- Calvin Verdonk hanya bermain delapan menit sebelum diusir wasit.
- Bek kiri Lille itu diganjar kartu merah langsung usai menjegal Martial Godo.
- Lille kalah 0-2 dari Strasbourg dan Verdonk dipastikan absen pada pekan ke-13 Ligue 1.
Suara.com - Harapan LOSC Lille untuk menambah tenaga segar di lini belakang berubah menjadi petaka ketika Calvin Verdonk justru diusir hanya delapan menit setelah masuk lapangan.
Insiden itu menutup kekalahan 0-2 Lille dari Strasbourg pada lanjutan Ligue 1 2025/2026 di Stade de la Meinau, Senin (10/11/2025) malam WIB.
Sejak awal pertandingan, Lille memang berada dalam tekanan. Strasbourg tampil lebih rapi dan efektif.
Dua gol Emanuel Emegha menegaskan dominasi tuan rumah—yang pertama lahir pada menit ke-33 melalui penyelesaian tenang di kotak penalti, dan gol kedua hadir di menit ke-62 setelah tembusan brilian yang memecah barisan pertahanan Les Dogues.
Di sisi lain, upaya Lille membangun serangan sering mentok sebelum menjadi ancaman berarti.
Peluang demi peluang terbuang, membuat laga berjalan berat bagi tim tamu.
Memasuki menit ke-85, pelatih Lille mencoba memutar keadaan dengan memasukkan Calvin Verdonk menggantikan Romain Perraud.
Bek keturunan Indonesia itu diharapkan menambah energi dan stabilitas di sektor kiri yang beberapa kali ditembus Strasbourg.
Namun rencana tersebut berumur pendek.
Awal Insiden: Duel Satu Lawan Satu
Pada masa injury time, Strasbourg kembali mengalirkan serangan dari area yang baru ditempati Verdonk.
Martial Godo menggiring bola dan berhadapan langsung satu-satu dengan sang bek kiri.
Godo sukses melewati Verdonk, yang kemudian bereaksi cepat dengan melakukan jegalan untuk menghentikan laju pemain Strasbourg tersebut.
Godo terjatuh, peluit berbunyi—situasi yang masih tampak seperti pelanggaran biasa.
Tetapi yang terjadi berikutnya justru mengejutkan.
Tanpa keraguan, wasit Francois Letexier langsung mengangkat kartu merah ke arah Verdonk.
Ekspresi sang pemain menunjukkan ketidakpercayaan sekaligus kekecewaan. Ia mencoba memprotes, namun keputusan sudah final.
Padahal, Verdonk melakukan jegalan sambil berdiri, bukan sliding tackle.
Selain itu, peluang Strasbourg untuk mencetak gol dari situasi tersebut masih relatif kecil karena beberapa pemain Lille sudah berada di area penalti.
Namun Letexier diyakini menganggap kaki Verdonk terlalu tinggi dan pelanggaran tersebut dilakukan secara sengaja.
Delapan Menit yang Tidak Diimpikan
Secara statistik, Verdonk sebenarnya tampil cukup efisien dalam waktu yang sangat singkat: 75 persen akurasi operan, satu peluang tercipta, dan satu eksekusi tendangan sudut.
Tetapi kartu merah itu membuat kontribusinya justru menjadi kerugian besar.
Pertandingan berakhir 2-0 untuk Strasbourg, dan Lille tidak mampu memberikan perlawanan berarti setelah kehilangan satu pemain.
Kartu merah tersebut membuat Verdonk dipastikan absen pada pekan ke-13 Ligue 1 saat Lille menjamu Paris FC.
Musim ini, ia telah mencatatkan 13 penampilan, dua assist, dan tiga kartu kuning, bersaing dengan Perraud untuk posisi bek kiri.
Lille kini tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan 20 poin.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
