- Martin Keown mengkritik Gary Neville karena komentar berlebihan mengenai insiden Gabriel Martinelli dan Conor Bradley dalam laga Arsenal kontra Liverpool.
- Neville menyebut tindakan Martinelli memalukan dalam laga imbang tanpa gol pekan lalu, memicu reaksi keras dari Keown.
- Keown menyatakan Martinelli telah meminta maaf dan menilai komentar Neville hanya upaya memperkeruh situasi pertandingan yang membosankan.
“Martinelli sudah meminta maaf, dan seharusnya itu cukup. Tidak ada niat jahat di sana,” kata Keown.
“Dia tidak melihat Bradley terjatuh lebih dulu. Dalam situasi panas, dia mengira itu hanya upaya mengulur waktu.”
Mantan pemain timnas Inggris itu juga memuji karakter Martinelli, yang menurutnya dikenal sebagai pribadi sopan dan rendah hati.
Pembelaan Keown semakin kuat setelah Martinelli mampu bangkit dari tekanan dengan mencetak hat-trick pertamanya di level senior saat Arsenal menang atas Portsmouth di ajang Piala FA.
“Dia salah satu orang paling baik yang pernah saya temui di sepak bola,” lanjut Keown.
“Yang terjadi hanyalah kesalahpahaman, dan saya senang melihat dia meresponsnya dengan performa luar biasa.”
Kontributor: Adam Ali