginginkan kiper berpengalaman untuk menggantikan André Onana, tapi United justru mendatangkan Senne Lammens dari Royal Antwerp yang minim pengalaman.

Kebutuhan akan gelandang tangguh juga tak dipenuhi, bahkan pilihan di lini tengah makin menipis setelah Toby Collyer dipinjamkan ke West Brom.

Meski begitu, tak bisa dipungkiri United tetap menggelontorkan dana lebih dari £200 juta musim panas ini untuk mendatangkan Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko. Hasilnya tetap nihil.

Amorim kini bersiap menjalani laga ke-50 bersama United melawan Sunderland.

Namun, jika tren buruk berlanjut, akhir pekan ini bisa jadi penampilan terakhirnya di Old Trafford. Angka sudah bicara, dan semuanya melawan dirinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manchester United dan Chelsea Berebut Dusan Vlahovic, Siapa yang Lebih Butuh?

Manchester United dan Chelsea Berebut Dusan Vlahovic, Siapa yang Lebih Butuh?

Bola | Senin, 29 September 2025 | 18:51 WIB

Xavi Siap Ambil Alih Manchester United, Masa Depan Ruben Amorim di Ujung Tanduk

Xavi Siap Ambil Alih Manchester United, Masa Depan Ruben Amorim di Ujung Tanduk

Bola | Senin, 29 September 2025 | 18:34 WIB

Manchester United Lirik Gareth Southgate sebagai Pengganti Ruben Amorim

Manchester United Lirik Gareth Southgate sebagai Pengganti Ruben Amorim

Bola | Senin, 29 September 2025 | 17:26 WIB

Terkini

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

×