- Viktor Gyokeres, rekrutan Arsenal seharga £64 juta, menunjukkan statistik buruk dengan hanya satu gol dari permainan terbuka dalam lima belas laga.
- Statistik duel sukses Gyokeres (3,06 per laga) menempatkannya sangat rendah di antara penyerang Premier League yang bermain minimal 800 menit.
- Keterlibatan permainan Gyokeres minim, rata-rata 24,38 sentuhan per laga, dan belum mencatat satu pun assist musim ini.
Suara.com - Arsenal tengah berada di puncak klasemen Premier League dengan keunggulan enam poin, namun performa salah satu rekrutan termahal mereka musim ini justru menuai sorotan tajam.
Viktor Gyokeres, striker asal Swedia yang diboyong dari Sporting Lisbon dengan mahar £64 juta atau setara Rp1,44 Triliun, tercatat sebagai salah satu penyerang dengan statistik terburuk di Liga Inggris musim ini.
Penyerang berusia 27 tahun itu didatangkan dengan harapan menjadi kepingan terakhir dalam perburuan gelar juara Arsenal.
Namun, kontribusinya di atas lapangan sejauh ini jauh dari ekspektasi.
Gyokeres hanya mampu mencetak satu gol dari permainan terbuka dalam 15 penampilan terakhirnya di Premier League.
Data Opta yang dianalisis sejumlah media Inggris memperlihatkan betapa sulitnya Gyokeres memberi dampak.
Meski memiliki postur ideal setinggi 188 cm, ia hanya mencatat rata-rata 3,06 duel sukses per laga, menempatkannya di peringkat ke-46 dari 53 penyerang Premier League yang telah bermain minimal 800 menit.
Dalam duel udara, Gyokeres juga tampil biasa saja. Ia hanya mencatat 1,32 duel udara sukses per pertandingan, menempatkannya di posisi ke-24 di antara para penyerang liga.
Ironisnya, musim lalu bersama Sporting Lisbon, Gyokeres bahkan tidak mencetak satu gol pun melalui sundulan.
Baca Juga: Arteta Kirim Pesan Berkelas ke Arne Slot Usai Hat-trick Gabriel Martinelli
Masalah Gyokeres tidak berhenti di situ. Dalam hal keterlibatan permainan, ia termasuk yang paling minim. Rata-rata 24,38 sentuhan per laga membuatnya berada di peringkat ke-51 dari 53 penyerang.
Meski jumlah sentuhannya di kotak penalti tergolong tinggi (6,25 per laga, peringkat ketujuh), angka tersebut tidak berbanding lurus dengan gol maupun assist—karena Gyokeres belum mencatat satu assist pun di semua kompetisi musim ini.
Pada laga kontra Liverpool tengah pekan lalu, performa Gyokeres kembali disorot. Ia hanya menyentuh bola delapan kali sepanjang pertandingan, termasuk saat kick-off.
Statistik umpannya pun tak menggembirakan, dengan rata-rata 6,74 umpan sukses per laga, kembali menempatkannya di papan bawah daftar penyerang Premier League.
Legenda Manchester United yang kini menjadi pundit, Gary Neville, secara terbuka mengkritik penampilan Gyokeres saat ia ditarik keluar dan digantikan Gabriel Jesus.
“Tidak mengejutkan. Gyokeres tidak efektif sepanjang laga dan tidak memberikan apa-apa,” ujar Neville di Sky Sports.