-
John Herdman resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia senior dan Timnas Indonesia U-23.
-
Fokus utama Herdman adalah meloloskan skuad Garuda ke putaran final Piala Dunia 2026.
-
Tekanan dari suporter Indonesia akan dijadikan motivasi tambahan untuk meraih prestasi internasional.
Pelatih ini membawa rekam jejak impresif saat berhasil membangkitkan sepak bola di negara sebelumnya ia mengabdi.
Ia menceritakan bagaimana proses panjang dibutuhkan untuk memutus tren negatif dan membangun kekuatan tim yang solid.
Pengalaman tersebut akan diimplementasikan dalam struktur kepelatihan di Indonesia guna mencapai target yang telah dicanangkan.
Dukungan suporter diyakini akan menjadi kekuatan tambahan yang tidak dimiliki oleh negara-negara pesaing di Asia.
"Kami akan ambil energi dari para fans untuk lolos. Saya pernah alami ini juga di Kanada, mereka menunggu 36 tahun untuk lolos. Itu tidak terjadi dalam satu malam, itu proses panjang."
Manajemen tim nasional memberikan kepercayaan jangka panjang kepada pelatih berpengalaman ini untuk membangun fondasi sepak bola.
Durasi kontrak selama dua tahun telah disepakati dengan adanya klausul perpanjangan berdasarkan pencapaian performa tim nantinya.
Tugas berat menanti karena ia tidak hanya mengomandoi tim senior namun juga bertanggung jawab pada level usia.
Peran sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-23 juga resmi disematkan di pundaknya untuk menjaga kesinambungan regenerasi pemain.
Baca Juga: Pemain Everton Bisa Gagalkan Peluang Dean James Direkrut Ajax Amsterdam
Langkah strategis ini diambil agar pola permainan di berbagai level usia memiliki keselarasan taktik yang serupa.
Perkembangan sepak bola Indonesia belakangan ini dinilai sudah berada pada jalur yang tepat untuk bersaing lebih jauh.
Herdman melihat adanya potensi besar dalam skuad yang ada saat ini untuk segera melangkah ke level berikutnya.
Hanya dibutuhkan sedikit polesan dan konsistensi agar impian besar menuju panggung dunia bisa segera terealisasi nyata.
Komitmen penuh telah dinyatakan untuk memastikan transisi tim berjalan mulus di bawah kepemimpinan teknis yang baru ini.
"Timnas Indonesia juga sudah mengambil langkah jauh sebelumnya, hanya butuh satu langkah lagi untuk lolos. Jadi komitmen saya, tekanan itu akan kami jadikan hal untuk mendorong dan memastikan agar bisa membawa Indonesia mencapai target," pungkasnya.