5 Kekalahan Beruntun! Semen Padang di Jurang Degradasi Super League, Misi Bangkit Dimulai

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 21 Oktober 2025 | 13:40 WIB
5 Kekalahan Beruntun! Semen Padang di Jurang Degradasi Super League, Misi Bangkit Dimulai
Semen Padang (Antara)
baca 10 detik
  • Semen Padang terperosok di dasar klasemen setelah lima kekalahan.

  • Pelatih Yanuar usung misi bangkit dan minta maaf kepada suporter.

  • Laga krusial selanjutnya Semen Padang bertandang ke markas Malut United.

Suara.com - Kekalahan menyakitkan di kandang sendiri saat menghadapi Bhayangkara FC pada Senin (20/10) lalu memaksa tim berjuluk Kabau Sirah, Semen Padang, segera mengusung misi bangkit di pekan berikutnya, terutama setelah rentetan hasil minor.

Momen kekalahan 0-1 dari Bhayangkara FC di Stadion Haji Agus Salim menjadi catatan pahit pekan kesembilan BRI Super League dan menambah daftar panjang kesulitan tim asal Ranah Minang tersebut.

Pelatih interim Semen Padang, F.X. Yanuar, tidak menutup mata akan kondisi sulit yang dihadapi timnya usai menelan kekalahan beruntun yang kelima.

Mengutip pernyataan resminya di laman I.League, Yanuar menegaskan bahwa keyakinan untuk bangkit tetap ada dalam skuad karena mereka memiliki pengalaman serupa.

"Kita sudah kerja maksimal. Apresiasi untuk para pemain yang sudah berjuang namun hasil belum seperti yang kita inginkan. Kita pernah ada di situasi yang sulit ini. Dan kita akan coba keluar dari situasi ini," kata Yanuar.

Analisis Posisi Semen Padang di Klasemen

Hasil akhir 0-1 kontra Bhayangkara FC ditentukan oleh gol tunggal yang dicetak oleh Sani Rizki Fauzi, membuat Semen Padang kembali meratapi kegagalan meraih poin di BRI Super League.

Hasil minor ini menggenapkan catatan lima kekalahan beruntun Semen Padang di kompetisi, menjadikan posisi mereka semakin terjepit di dasar klasemen sementara.

Saat ini, Semen Padang hanya mampu mengumpulkan empat poin dari total delapan pertandingan yang telah dilakoni, menempatkan mereka di posisi paling buncit klasemen sementara BRI Super League.

baca juga

Yanuar juga menyampaikan permohonan maaf kepada suporter setia Kabau Sirah atas performa tim yang belum memuaskan usai rentetan kekalahan beruntun ini.

Keyakinan akan potensi tim untuk bangkit dan meraih performa lebih baik di laga mendatang menjadi fokus utama sang pelatih.

Tantangan Menghadapi Laga Tandang Berat

Yanuar menyoroti kurang maksimalnya organisasi permainan tim, meski mengakui adanya peluang serang yang sempat tercipta selama laga melawan Bhayangkara FC.

"Saya minta maaf untuk pecinta Semen Padang. Organisasi permainan kita tidak bagus di laga ini. Kita bisa lakukan serangan, kita punya beberapa peluang. Tapi inilah sepakbola. Satu kesalahan saja harus dibayar mahal. Ini yang harus diperbaiki kedepannya. Semua pemain harus bisa meminimalisir kesalahan di laga-laga berikutnya," tutur Yanuar.

Untuk mengikis tren kekalahan beruntun, tim yang berupaya untuk bangkit ini harus segera mengevaluasi kesalahan-kesalahan yang terjadi di lapangan.

Ujian berikutnya yang sangat berat menanti skuad Semen Padang pada pekan kesepuluh BRI Super League mendatang.

Mereka dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Malut United yang dikenal tangguh, pada hari Minggu (26/10) pukul 19.00 WIB, di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.

Pertandingan melawan Malut United merupakan kesempatan krusial bagi Semen Padang untuk membuktikan tekad bangkit dan memperbaiki posisi mereka di klasemen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bojan Hodak Akui Thom Haye Punya Kemampuan Setara 7 Pemain Asing di BRI Super League

Bojan Hodak Akui Thom Haye Punya Kemampuan Setara 7 Pemain Asing di BRI Super League

Bola | Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:04 WIB

Klasemen BRI Super League Pekan 9: Borneo FC, Persita Tangerang, dan Persija Jakarta di Puncak

Klasemen BRI Super League Pekan 9: Borneo FC, Persita Tangerang, dan Persija Jakarta di Puncak

Bola | Selasa, 21 Oktober 2025 | 09:41 WIB

Jadi yang Terbaik Saat Hadapi Persebaya, Winger Persija Pilih Merendah

Jadi yang Terbaik Saat Hadapi Persebaya, Winger Persija Pilih Merendah

Bola | Senin, 20 Oktober 2025 | 19:38 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×