- Konflik internal serius terjadi antara pelatih Enzo Maresca dan co-owner Chelsea, Behdad Eghbali, bukan hanya karena hasil buruk.
- Ketegangan berawal dari komentar Maresca pada Desember lalu mengenai periode terburuknya yang tidak diterima manajemen klub.
- Chelsea dilaporkan menyiapkan rencana darurat dengan Liam Rosenior, Andoni Iraola, dan Oliver Glasner sebagai kandidat pengganti Maresca.
Suara.com - Masa depan Enzo Maresca di Chelsea kian diselimuti tanda tanya besar.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa konflik internal serius telah terjadi antara pelatih asal Italia tersebut dengan co-owner Chelsea, Behdad Eghbali.
Menurut laporan jurnalis talkSPORT, Alex Crook, sumber utama ketegangan di tubuh Chelsea saat ini bukan semata hasil buruk di lapangan, melainkan hubungan yang memburuk di balik layar.
Situasi dikabarkan semakin panas usai Chelsea hanya mampu bermain imbang melawan Bournemouth pada Selasa malam, hasil yang memperpanjang tren negatif The Blues di Premier League.
Hubungan Maresca dengan jajaran petinggi klub disebut mulai retak sejak komentarnya usai kemenangan atas Everton pada Desember lalu.
Saat itu, Maresca secara terbuka menyebut 48 jam sebelum laga tersebut sebagai periode terburuknya sejak bergabung dengan Chelsea.
Pernyataan itu dinilai tidak diterima dengan baik oleh manajemen klub. Sejak momen tersebut, atmosfer internal Chelsea dikabarkan berubah, dan performa tim di lapangan ikut terdampak.
Chelsea bahkan belum meraih satu pun kemenangan di Premier League sejak komentar itu dilontarkan, menutup Desember dengan hanya satu kemenangan dari tujuh laga liga.
Alex Crook mempertegas situasi tersebut melalui unggahan di media sosial X.
Baca Juga: Bursa Transfer Januari 2026 Dibuka: Peta Lengkap Rencana 20 Klub Premier League
“Memahami bahwa konflik utama di Chelsea terjadi antara Maresca dan co-owner Behdad Eghbali,” tulisnya.
Dengan kondisi yang semakin tidak kondusif, Chelsea diyakini telah menyiapkan rencana darurat jika harus berpisah dengan Maresca di tengah musim. Beberapa nama mulai mencuat sebagai kandidat potensial.
Liam Rosenior menjadi salah satu nama terdepan, mengingat kedekatannya dengan Strasbourg yang masih berada dalam jaringan kepemilikan yang sama.
Selain itu, Andoni Iraola dan Oliver Glasner juga masuk radar, terlebih kontrak keduanya akan habis di akhir musim.
Kontributor: Azka Putra