- Barcelona menjuarai Piala Super Spanyol 2026 mengalahkan Real Madrid 3-2 di Arab Saudi, Senin (11/2) dinihari WIB.
- Kylian Mbappe menunjukkan gestur tidak suka saat menerima medali dan meminta timnya tidak melakukan *guard of honour*.
- Pelatih Xabi Alonso menjelaskan Mbappe belum siap bermain penuh karena mempertimbangkan intensitas tinggi pertandingan final tersebut.
Suara.com - Aksi Kylian Mbappe kembali menjadi perbincangan hangat usai final Piala Super Spanyol 2026 antara Barcelona vs Real Madrid di Arab Saudi, Senin (11/2) dinihari WIB.
Barcelona keluar sebagai juara Piala Super Spanyol 2026 setelah menaklukkan Real Madrid dengan skor 3-2.
Raphinha tampil gemilang dan menjadi kunci kesuksesan Blaugrana dalam mengamankan trofi pertama musim ini.
Sebaliknya, peran Mbappe di laga tersebut terbilang minim. Ia baru masuk ke lapangan pada menit ke-76 dan nyaris tak memberi dampak berarti bagi permainan Los Blancos.
Kontroversi muncul setelah Mbappe menerima medali runner-up. Saat para pemain Real Madrid bersiap di lapangan untuk memberikan guard of honour kepada Barcelona sebagai juara, Mbappe justru menunjukkan gestur tidak suka.
Dalam tayangan kamera, ia terlihat meminta rekan-rekannya untuk tidak menunggu dan langsung menuju terowongan ruang ganti.
Akhirnya, Real Madrid pun tidak melakukan guard of honour kepada pemain Barcelona.
Meski tidak diwajibkan dalam regulasi resmi, guard of honour selama ini dikenal sebagai tradisi tak tertulis dalam sepak bola sebagai bentuk sportivitas kepada sang juara.
Keputusan tersebut semakin disorot karena posisi Mbappe yang bukan starter dalam laga final.
Baca Juga: Barcelona Juara Piala Super Spanyol, Lewandowski Sindir Telak Real Madrid
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, sebelumnya memastikan Mbappe akan ikut terbang ke Jeddah untuk partai puncak.
Namun pada akhirnya, ia memilih menyimpan sang penyerang di bangku cadangan.
Usai laga, Alonso menjelaskan alasan keputusannya.
“Dia belum siap tampil sejak awal dengan intensitas setinggi pertandingan ini. Itu sebabnya kami mengambil keputusan tersebut,” ujar Alonso dilansir dari Cardena Ser.
Penampilan Mbappé juga menuai kritik dari pengamat sepak bola Spanyol. Julio Pulido menilai kondisi fisik sang pemain tidak optimal akibat jadwal padat yang dijalaninya sebelum jeda Natal.
Mbappe bahkan sempat absen di laga Liga Champions melawan Manchester City, sebelum kembali bermain penuh dalam tiga pertandingan beruntun.