Kenapa Timnas Indonesia Harus Tajam Lebih dari 90 Menit Lawan Arab Saudi?

Arief Apriadi

Rabu, 08 Oktober 2025 | 14:42 WIB
Kenapa Timnas Indonesia Harus Tajam Lebih dari 90 Menit Lawan Arab Saudi?
Patrick Kluivert puas dengan semangat pemain Timnas Indonesia di TC Jeddah jelang lawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026. [Dok. KitaGaruda]
baca 10 detik

Patrick Kluivert tekankan pentingnya ketajaman penuh selama 100 menit melawan Arab Saudi.

Bola mati tetap jadi senjata Garuda, tapi bukan satu-satunya andalan.

Laga di Jeddah akan jadi ujian fisik dan mental Timnas Indonesia.

Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan besar saat meladeni Arab Saudi pada laga perdana putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Kamis (9/10) pukul 00.15 WIB.

Pelatih Patrick Kluivert menegaskan satu pesan penting: Garuda harus tajam lebih dari 90 menit.

Kluivert menekankan, laga kontra The Green Falcons tak bisa ditentukan hanya lewat satu momen, termasuk dari situasi bola mati yang selama ini menjadi kekuatan Timnas Indonesia.

“Kami harus tajam. Kami harus setajam pisau, tidak hanya dalam bola mati. Sepanjang pertandingan, 100 menit, Anda harus tajam,” tegas Kluivert dalam konferensi pers di Jeddah, Selasa (7/10).

Ucapan itu bukan sekadar retorika. Dalam laga-laga penting, durasi pertandingan di level internasional sering kali melampaui 90 menit, dengan tambahan waktu yang bisa mencapai 10 menit atau lebih.

Di level fisik dan mental, Kluivert menuntut skuadnya tetap fokus dan siap menekan hingga peluit akhir berbunyi.

Meski demikian, eks striker Barcelona itu tak menampik bahwa bola mati masih menjadi senjata berbahaya Indonesia.

Saat mengalahkan Taiwan 6-0 pada FIFA Match Day bulan lalu, tiga dari enam gol Garuda lahir lewat skema set piece—mulai dari sundulan Jordi Amat hingga eksekusi tajam Sandy Walsh.

“Pertandingan terakhir kami mencetak dua atau tiga gol melalui bola mati,” ujarnya.

baca juga

Namun, Kluivert tak ingin timnya terlalu bergantung pada satu pola. Lawan kali ini, Arab Saudi, punya organisasi pertahanan dan stamina yang jauh lebih kuat.

Timnas Indonesia datang ke Jeddah dengan kepercayaan diri tinggi setelah menorehkan catatan manis di dua pertemuan sebelumnya: imbang 1-1 di Jeddah dan menang 2-0 di Jakarta pada putaran ketiga lalu.

Namun kali ini, ujian akan jauh lebih berat karena laga dimainkan di kandang lawan dengan atmosfer publik yang penuh tekanan.

Bukan sekadar bermain cepat di awal, tapi menjaga intensitas dan fokus sepanjang laga—karena melawan tim sebesar Arab Saudi, satu detik kehilangan konsentrasi bisa berujung kehilangan poin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catatan Statistik Timnas Indonesia Saat Bertandang ke Arab Saudi

Catatan Statistik Timnas Indonesia Saat Bertandang ke Arab Saudi

Bola | Rabu, 08 Oktober 2025 | 14:11 WIB

Adu Kuat Timnas Indonesia vs Arab Saudi, Siapa Sering Jadi Pecundang?

Adu Kuat Timnas Indonesia vs Arab Saudi, Siapa Sering Jadi Pecundang?

Bola | Rabu, 08 Oktober 2025 | 13:56 WIB

Tiket Pertandingan Timnas Indonesia vs Arab Saudi Habis Terjual, Tensi Diprediksi Panas

Tiket Pertandingan Timnas Indonesia vs Arab Saudi Habis Terjual, Tensi Diprediksi Panas

Bola | Rabu, 08 Oktober 2025 | 14:05 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×