Timnas Futsal Indonesia tergabung di Grup A Piala Asia Futsal 2026 bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgistan.
Korea Selatan pernah jadi runner-up 1999, Irak semifinalis 2018, dan Kirgistan tiga kali tembus semifinal, membuat persaingan di grup ini sangat ketat.
Turnamen digelar di Jakarta mulai 27 Januari 2026, dengan laga pembuka Indonesia vs Korea Selatan di Indonesia Arena.
Suara.com - Timnas Futsal Indonesia mendapat undian yang cukup menantang pada Piala Asia Futsal 2026.
Drawing resmi digelar di iNews Tower, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Hasilnya, Indonesia tergabung di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgistan.
Turnamen ini akan berlangsung pada akhir Januari 2026 dan Indonesia berstatus tuan rumah.
Korea Selatan menjadi lawan yang mencuri perhatian karena punya sejarah di kompetisi ini.
Mereka pernah menjadi runner-up edisi perdana tahun 1999 di Malaysia.
Sementara Irak juga bukan lawan biasa karena pernah mencapai semifinal pada edisi 2018 di Chinese Taipei.
Kirgistan pun memiliki tradisi kuat di turnamen futsal Asia.
Mereka tiga kali menembus semifinal pada 2005, 2006, dan 2007.
Artinya, tidak ada satu pun lawan mudah di Grup A untuk Timnas Indonesia.
Persaingan dipastikan berlangsung sengit sejak laga pertama.
Indonesia sendiri sudah berpartisipasi sepuluh kali di Piala Asia Futsal.
Pencapaian terbaik Garuda di turnamen ini adalah mencapai perempat final pada edisi 2022 di Kuwait.
Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk melangkah lebih jauh, terlebih bermain di kandang sendiri.
Panitia penyelenggara menyiapkan dua venue utama, yakni Indonesia Arena dan Jakarta International Velodrome.
Laga pembuka akan mempertemukan Indonesia dengan Korea Selatan pada 27 Januari di Indonesia Arena.
Duel ini akan menjadi ujian awal seberapa siap Evan Soumare dan rekan-rekannya bersaing di level Asia.
Persiapan taktikal, mental, dan dukungan penuh dari suporter menjadi kunci penting.
Dengan meningkatnya kualitas kompetisi lokal dan pengalaman pemain yang makin matang, harapan tetap terbuka.
Indonesia perlu tampil disiplin, agresif, dan tidak lengah di setiap pertandingan.
Jika mampu mencuri kemenangan pada laga awal, peluang lolos fase grup akan semakin besar.
Kontributor: Imaduddin Adam
