-
Persib Bandung membidik Maarten Paes dan Joey Pelupessy pada bursa transfer Januari 2026 mendatang.
-
Status kontrak di klub lama menjadi tantangan besar bagi Persib untuk merekrut kedua pemain.
-
Perombakan skuad dilakukan demi memperkuat performa tim di babak 16 besar AFC Champions League.
Suara.com - Persib Bandung menjadi magnet utama perbincangan publik menjelang dibukanya jendela transfer pada Januari mendatang.
Manajemen tim berjuluk Pangeran Biru ini tampaknya sedang bersiap melakukan manuver besar di pasar.
Langkah strategis ini diambil demi mempertahankan performa konsisten di kancah domestik dan kasta internasional.
Apalagi Maung Bandung memiliki agenda krusial pada babak 16 Besar ajang AFC Champions League Two.
Dua sosok pemain kelas dunia kini santer dikaitkan akan segera mendarat di Kota Kembang.
Maarten Paes dan Joey Pelupessy menjadi nama yang paling vokal dibicarakan oleh para pendukung setia.
Kabar mengenai kesepakatan antara kedua pemain ini dengan pihak manajemen mulai memenuhi lini masa media.
Kehadiran mereka dianggap sebagai jawaban atas kebutuhan teknis pelatih untuk memperkuat komposisi tim saat ini.
Publik menanti apakah rumor ini akan berakhir dengan perkenalan resmi atau sekadar kabar burung.
Dinamika internal Persib juga ditandai dengan rencana pengurangan serta penambahan amunisi baru di skuad.
William Marcilio secara resmi dinyatakan tidak lagi menjadi bagian dari tim kebanggaan Jawa Barat ini.
Kekosongan posisi yang ditinggalkan pemain tersebut memicu pencarian sosok pengganti dengan kualitas yang setara.
Selain itu, Federico Barba dikabarkan sedang dipantau oleh klub asal Italia yaitu Pescara di Serie B.
Situasi tersebut membuka kemungkinan adanya perubahan signifikan pada komposisi pemain asing di kubu Persib.
Namun di balik antusiasme tersebut terdapat kendala administratif yang harus diselesaikan oleh pihak manajemen klub.
Maarten Paes saat ini masih memegang kontrak profesional dengan klub Amerika Serikat yaitu FC Dallas.
Masa bakti kiper berbakat berusia 27 tahun tersebut tercatat baru akan berakhir pada Desember 2026.
Konsekuensinya Persib harus menyiapkan dana besar jika ingin menebusnya secara permanen atau mengajukan opsi peminjaman.
Tanpa kesepakatan finansial yang matang proses perpindahan sang penjaga gawang tidak akan berjalan dengan mudah.
Kondisi yang hampir serupa juga dialami oleh gelandang berpengalaman yang kini sedang diincar yaitu Joey Pelupessy.
Pemain tengah ini masih memiliki komitmen kontrak dengan klub lamanya yang berlaku hingga bulan Juni 2026.
Persib memiliki dua pilihan yaitu menebus sisa kontraknya sekarang atau menunggu status bebas transfer nanti.
Opsi menunggu enam bulan ke depan tentu berisiko kehilangan momentum untuk memperkuat tim di awal tahun.
Segala keputusan akhir kini berada di tangan manajemen terkait kesiapan anggaran belanja pemain pada bursa transfer.
Riuhnya pembicaraan di media sosial memang memberikan tekanan tersendalam bagi manajemen untuk segera bertindak nyata.
Namun pihak klub harus tetap mengedepankan rasionalitas dalam melakukan negosiasi kontrak dengan pemain incaran mereka.
Kepastian mengenai bergabungnya nama-nama besar tersebut masih sangat bergantung pada proses lobi tingkat tinggi.
Pendukung Persib diharapkan bersabar menunggu rilis resmi dari official terkait siapa saja yang akan datang.
Semua langkah ini diambil semata-mata untuk menjaga kejayaan Persib Bandung di panggung sepak bola Asia.
