Pengamat Vietnam Prediksi Timnas Malaysia akan Dibanned dari Kompetisi Internasional

Irwan Febri

Senin, 06 Oktober 2025 | 14:05 WIB
Pengamat Vietnam Prediksi Timnas Malaysia akan Dibanned dari Kompetisi Internasional
Timnas Malaysia saat membantai Vietnam. (Dok. Malaysia NT)
baca 10 detik
  • Pengamat Vietnam, Quang Huy, memprediksi Timnas Malaysia bisa dijatuhi hukuman berat hingga larangan tampil di ajang internasional akibat kasus naturalisasi ilegal.
  • Ia menilai skandal ini mencoreng reputasi sepak bola Malaysia dan mengingatkan pada skandal taruhan 1990-an.
  • Quang Huy juga menyebut kasus ini mempermalukan sepak bola Asia dan menuntut FIFA serta AFC bersikap tegas.

Suara.com - Skandal naturalisasi yang menimpa Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terus bergulir dan menimbulkan kehebohan di kawasan Asia Tenggara.

Setelah FIFA menjatuhkan sanksi berupa denda kepada FAM serta skorsing selama 12 bulan kepada tujuh pemain asing yang disebut sebagai 'pemain palsu', kini muncul kekhawatiran bahwa sanksi yang lebih berat bisa menyusul.

Pengamat sepak bola Vietnam, Quang Huy, memperkirakan bahwa Timnas Malaysia bisa saja menghadapi hukuman berat, termasuk larangan tampil di kompetisi internasional selama beberapa tahun.

“Saya pikir kemungkinan Malaysia kalah sangat tinggi, bahkan mungkin tersingkir dari babak kualifikasi. Jika Anda telah kalah, pengecualian dari turnamen diperlukan, dan itu tidak menutup kemungkinan bahwa sepak bola Malaysia akan dilarang dari kompetisi internasional selama beberapa tahun,” ujar Quang Huy kepada media Vietnam, Soha.

Quang Huy menilai bahwa kasus ini menjadi noda besar bagi sepak bola Malaysia yang sebelumnya pernah diguncang skandal besar pada awal 1990-an.

Saat itu, ratusan pemain di liga domestik terlibat dalam kasus pengaturan skor dan taruhan internasional, yang membuat banyak di antara mereka dijatuhi hukuman penjara serta larangan bermain seumur hidup.

Meski Quang Huy menilai pelanggaran naturalisasi ilegal kali ini tidak separah kasus pengaturan skor, ia tetap menegaskan bahwa hal tersebut tetap termasuk perilaku buruk yang mencoreng integritas olahraga.

“Ini mungkin tidak seberat kasus taruhan, tetapi tetap merupakan pelanggaran serius. Hukuman minimum bisa berupa kekalahan otomatis dan dikeluarkan dari turnamen. Jika situasinya memburuk, Malaysia bisa saja dilarang berpartisipasi di level internasional selama bertahun-tahun,” jelasnya.

Lebih lanjut, Quang Huy menilai bahwa kasus ini telah membuat wajah sepak bola Asia tercoreng di mata dunia. Ia menyebut bahwa FIFA dan AFC perlu bertindak tegas untuk menjaga kredibilitas dan integritas kompetisi.

baca juga

“Jelas, ini adalah insiden yang membuat sepak bola Asia malu. Tanpa berlebihan, ini seperti tamparan di wajah para pengelola FIFA dan AFC. Kejadian seperti ini benar-benar mengejutkan dan membuat banyak orang merasa tersinggung. Saya pikir penalti berat sangat mungkin dijatuhkan,” tutupnya.

Saat ini, FIFA memberikan waktu hingga Senin (6/10/2025) bagi FAM untuk mengajukan banding atas sanksi awal. Keputusan lanjutan dari badan sepak bola dunia tersebut diperkirakan akan menentukan masa depan sepak bola Malaysia dalam beberapa tahun ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasib Tragis Facundo Garces, Buang Peluang Jadi Bintang demi Proyek Naturalisasi Abal-Abal

Nasib Tragis Facundo Garces, Buang Peluang Jadi Bintang demi Proyek Naturalisasi Abal-Abal

Your Say | Senin, 06 Oktober 2025 | 06:33 WIB

Di Bawah Bayang-Bayang Sanksi FIFA, Skuat Terbaru Malaysia Kini Kembali ke 'Setelan Pabrik'

Di Bawah Bayang-Bayang Sanksi FIFA, Skuat Terbaru Malaysia Kini Kembali ke 'Setelan Pabrik'

Your Say | Minggu, 05 Oktober 2025 | 12:48 WIB

Hadapi Laos, Timnas Malaysia Panggil Striker Naturalisasi Baru dari Ghana

Hadapi Laos, Timnas Malaysia Panggil Striker Naturalisasi Baru dari Ghana

Bola | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 21:00 WIB

Facundo Garces Terbang ke Malaysia untuk Selesaikan Kasus FIFA

Facundo Garces Terbang ke Malaysia untuk Selesaikan Kasus FIFA

Bola | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 18:20 WIB

Vietnam Ajukan 2 Nama untuk Dinaturalisasi, Bakal Bermasalah seperti Malaysia?

Vietnam Ajukan 2 Nama untuk Dinaturalisasi, Bakal Bermasalah seperti Malaysia?

Your Say | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 14:17 WIB

Klub Argentina Enggan Ikut Campur soal Imanol Machuca yang Disanksi FIFA

Klub Argentina Enggan Ikut Campur soal Imanol Machuca yang Disanksi FIFA

Bola | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 00:20 WIB

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:19 WIB

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Sumbar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Sulsel | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jabar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!

Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!

Jawa Tengah | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:03 WIB

Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa

Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa

Jogja | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 20:54 WIB

×