Persib Bandung Tandang ke Singapura, Tuan Rumah Usir Bobotoh Jika Ini Terjadi

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 24 November 2025 | 15:14 WIB
Persib Bandung Tandang ke Singapura, Tuan Rumah Usir Bobotoh Jika Ini Terjadi
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (ileague.id)
baca 10 detik
  • Persib Bandung akan bertanding melawan Lion City Sailors di Bishan Stadium, Singapura, pada Rabu (26/11/2025) dalam AFC Champions League 2.
  • Lion City Sailors memberlakukan aturan ketat bagi suporter Persib terkait penempatan di tribun karena keterbatasan kapasitas stadion.
  • Persib memimpin Grup G dengan 10 poin, kemenangan di laga ini sangat penting untuk membuka peluang lolos ke fase selanjutnya.

Suara.com - Persib Bandung bersiap menjalani laga penting di ajang AFC Champions League 2 2025/2026 pada tengah pekan ini. Tim berjuluk Maung Bandung itu akan melawat ke kandang klub asal Singapura, Lion City Sailors.

Pertandingan antara Lion City Sailors vs Persib Bandung digelar di Bishan Stadium, Singapura , pada Rabu (26/11/2025) malam WIB.

Duel ini bakal menjadi sorotan besar, bukan hanya karena persaingan di grup, tapi juga karena tingginya antusiasme bobotoh, kelompok suporter Persib yang ingin hadir langsung.

Letak geografis yang dekat dan akses perjalanan yang mudah membuat banyak suporter Persib diprediksi akan terbang mendampingi skuad asuhan Bojan Hodak.

Menyikapi potensi membludaknya pendukung tim tamu, manajemen Lion City Sailors mengeluarkan aturan ketat terkait kehadiran bobotoh.

Stadion Bishan diketahui berkapasitas kecil, hanya sekitar 6.000 penonton dan tidak dilengkapi tribun di sisi timur serta utara.

Selebrasi para pemain Persib Bandung setelah sukses melakukan remontada terhadap Selangor di ACL 2 musim 2025/2026 (dok. AFC)
Selebrasi para pemain Persib Bandung setelah sukses melakukan remontada terhadap Selangor di ACL 2 musim 2025/2026 (dok. AFC)

Keterbatasan ini membuat pihak tuan rumah sangat tegas mengatur area suporter.

Melalui pernyataan di media sosial resmi, Lion City Sailors menetapkan bahwa suporter tim tamu akan diarahkan khusus ke tribun away.

“Para suporter yang menggunakan warna, jersey, dan pakaian tim tandang dilarang keras di tribune kandang. Hanya penggemar yang mengenakan pakaian kandang atau pakaian netral yang diperbolehkan masuk,” jelas Lion City Sailors.

baca juga

Tak berhenti di situ, ancaman keras juga disampaikan kepada Bobotoh yang mencoba memasuki tribun tuan rumah.

“Setiap individu di tribun tim tuan rumah yang dengan jelas mengidentifikasi dirinya sebagai pendukung tim tamu akan ditolak masuk atau diminta untuk segera pergi,” tegas mereka.

Persib saat ini tengah berada dalam tren positif. Maung Bandung memuncaki klasemen sementara Grup G dengan koleksi 10 poin dari empat pertandingan, dan kemenangan di Singapura akan membuka peluang besar lolos ke fase berikutnya.

Laga panas antara Persib dan Lion City Sailors bukan hanya soal gengsi di lapangan, tapi juga suporter pengelolaan di tribun. Bobotoh diminta tetap bijak agar tidak merugikan tim kesayangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Sakit Federico Barba, Sang Pemain Bingung Penyebabnya

Misteri Sakit Federico Barba, Sang Pemain Bingung Penyebabnya

Bola | Senin, 24 November 2025 | 13:17 WIB

Persib Susah Payah Kalahkan Dewa United, Thom Haye Angkat Topi

Persib Susah Payah Kalahkan Dewa United, Thom Haye Angkat Topi

Bola | Minggu, 23 November 2025 | 13:46 WIB

Kronologi Beckham Putra Dikartu Merah, Sebut Pemain Dewa United 'Tekan' Wasit

Kronologi Beckham Putra Dikartu Merah, Sebut Pemain Dewa United 'Tekan' Wasit

Bola | Minggu, 23 November 2025 | 12:25 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×