- John Herdman dijadwalkan tiba di Jakarta pada 11 Januari 2026, didampingi satu asisten kepercayaannya.
- Tiga kandidat asisten utama meliputi Eric Tenllado, Simon Eaddy, dan Robyn Gayle, loyalis Herdman.
- Eric Tenllado adalah asisten utama dan kepala performa, sementara Eaddy spesialis kiper dan teknologi.
Suara.com - Kedatangan John Herdman ke Jakarta pada 11 Januari 2026 mendatang tidak akan sendirian.
Sumardji telah mengonfirmasi bahwa sang pelatih akan datang bersama satu asisten kepercayaannya.
Lantas, siapa saja sosok yang berpotensi menjadi tangan kanan Joh Herdman di skuad Garuda.
Berikut adalah tiga nama loyalis yang selama ini selalu mendampingi Herdman di berbagai tim dan berpeluang besar ikut hijrah ke Indonesia.
1. Eric Tenllado
Jika ada nama yang paling identik dengan Herdman, dialah Eric Tenllado. Pria asal Spanyol ini adalah asisten utama dan kepala bidang performa yang menjadi otak kedua Herdman.
Kolaborasi mereka dimulai sejak di Timnas Kanada pada Januari 2020 dan berlanjut hingga ke level klub bersama Toronto FC.
Pengalamannya yang luas, termasuk pernah menimba ilmu di RCD Espanyol, dan kepemilikan lisensi UEFA Pro menjadikannya kandidat paling logis untuk dibawa.
2. Simon Eaddy
Simon Eaddy adalah salah satu kolaborator paling setia Herdman. Perjalanan mereka dimulai sejak tahun 2012, saat Eaddy ditunjuk sebagai pelatih kiper untuk Timnas Putri Kanada di bawah komando Herdman.
Sejak saat itu, mantan kiper asal Selandia Baru ini tak pernah berpaling. Ia terus mendampingi Herdman saat beralih ke timnas putra hingga ke Toronto FC, di mana perannya bahkan diperluas menjadi Koordinator Teknologi.
Baca Juga: Klasemen Liga Prancis: Lille Klub Calvin Verdonk Masih Bertahan di Empat Besar
Loyalitas dan keahliannya yang spesifik membuatnya menjadi kandidat yang sangat kuat.
3. Robyn Gayle
Nama yang satu ini mungkin yang paling unik. Robyn Gayle adalah mantan anak didik Herdman di Timnas Putri Kanada.
Setelah pensiun sebagai pemain, ia direkrut langsung oleh mantan pelatihnya untuk masuk ke dalam staf.
Peran utamanya adalah sebagai performance and wellness coach, fokus pada aspek kebugaran dan kesehatan mental para pemain.
Ia adalah salah satu orang yang paling lama bekerja sama dengan Herdman. Namun, ada satu kendala sejak April 2025, ia telah menjabat sebagai direktur teknik di klub Vancouver Rise FC, yang bisa menjadi penghalang kepindahannya.