Proyeksi ke Tim Senior, PSSI Janji Tak Biarkan Pemain Timnas Indonesia U-17 Jadi Pengangguran

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 11 November 2025 | 07:13 WIB
Proyeksi ke Tim Senior, PSSI Janji Tak Biarkan Pemain Timnas Indonesia U-17 Jadi Pengangguran
Pesepak bola Timnas Indonesia U-17 Evandra Florasta (kanan) terjatuh usai dilanggar pesepak bola Timnas Honduras U-17 Edward Obed Amador Juarez (kiri) pada laga Grup H Piala Dunia U17 2025 di Lapangan 2 Aspire Zone, Doha, Qatar, Senin (10/11/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/YU]
baca 10 detik
  • PSSI pastikan program pembinaan berkelanjutan skuad Timnas Indonesia U-17.

  • Timnas Indonesia U-17 raih kemenangan perdana 2-1 di Piala Dunia.

  • Peluang lolos Indonesia tipis meski meraih tiga poin bersejarah.

Suara.com - Induk organisasi sepak bola Indonesia, PSSI, menyatakan komitmennya untuk memastikan masa depan karier para pemain Timnas Indonesia U-17 setelah menyelesaikan perjuangan mereka di ajang Piala Dunia U-17 2025.

Komitmen ini diutarakan langsung oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, usai menyaksikan momen penting kala Timnas Garuda Muda berlaga melawan Honduras di Grup H, yang berlangsung di Aspire Academy, Doha, hari Senin lalu.

PSSI tengah merumuskan sebuah kerangka kerja terstruktur untuk menjaga kualitas dan performa para talenta muda Indonesia ini tetap terjaga.

Formulasi pembinaan ini menjadi prioritas utama agar investasi PSSI dalam skuad Piala Dunia U-17 tidak terhenti dan dapat menghasilkan pemain senior berkualitas di masa depan.

Penjelasan lebih lanjut mengenai format pemeliharaan pemain muda ini akan segera disampaikan secara resmi oleh Ketua Umum PSSI.

Kepastian mengenai keberadaan pemain di klub profesional menjadi salah satu fokus utama dalam rencana pembinaan pasca-turnamen.

PSSI akan menyiapkan simulasi atau format khusus bagi para pemain yang mungkin belum memiliki klub untuk memastikan jam terbang mereka tetap tersedia.

"Ini akan ada beberapa formulasi nanti akan diumumkan oleh ketua umum untuk merawat, memelihara anak-anak ini," kata Yunus kepada ANTARA.

PSSI mengidentifikasi bahwa terdapat sekitar tiga hingga lima pemain yang diproyeksikan dapat segera naik kelas ke Timnas U-20.

baca juga

Sementara itu, sisa skuad lainnya akan menjadi subjek dari program "rawat" intensif yang bertujuan untuk memberikan jaminan perkembangan karier dan waktu bermain yang memadai.

"Kita berharap mereka berada di klub, bermain dan bila mereka tidak berada di klub, bagaimana simulasi dan format yang akan dilakukan oleh PSSI terhadap anak-anak ini."

Hal ini menunjukkan keseriusan PSSI dalam mengelola potensi bakat muda agar tidak ada satupun yang terabaikan setelah event internasional tersebut berakhir.

"Karena mereka ada 3-5 orang mungkin berada di (timnas) U20 nanti, nah sisanya ini tentu harus kita rawat dengan baik, supaya mereka juga jam bermainnya ada, klubnya juga mungkin iya, atau mungkin ada beberapa format yang akan dilakukan oleh PSSI," kata Yunus sambil menyebut bahwa penjelasan lebih lanjut akan disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Skuad asuhan pelatih Nova Arianto berhasil mencatatkan sejarah baru dengan meraih kemenangan perdana di turnamen Piala Dunia U-17.

Timnas Indonesia berhasil menumbangkan Honduras dengan skor akhir 2-1 dalam laga penentu fase grup di Doha tersebut.

Gol kemenangan dicetak melalui eksekusi penalti oleh Evandra Florasta, sebelum gol penutup dari Fadly Alberto Hengga mengunci tiga poin krusial.

Raihan tiga poin ini merupakan kali pertama dalam sejarah keikutsertaan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia, di mana pada edisi sebelumnya di tahun 2023, Indonesia gagal mengamankan satu pun kemenangan.

"Kita bersyukur kita dapat 3 poin di Piala Dunia (U17) tahun ini. Dan ini tentu hadiah terbaik untuk bangsa kita dari Garuda Muda Indonesia," tutur Yunus.

Meskipun meraih kemenangan, posisi Indonesia masih belum aman untuk mengamankan tempat di babak 16 besar melalui jalur tim peringkat ketiga terbaik.

Timnas Indonesia U-17 kini berada di urutan kesembilan dalam klasemen mini tim peringkat ketiga, mengumpulkan tiga poin dengan selisih gol minus lima.

Peluang tipis untuk lolos tergantung pada hasil pertandingan di Grup L dan J, seperti Arab Saudi yang harus takluk 0-6 dari Mali atau Paraguay mengalami kekalahan telak dari Irlandia.

Pertandingan-pertandingan penentu nasib tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa, 11 November.

Sekjen PSSI tersebut menyayangkan hasil undian grup yang sulit, namun ia tetap memuji penampilan solid para pemain di laga terakhir.

"Iya, sangat kita sayangkan dan ya itulah sepak bola. Kalau itu kita harus berteori, kenapa kita tidak ketemu dengan Honduras di pertandingan awal, lalu ketemu Zambia, lalu ketemu Brasil. Tapi ya seperti itu hasil drawing-nya," ujar Yunus.

Ia mengakui bahwa walau telah meraih tiga poin, peluang skuad Merah Putih untuk melaju ke babak berikutnya sangat kecil.

"Tapi kita juga akui anak-anak cukup bagus untuk pertandingan yang terakhir ini. Dan sangat disayangkan kita dengan tiga poin juga masih belum memungkinkan untuk lolos ke babak berikutnya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Sejarah yang Baru Diukir Timnas Indonesia U-17?

Apa Sejarah yang Baru Diukir Timnas Indonesia U-17?

Bola | Selasa, 11 November 2025 | 06:58 WIB

Kata-kata Nova Arianto Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025

Kata-kata Nova Arianto Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025

Bola | Selasa, 11 November 2025 | 06:48 WIB

Kata-kata Maarten Paes Timnas Indonesia Bikin Sejarah di Piala Dunia U-17 2025

Kata-kata Maarten Paes Timnas Indonesia Bikin Sejarah di Piala Dunia U-17 2025

Bola | Selasa, 11 November 2025 | 06:36 WIB

Terkini

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×