Podcast Milik Thom Haye Habis-habisan Dikritik Coach Justin: Aneh!

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 12 Oktober 2025 | 13:40 WIB
Podcast Milik Thom Haye Habis-habisan Dikritik Coach Justin: Aneh!
Pratama Arhan dan Coach justin (Instagram/coachjustinl)
baca 10 detik
  • Coach Justin kritik keras PSSI soal akses media.

  • PSSI dinilai diskriminatif, prioritaskan akun luar negeri.

  • Jay Idzes dan Paes diwawancara jelang laga penting.

Suara.com - Pengamat sepak bola terkemuka, Justinus Lhaksana, yang dikenal sebagai Coach Justin, melontarkan kecaman keras terhadap kebijakan PSSI mengenai pemberian izin liputan kepada awak media.

Kritik Coach Justin ini muncul pasca-rilisnya podcast berjudul The Haye Way yang menampilkan dua bintang Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Maarten Paes.

Podcast yang berafiliasi dengan Thom Haye itu disiarkan hanya satu hari sebelum pertandingan krusial penentu nasib skuad Garuda melawan Irak di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Melalui unggahan di kanal YouTube pribadinya, Coach Justin secara terbuka mempersoalkan adanya dugaan standar ganda yang diterapkan oleh PSSI terkait akses media terhadap para pemain Timnas Indonesia.

Menurutnya, federasi seolah memberikan kemudahan istimewa kepada akun-akun asing sementara jurnalis serta influencer lokal menghadapi kesulitan besar untuk mendapatkan izin.

Diskriminasi Konten Lokal dan Isu Perizinan Mahal

Coach Justin meminta PSSI memberikan penjelasan konkret mengenai perbedaan perlakuan ini.

"Tolong jelaskan PSSI, kenapa akun dari luar negeri bisa dengan mudah wawancara pemain, sementara kami—media dan influencer lokal—sangat sulit? Bahkan ada yang bilang harus bayar mahal,” ujar Coach Justin.

PSSI dan manajemen Timnas Indonesia sering kali menolak permintaan wawancara dari media domestik, terutama saat tim sedang fokus mempersiapkan pertandingan penting.

baca juga

Namun, The Haye Way, yang dipandu Neal Petersen, terbukti dapat memperoleh akses media eksklusif di tengah padatnya jadwal latihan dan persiapan Jay Idzes dan rekan-rekannya.

Kejadian ini sangat disayangkan Coach Justin, mengingat waktu perilisan podcast yang sangat dekat dengan laga hidup-mati skuad Garuda.

“Tiga hari setelah kalah dari Arab Saudi, kita butuh istirahat. Tapi kok bisa ada interview sebelum lawan Irak? Kalau wartawan lokal minta izin, pasti ditolak. Giliran akun luar, lancar-lancar saja,” kata Coach Justin.

Polemik Akses Eksklusif dan Prioritas Akun Asing

Coach Justin menegaskan bahwa isu ini sama sekali tidak berkaitan dengan latar belakang para pemain diaspora seperti Jay Idzes, Maarten Paes, atau Thom Haye.

Ia justru sangat mendukung seluruh pemain yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa bersama Timnas Indonesia.

Persoalan utamanya adalah mengenai ketidakadilan dalam akses media dan diskriminasi yang nyata terhadap konten-konten lokal.

“Kita sudah lewat masa drama soal siapa pemain luar siapa pemain lokal. Semua sama, semua pejuang Garuda. Tapi kalau akses media cuma dikasih ke satu channel itu-itu saja, apa artinya?” tegasnya.

Coach Justin juga menceritakan pengalaman pribadinya saat mengajukan izin wawancara dengan pejabat Timnas Indonesia di Sydney beberapa waktu yang lalu.

Izin tersebut dibatalkan dengan alasan 'mengganggu pemain', padahal tak lama kemudian ada influencer yang bekerja sama dengan sponsor justru diperbolehkan masuk ke hotel.

“Saya enggak iri, tapi lucu aja. Waktu saya minta izin, katanya mengganggu pemain. Eh, beberapa hari kemudian ada konten sponsor bisa masuk hotel dan wawancara. Jadi ini sebenarnya regulasi atau relasi?” sindirnya.

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan penerapan regulasi oleh pihak PSSI.

Jay Idzes dan pemain lainnya seharusnya dilindungi dari gangguan, tetapi akses media justru diberikan secara selektif.

Menyoroti Kinerja Staf Pelatih Timnas dan Tuntutan Fair Play

Selain akses media, Coach Justin juga turut mengkritik susunan staf pelatih Timnas Indonesia yang dianggap 'gendut' namun belum terlihat efisien dalam bekerja.

Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab atas performa tim tidak hanya berada di pundak Patrick Kluivert, tetapi juga harus dibagi bersama asisten pelatih seperti Denny Landzaat dan Alfons Groenendijk (Pastoor).

“Jangan cuma Kluivert yang diserang. Kalau semua keputusan diambil bareng, tanggung jawab juga harus bareng. Itu baru profesional,” ucapnya.

Melalui berbagai pernyataan ini, Coach Justin mendesak PSSI untuk segera meninjau ulang seluruh kebijakan terkait akses media dan perlakuan terhadap awak pers domestik.

Transparansi dan keadilan menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap manajemen Timnas Indonesia dan federasi.

Coach Justin menuntut adanya perlakuan yang setara bagi semua pihak yang ingin mendukung dan meliput perjuangan skuad Merah Putih, termasuk wawancara dengan pemain seperti Jay Idzes.

“Kami enggak minta istimewa, tapi tolong fair. Kalau satu akun luar boleh, ya kasih juga kesempatan buat media lokal. Timnas ini bukan milik Belanda, tapi milik Indonesia,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masa Depan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia Gelap

Masa Depan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia Gelap

Bola | Minggu, 12 Oktober 2025 | 13:15 WIB

Dear Shin Tae-yong, Kami Merindukanmu

Dear Shin Tae-yong, Kami Merindukanmu

Bola | Minggu, 12 Oktober 2025 | 13:07 WIB

Membedah Catatan Patrick Kluivert saat Dampingi Skuat Garuda di Babak Kualifikasi, Memuaskan?

Membedah Catatan Patrick Kluivert saat Dampingi Skuat Garuda di Babak Kualifikasi, Memuaskan?

Your Say | Minggu, 12 Oktober 2025 | 12:55 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×