Pemain Keturunan Portugal: Senang Kalau Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 11 November 2025 | 08:37 WIB
Pemain Keturunan Portugal: Senang Kalau Bisa Dipanggil Timnas Indonesia
Gyani Joao Manuel (indosport)
  • Gyani Joao Manuel, bek SV Argon, memiliki darah keturunan Surabaya.

  • Ia sangat ingin membela Timnas Indonesia meski lahir dan besar di Belanda.

  • Gyani memiliki potensi besar menjadi bek kanan andalan Timnas Indonesia.

Suara.com - Antusiasme publik sepak bola nasional pernah tersedot pada sosok Gyani Joao Manuel, seorang bek kanan muda berdarah Indonesia-Portugal.

Pemain yang saat ini berusia 22 tahun itu sempat mengutarakan hasratnya untuk membela panji Timnas Indonesia U-19, khususnya menjelang Piala Dunia U-20 2024 yang urung digelar di Tanah Air.

Saat ini, Gyani aktif bermain untuk SV Argon, sebuah klub sepak bola yang berbasis di Mijdrecht, Belanda.

Sebelum bergabung dengan Argon, ia sempat menimba ilmu dan mengasah kemampuannya di FC Volendam, tim yang berlaga di kompetisi kasta kedua Liga Belanda, Eerste Divisie.

Asal Usul Darah Indonesia

Dalam sebuah diskusi di saluran YouTube Yussa Nugraha, Gyani membeberkan bahwa warisan darah Indonesia mengalir melalui garis keturunan ibunya.

Ia menjelaskan bahwa kakek dan neneknya berasal dari Surabaya sebelum mereka memutuskan pindah dan menetap di Belanda pasca Perang Dunia II.

Dukungan penuh dari keluarga terlihat dari pernyataan Gyani mengenai peluangnya memperkuat skuad Garuda Muda.

“Saya tentu senang kalau mendapat panggilan timnas U-19. Mama tentu mendukung,” ujar Gyani, menunjukkan restu dari pihak keluarga.

Meskipun lahir dan tumbuh besar di Belanda, Gyani mengakui bahwa koneksi emosionalnya terhadap budaya Indonesia tetap terjaga kuat.

Hal ini terlihat dari pengakuannya yang cukup fasih dalam melafalkan beberapa kosakata Bahasa Indonesia.

Selain itu, ia sangat familier dengan kuliner khas Nusantara yang sering disajikan di rumah.

“Saya sering makan nasi dan ayam goreng di rumah. Mama juga kalau sedang marah, sering bicara pakai bahasa Indonesia,” ungkapnya tentang kedekatan budayanya.

Hambatan dan Harapan Kembali ke Tanah Leluhur

Keinginan Gyani untuk mengunjungi Indonesia dan mengenal lebih jauh tanah leluhurnya sempat tertunda karena kondisi kesehatan ayahnya.

Ia menjelaskan bahwa fasilitas kesehatan di Belanda sangat menunjang untuk perawatan sang ayah yang memiliki riwayat penyakit spesifik.

“Ayah memiliki riwayat penyakit yang hanya bisa ditangani di Belanda karena fasilitasnya lebih lengkap,” kata Gyani, menjelaskan alasan penundaan kedatangannya.

Namun, kendala tersebut sama sekali tidak mengurangi tekadnya untuk menjejakkan kaki di negara asal keluarganya.

Gyani menyampaikan harapan besar untuk dapat mewujudkan perjalanan tersebut di masa mendatang.

“Saya ingin sekali berkunjung ke Indonesia,” tambahnya, menegaskan niatnya.

Bahkan dari kejauhan, Gyani tetap aktif mengikuti perkembangan dinamika sepak bola di Indonesia.

Ia mengakui sering menonton laga-laga Liga 1 dan sangat terkesan dengan fanatisme para suporter di stadion.

“Saya tahu klub dengan logo singa (Arema FC). Suporternya luar biasa. Saya juga mengikuti Irfan Bachdim, pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia,” ujarnya.

Jejak Karier dan Potensi di Timnas

Gyani lahir di Woerden, Belanda, pada tanggal 10 Januari 2003, dan mulai mengenal si kulit bundar sejak usia lima tahun.

Perkembangan awalnya terjadi di SV Argon, klub lokal tempat ia menghabiskan masa kecilnya.

Pada usia 12 tahun, Gyani berhasil promosi ke tim U-15 Argon, di mana ia mulai sering dihadapkan pada pertandingan persahabatan melawan akademi klub-klub elite Belanda.

Bakatnya yang menonjol kemudian menarik perhatian pemandu bakat FC Volendam.

Ia mendapat undangan trial dan berhasil lolos setelah menjalani dua kali uji coba yang sukses.

Gyani kemudian resmi bergabung dengan akademi Volendam, bermain di kelompok usia U-17 hingga U-19.

Berdasarkan data dari Transfermarkt, catatan penampilannya selama membela tim kelompok umur Volendam mencapai 19 pertandingan dengan koleksi satu gol.

Dengan kemampuan bertahan yang mumpuni, didukung postur tubuh yang ideal, serta kecepatan lari, Gyani Manuel dipandang sebagai aset berharga.

Potensi pemain dengan skill dan profil ini akan sangat bermanfaat bagi lini pertahanan tim Garuda Muda, terutama jika proses naturalisasi dapat berjalan lancar.

Jika proses ini terealisasi, pemain keturunan dari Surabaya ini bisa menjadi tambahan kekuatan yang signifikan di posisi bek kanan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skenario Rumit Timnas Indonesia Lolos 32 Besar Piala Dunia U-17 2025 usai Hajar Honduras

Skenario Rumit Timnas Indonesia Lolos 32 Besar Piala Dunia U-17 2025 usai Hajar Honduras

Bola | Selasa, 11 November 2025 | 08:31 WIB

Legenda Inter Milan Kirim Pesan Emosional Usai Timnas Indonesia U-17 Cetak Sejarah

Legenda Inter Milan Kirim Pesan Emosional Usai Timnas Indonesia U-17 Cetak Sejarah

Bola | Selasa, 11 November 2025 | 08:15 WIB

Calon Penerus Maarten Paes Ini Ternyata Kunci Kemenangan Timnas Indonesia atas Honduras

Calon Penerus Maarten Paes Ini Ternyata Kunci Kemenangan Timnas Indonesia atas Honduras

Bola | Selasa, 11 November 2025 | 07:46 WIB

Terkini

Justin Hubner Ungkap Perbedaan 3 Pelatih Timnas, Herdman Disebut Paling Detail

Justin Hubner Ungkap Perbedaan 3 Pelatih Timnas, Herdman Disebut Paling Detail

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:05 WIB

Dampak Polemik Paspor, Dean James Diparkir dari Latihan Go Ahead Eagles

Dampak Polemik Paspor, Dean James Diparkir dari Latihan Go Ahead Eagles

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:12 WIB

Dony Tri Pamungkas Bikin Takjub Bintang Klub Liga Prancis: Saya Tunggu di Eropa!

Dony Tri Pamungkas Bikin Takjub Bintang Klub Liga Prancis: Saya Tunggu di Eropa!

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:20 WIB

Jadwal Padat Timnas Indonesia Usai Jadi Runner Up FIFA Series 2026

Jadwal Padat Timnas Indonesia Usai Jadi Runner Up FIFA Series 2026

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:09 WIB

Calvin Verdonk Akui Dony Tri Pamungkas Layak Merumput di Eropa

Calvin Verdonk Akui Dony Tri Pamungkas Layak Merumput di Eropa

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Dony Tri Pamungkas, Rizky Ridho, dan Beckham Putra Bikin John Herdman Geleng-geleng

Dony Tri Pamungkas, Rizky Ridho, dan Beckham Putra Bikin John Herdman Geleng-geleng

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:34 WIB

Maarten Paes Bikin Media Belanda Heran dengan Lonjakan Kariernya di Ajax dan Timnas Indonesia

Maarten Paes Bikin Media Belanda Heran dengan Lonjakan Kariernya di Ajax dan Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:29 WIB

Kevin Diks Jadi Sasaran Kritik Imbas Beri Penalti ke Bulgaria di FIFA Series 2026

Kevin Diks Jadi Sasaran Kritik Imbas Beri Penalti ke Bulgaria di FIFA Series 2026

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:39 WIB

Calvin Verdonk Harap Dony Tri Pamungkas Bisa Berkarier di Eropa

Calvin Verdonk Harap Dony Tri Pamungkas Bisa Berkarier di Eropa

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:03 WIB

3 Pemain Timnas Indonesia Tak Dapat Menit Bermain dari John Herdman di FIFA Series 2026

3 Pemain Timnas Indonesia Tak Dapat Menit Bermain dari John Herdman di FIFA Series 2026

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:57 WIB