-
Arthur Irawan membantah rumor transfer Ezra Walian dari Persik Kediri menuju Persija Jakarta.
-
Kontrak Ezra Walian bersama Persik dipastikan masih berlaku hingga musim depan sesuai pernyataan resmi.
-
Kehadiran Arthur di GBK murni untuk menonton sepak bola bukan membahas negosiasi pemain.
Suara.com - Isu mengenai perpindahan kapten utama Persik Kediri yakni Ezra Walian menuju Persija Jakarta mulai memanas.
Kabar ini mencuat menjelang dibukanya jendela transfer tengah musim kompetisi sepak bola kasta tertinggi BRI Super League 2025/2026.
Pendukung sepak bola tanah air mulai ramai memperbincangkan potensi kepindahan pemain naturalisasi tersebut karena performanya yang sedang menanjak.
Ketajaman Ezra bersama skuat Macan Putih musim ini memang menjadi daya tarik utama bagi tim besar lainnya.
Klub berjuluk Macan Kemayoran disebut-sebut menjadi pihak yang paling tertarik untuk meminang jasa pemain kelahiran Amsterdam tersebut.
Namun pemilik klub Persik Kediri Arthur Irawan secara tegas membantah adanya proses negosiasi terkait transfer kaptennya.
Arthur memberikan kepastian bahwa status Ezra Walian saat ini masih sangat aman di dalam tim Kediri.
Pihak manajemen menekankan bahwa sang pemain tidak dalam posisi bebas transfer yang bisa pergi sewaktu-waktu.
Klarifikasi ini muncul untuk meredam spekulasi liar yang berkembang di kalangan pecinta sepak bola nasional akhir-akhir ini.
Baca Juga: Bos Persik Tolak Mentah-mentah Eks Persib Gabung Persija Jakarta
Eks pemain Persib Bandung itu masih memegang peranan krusial dalam menjaga ritme permainan tim di papan atas.
Secara teknis kontribusi Ezra musim ini memang tergolong luar biasa jika melihat catatan statistiknya di lapangan.
Pemain jebolan akademi Ajax Amsterdam ini telah berhasil membukukan lima gol dalam perjalanan musim ini.
Tidak hanya produktif mencetak gol dirinya juga sukses menyumbangkan enam umpan matang atau assist bagi rekan setimnya.
Catatan tersebut diraih hanya dari total 12 pertandingan yang sudah dijalani bersama Persik Kediri sejauh ini.
Peran kepemimpinannya sebagai kapten tim juga menjadi faktor utama stabilitas performa kolektif skuat Macan Putih.
Kabar burung mengenai transfer ini semakin menguat saat Arthur Irawan terlihat berada di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Saat itu pemilik Persik tersebut sedang menyaksikan langsung laga antara Persija Jakarta melawan Persijap Jepara pada Sabtu lalu.
Momen keberadaannya yang tertangkap kamera sedang berbincang dengan Mohamad Prapanca selaku Direktur Persija Jakarta menjadi pemicu utama.
Banyak pihak menduga pertemuan dua petinggi klub tersebut membahas perpindahan pemain untuk putaran kedua kompetisi.
Namun Arthur segera memberikan penjelasan logis mengenai kehadirannya di stadion kebanggaan masyarakat Indonesia tersebut kepada publik.
“Saya emang tinggal di Jakarta, saya juga sempat membela Persija. Pastinya saya Persik Kediri, tapi untuk nonton pertandingan sepak bola yang bagus di GBK pasti suatu hal yang menarik ya, karena emang kan passion kita di sepak bola semua,” ujar Arthur Irawan kepada awak media.
Dirinya memastikan bahwa kehadirannya di Jakarta tidak berkaitan dengan urusan pelepasan pemain andalan mereka ke klub lain.
Arthur kembali menegaskan bahwa durasi kontrak Ezra Walian bersama timnya masih berlaku hingga periode tahun depan.
“Ya, kalau Ezra itu isunya, masih ada pergantian pemain di Persik pun putaran kedua,” jelasnya.
“Tapi ya mungkin si Ezra masih ada kontrak di Persik musim ini, musim depan juga,” ia menambahkan.
Manajemen Persik Kediri menganggap pemain berusia 28 tahun itu sebagai komponen yang sangat berharga dalam skuat.
Tidak ada niatan sedikit pun dari jajaran manajemen untuk melepas aset berharga mereka ke tim rival manapun.
Keberadaan Ezra dianggap sebagai pilar penting yang tidak tergantikan dalam proyek jangka panjang klub asal Jawa Timur tersebut.
“Kalau Ezra itu menurut saya salah satu pemain terbaik Persik musim ini dan saya tegaskan dia masih ada kontrak di Persik Kediri,” jelas Arthur.
“Dan semoga bisa stay lama di Persik Kediri sebagai captain, leader,” pungkasnya.
Kini Persik Kediri fokus untuk mempertahankan performa konsisten mereka di papan klasemen BRI Super League.
Kepastian bertahannya Ezra Walian diharapkan bisa memberikan ketenangan bagi seluruh anggota tim dan juga para suporter.
Tim Macan Putih berambisi untuk terus bersaing di jalur juara dengan komposisi pemain terbaik yang mereka miliki saat ini.
Keharmonisan di dalam ruang ganti menjadi kunci utama bagi Persik dalam menghadapi ketatnya jadwal pertandingan mendatang.
Kabar ini sekaligus menutup peluang tim lain untuk menggoda sang kapten agar hengkang dari Stadion Brawijaya.