Membedah Formasi Andalan Giovann van Bronckhorst, Cocok untuk Timnas Indonesia?

Irwan Febri Suara.Com
Rabu, 26 November 2025 | 10:37 WIB
Membedah Formasi Andalan Giovann van Bronckhorst, Cocok untuk Timnas Indonesia?
Asisten Pelatih Liverpool, Giovanni van Bronckhorst. [Instagram Giovanni van Bronckhorst]
Baca 10 detik
  • Giovanni van Bronckhorst masuk radar calon pelatih baru Timnas Indonesia pasca era Patrick Kluivert.
  • Rekam jejak taktiknya bersama Rangers menunjukkan gaya bermain modern, cair, dan berintensitas tinggi.
  • Bersama Rangers, ia meraih 42 kemenangan dari 68 laga dengan struktur permainan agresif dan disiplin.

Suara.com - Nama Giovanni van Bronckhorst tengah ramai dibicarakan publik sepak bola Indonesia.

Ia masuk radar calon pelatih baru Timnas Indonesia setelah era Patrick Kluivert berakhir.

Rekam jejak taktiknya bersama Rangers menjadi alasan utama mengapa ia dianggap layak dipertimbangkan.

Pelatih asal Belanda ini dikenal mengusung gaya bermain modern, cair, dan berintensitas tinggi.

Saat ini ia menjabat sebagai asisten pelatih Liverpool di bawah Arne Slot.

Periode terbaiknya sebagai pelatih kepala terjadi saat memimpin Feyenoord dan Rangers.

Di Rangers, ia membentuk identitas taktikal kuat dengan struktur rapi dan pola menyerang agresif.

Dari 68 laga, ia meraih 42 kemenangan, mencetak 135 gol, dan kebobolan hanya 77 kali.

Catatan itu menggambarkan kombinasi agresivitas, efektivitas, dan disiplin struktur.

Baca Juga: Erick Thohir Minta Penunjukkan Nova Arianto Tak Diperdebatkan Lagi

Van Bronckhorst konsisten memakai formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1, namun tetap fleksibel dalam eksekusi.

Ia berani mengubah tugas pemain tanpa merusak kerangka dasar permainan.

Rangers bisa berubah ritme dari bertahan ke menyerang dalam hitungan detik.

Ia kerap menyisakan tiga hingga lima bek di tengah demi stabilitas.

Ciri khas lainnya adalah tekanan tinggi, transisi cepat, dan serangan sayap eksplosif.

Duet Morelos dan Ryan Kent menjadi tumpuan utama, didukung Aribo serta gelandang pekerja keras.

Di belakang, Tavernier, Goldson, Bassey, dan Barisic menjadi fondasi garis tinggi Rangers.

Dalam fase bertahan, struktur tim bisa berubah menjadi 4-2-3-1 atau 4-4-2 untuk memicu tekanan.

Rencana ofensifnya sederhana namun mematikan: menyerang secepat mungkin setelah merebut bola.

Kontributor: Imaduddin Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI