- Mikel Arteta menghadapi Chelsea di semifinal Carabao Cup dengan misi pribadi mematahkan rekor buruk piala domestik.
- Arteta ingin mengatasi kegagalan musim sebelumnya saat Arsenal tersingkir di semifinal oleh Newcastle United.
- Lolos ke final Carabao Cup penting untuk membawa energi positif dan membangun kembali mentalitas juara tim Arsenal.
Suara.com - Misi pribadi diemban oleh manajer Arsenal, Mikel Arteta jelang laga semifinal Carabao Cup melawan Chelsea.
Lebih dari sekadar tiket ke final, ini adalah pertaruhan untuk mengakhiri kutukan dan rekor buruknya di kompetisi piala domestik.
Sejak secara fenomenal mempersembahkan trofi Piala FA di musim debutnya, sentuhan magis Arteta di kompetisi piala domestik seolah sirna.
The Gunners selalu tampil melempem, berkali-kali tersingkir di babak-babak awal, baik di Piala FA maupun Carabao Cup.
Catatan terbaik mereka di Carabao Cup di bawah arahannya hanyalah mencapai babak semifinal. Rekor minor inilah yang kini ingin ia patahkan.
Mikel Arteta melihat laga melawan Chelsea sebagai sebuah kesempatan kedua yang tak boleh disia-siakan.
Ia percaya diri, performa konsisten timnya sepanjang turnamen musim ini adalah modal yang lebih dari cukup untuk menaklukkan sang rival sekota.
“Sepak bola memberi Anda kesempatan lain. Kami kembali tampil sangat konsisten di kompetisi ini dan sekarang kami harus menyingkirkan tim besar lainnya untuk lolos ke final. Itulah misinya," tutur Arteta dilansir dari ESPN.
Motivasinya semakin berlipat ganda karena ia tak ingin mengulangi luka dari musim lalu.
Baca Juga: Jelang Derby London vs Chelsea, Mikel Arteta Dapat Peringatan Serius
Kala itu, langkah Arsenal juga terhenti di babak semifinal, disingkirkan oleh Newcastle United dengan agregat telak 0-4. Kenangan pahit itu ia jadikan sebagai pelajaran berharga.
“Semoga kami telah belajar dari tahun lalu karena itu menyakitkan,” ujar Arteta.
Ia secara spesifik menyoroti kegagalan timnya dalam memanfaatkan segudang peluang yang tercipta, sebuah kesalahan yang tak boleh terulang saat melawan Chelsea.
“Terutama dalam cara bertanding, dan banyaknya peluang yang kita lewatkan untuk lolos (ke final),” ujar Arteta lagi.
Bagi Arteta, mencapai dan memenangkan final bukan hanya soal menambah koleksi trofi, tetapi juga tentang membangun kembali mentalitas juara dan energi positif di dalam tim.
“Ketika Anda mencapai tahap ini dalam kompetisi, Anda mencapai final, dan Anda berhasil melewatinya dan memenangkannya, itu membawa energi yang berbeda,” pungkasnya.