Patrick Kluivert Gagal, tapi Bangga karena...

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 14 Oktober 2025 | 13:48 WIB
Patrick Kluivert Gagal, tapi Bangga karena...
Patrick Kluivert (Suara.com)
baca 10 detik
  • Timnas Indonesia gagal Piala Dunia 2026 usai kalah 0-1 dari Irak.

  • Patrick Kluivert sangat kecewa namun bangga perjuangan tim.

  • Kekalahan ini jadi pukulan berat bagi seluruh rakyat Indonesia.

Suara.com - Kekalahan menyakitkan harus diterima oleh Timnas Indonesia yang dipastikan Gagal Lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah takluk 0-1 dari Irak.

Hasil minor pada laga terakhir Grup B kualifikasi zona Asia putaran keempat hari Minggu tersebut menambah daftar Kekalahan Dramatis skuad Garuda.

Patrick Kluivert, sebagai pelatih kepala, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya yang mendalam setelah perjuangan tim asuhannya berakhir tanpa hasil.

Pertandingan yang dilaksanakan di Stadion King Abdullah ini menjadi penentu kegagalan Indonesia menembus putaran kelima, menempatkan mereka di posisi buncit Grup B dengan nihil poin.

Sebelumnya, Timnas Indonesia juga telah menelan Kekalahan Dramatis 2-3 dari tuan rumah Arab Saudi pada pertemuan perdana Grup B.

Sorotan Patrick Kluivert terhadap Perjuangan Timnas Indonesia

Pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert, menyatakan perasaannya setelah timnya harus merasakan Kekalahan Dramatis di laga penentu ini.

“Pertama-tama saya sangat kecewa. Jika melihat jalannya pertandingan, kami tampil jauh lebih baik, tetapi hasilnya lagi-lagi tidak berpihak kepada kami,” ujar Kluivert dalam jumpa pers, dikutip dari rekaman audio yang diterima pewarta.

Meskipun harus menerima kenyataan Gagal Lolos, Patrick Kluivert tetap melayangkan pujian setinggi langit kepada dedikasi para pemain Timnas Indonesia.

baca juga

Menurutnya, pemain seperti Jay Idzes dan rekan-rekan telah menunjukkan kerja keras luar biasa hingga mencapai babak ini dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Patrick Kluivert bahkan dengan bangga menyebut bahwa mentalitas para pemain muda Timnas Indonesia patut diacungi jempol.

Analisis Kekalahan dan Pembelaan dari Patrick Kluivert

Pelatih ikonik ini menuturkan bahwa para pemain Timnas Indonesia tidak kalah karena kurangnya pengalaman, melainkan karena minimnya efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi gol.

“Saya sangat bangga dengan para pemain yang menunjukkan hati dan keberanian mereka di lapangan. Kami menciptakan peluang dan bermain sangat baik, tetapi satu momen bisa mengubah segalanya. Kami kalah karena satu aksi dan itu sangat menyakitkan,” katanya.

Seluruh elemen skuad merasakan pukulan berat atas Kekalahan Dramatis ini, apalagi setelah berjuang keras sejak babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Patrick Kluivert menilai bahwa kegagalan ini terasa lebih menyakitkan karena perkembangan pesat yang telah ditunjukkan oleh Timnas Indonesia belakangan ini.

Kegagalan Gagal Lolos ini tentu tidak hanya milik tim, tetapi juga menjadi kekecewaan bagi seluruh bangsa.

Progres Tim dan Kekecewaan Seluruh Negeri

“Menurut saya, kami berkembang sebagai tim, secara individual dan kolektif. Yeah, dan impian ke Piala Dunia telah lepas dari genggaman kami dan kekecewaan bukan hanya milik saya, namun seluruh negeri Indonesia,” kata pelatih asal Belanda itu.

Patrick Kluivert membantah anggapan bahwa usia skuad Timnas Indonesia terlalu muda menjadi penyebab utama Kekalahan Dramatis di laga tersebut.

Mantan striker Barcelona ini menegaskan bahwa timnya telah menunjukkan kemajuan signifikan saat berhadapan dengan tim-tim yang jauh lebih baik peringkatnya.

Saat ini, Indonesia menempati peringkat 118 dunia, jauh di bawah Arab Saudi dan Irak yang berada di posisi 50-an, sebuah fakta penting dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Keberhasilan Garuda menunjukkan performa hebat melawan tim-tim besar dunia menjadi bukti nyata kemajuan tim, menurut Patrick Kluivert.

“Tidak, mereka tidak terlalu muda. Mereka bermain luar biasa melawan tim-tim besar seperti Arab Saudi dan Irak yang berada di peringkat 50-an dunia, sementara kami peringkat 118. Itu bukti kemajuan yang sangat besar,” kata mantan striker Barcelona dan Timnas Indonesia itu.

Kegagalan Gagal Lolos ke babak berikutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026 menyisakan kepedihan mendalam, namun memacu optimisme untuk masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalih Indra Sjafri usai Timnas Indonesia U-23 Kesusahan Lawan India

Dalih Indra Sjafri usai Timnas Indonesia U-23 Kesusahan Lawan India

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 13:46 WIB

Nasib Patrick Kluivert di Tangan Erick Thohir? Ini Kata Waketum PSSI

Nasib Patrick Kluivert di Tangan Erick Thohir? Ini Kata Waketum PSSI

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 13:45 WIB

Ini Kata Indra Sjafri Usai Anak Asuhannya Sering Selebrasi Sujud Syukur

Ini Kata Indra Sjafri Usai Anak Asuhannya Sering Selebrasi Sujud Syukur

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 13:37 WIB

Terkini

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:56 WIB

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:33 WIB

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

×