- Klub Arab Saudi, Al Ittihad, kembali mendekati Lionel Messi dengan tawaran kontrak tak tertandingi saat jeda kompetisi MLS.
- Pemilik Al Ittihad, Anmar Al-Haili, menawarkan kebebasan finansial penuh kepada Messi karena alasan personal dan historis.
- Messi diperkirakan tetap di Inter Miami hingga Desember 2028 meskipun telah menerima godaan finansial dari Liga Saudi.
Suara.com - Meski telah berusia 38 tahun dan berulang kali menegaskan keinginannya mengakhiri karier bersama Inter Miami, Lionel Messi kembali menjadi incaran klub kaya Arab Saudi.
Al Ittihad, tim yang pernah ditolak Messi pada 2023 kini kembali melancarkan pendekatan dengan tawaran yang disebut tak tertandingi.
Memanfaatkan jeda kompetisi Major League Soccer (MLS) yang baru akan bergulir kembali akhir Februari, Al Ittihad kembali mencoba peruntungan.
Pemilik klub, Anmar Al-Haili, secara terbuka menyatakan kesiapannya memberikan kontrak cek kosong kepada sang megabintang Argentina.
![Bawa Argentina Kalahkan Angola, Lionel Messi Cetak Rekor! [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/15/87107-lionel-messi.jpg)
“Jika Leo mau menandatangani kontrak dengan Al Ittihad, saya akan memberinya kontrak di mana dia bisa mendapatkan uang sebanyak yang dia inginkan, selama apa pun yang dia mau, bahkan seumur hidup,” ujar Al-Haili dilansir dari TycSport.
Arab Saudi memang tidak pernah kekurangan dana untuk mendatangkan bintang dunia.
Liga mereka kini dihuni nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, N’Golo Kanté, dan Riyad Mahrez, yang membuat daya tarik kompetisi terus meningkat di mata global.
Bagi Al-Haili, kehadiran Messi bukan soal bisnis semata. Ia menegaskan obsesinya bersifat personal dan historis.
“Secara ekonomi, membawa Messi ke Arab Saudi tidak berarti apa-apa bagi saya. Saya menginginkannya karena dia adalah pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola,” tegasnya.
Baca Juga: NGolo Kante Dibidik Fenerbahce, Peluang Tampil di Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar
Ketertarikan Al Ittihad terhadap Messi sejatinya bukan hal baru.
Pada pertengahan 2023, saat Messi berstatus bebas transfer usai meninggalkan Paris Saint-Germain, klub berjuluk Al-Ittihad Al-Aurinegro itu pernah mengajukan tawaran fantastis senilai 1,4 miliar euro per tahun.
Namun Messi menolaknya demi pindah ke Amerika Serikat, dengan pertimbangan keluarga dan proyek jangka panjang bersama Inter Miami.
“Saya menghormati keputusannya. Al Ittihad akan selalu membuka pintu untuk Messi. Dia bisa datang kapan saja,” kata Al-Haili kala itu.
Meski kembali digoda dengan tawaran luar nalar, Messi diyakini tidak akan meninggalkan Inter Miami.
Ia telah memperpanjang kontraknya hingga Desember 2028, sekaligus mulai membangun berbagai proyek bisnis dan pengaruh sepak bolanya di Amerika Serikat.