-
Barcelona lolos ke perempat final Copa del Rey setelah mengalahkan Racing Santander skor 2-0.
-
Gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Ferran Torres dan bintang muda berbakat Lamine Yamal.
-
Kiper Joan Garcia tampil gemilang dengan banyak penyelamatan krusial sepanjang jalannya pertandingan berlangsung.
Suara.com - Kemenangan krusial berhasil diraih raksasa Catalan saat bertamu ke markas pemuncak klasemen kasta kedua Spanyol.
Langkah pasti Barcelona menuju fase perempat final Copa del Rey ditentukan oleh efektivitas penyelesaian akhir mereka.
Pasukan Hansi Flick mampu mengamankan skor kemenangan dua gol tanpa balas dalam lawatan yang menantang tersebut.
Hasil positif ini sekaligus menjaga martabat sang juara bertahan setelah rival abadi mereka tersingkir sebelumnya.
Keberhasilan ini menjadi sangat penting mengingat dinamika kompetisi yang penuh kejutan pada putaran kali ini.
Jadwal sepak mula pertandingan ini sempat mengalami penundaan selama lima belas menit demi faktor keamanan.
Racing Santander yang tampil di hadapan pendukung sendiri memberikan perlawanan sengit sejak peluit pertama dibunyikan.
Tim tuan rumah sama sekali tidak menunjukkan rasa takut meski menghadapi salah satu tim terkuat Eropa.
Lini pertahanan Barcelona dipaksa bekerja ekstra keras untuk membendung skema serangan balik cepat lawan mereka.
Baca Juga: Barcelona Punya 2 Opsi untuk Dapatkan Marcus Rashford Lebih Murah dari Man United
Kiper pelapis Joan Garcia menjadi pahlawan di bawah mistar dengan berbagai aksi penyelamatan yang sangat heroik.
Memasuki paruh kedua pertandingan Barcelona mulai menemukan ritme permainan yang jauh lebih tertata dan dominan.
Kehadiran Fermin Lopez dari bangku cadangan terbukti menjadi katalisator perubahan kreativitas di lini tengah tim tamu.
Umpan presisi dari kaki Fermin memberikan celah bagi Ferran Torres untuk memecah kebuntuan pada papan skor.
Ferran Torres yang sempat tidak terlihat di babak pertama menunjukkan ketenangan luar biasa saat peluang emas datang.
Penyelesaian akhirnya yang dingin membuat publik tuan rumah terdiam setelah gawang Racing Santander akhirnya resmi bobol.
Pihak Racing Santander sebenarnya sempat memberikan respons cepat dengan mencoba mencetak gol balasan ke gawang lawan.
Namun kegembiraan pendukung tuan rumah harus sirna karena dua gol mereka tidak disahkan akibat posisi offside.
Dalam situasi tekanan tersebut Barcelona tetap fokus untuk menambah keunggulan guna mengunci tiket kelolosan secara absolut.
Bintang muda Lamine Yamal yang awalnya tampak kesulitan mulai menunjukkan magisnya di sisa waktu pertandingan babak kedua.
Pemain sayap berbakat tersebut akhirnya mencatatkan nama di papan skor melalui sebuah sontekan jarak dekat yang akurat.
Penampilan Joan Garcia mendapatkan apresiasi tertinggi dengan rating delapan karena kesigapannya menjaga kesucian gawang dari serangan.
Jules Kounde tampil sangat disiplin dalam menjaga kedalaman area pertahanan agar tidak mudah ditembus pemain lawan.
Pau Cubarsi juga menunjukkan kematangan bermain yang stabil dalam meredam transisi serangan balik cepat dari tim musuh.
Gerard Martin tampil cukup tangguh di sektor tengah pertahanan terutama dalam mengawal pergerakan berbahaya milik Suleiman Camara.
Sementara itu Alejandro Balde sempat mengalami kesulitan di beberapa momen meskipun tetap mampu menyelesaikan tugas bertahan dengan baik.
Marc Casado memberikan energi tambahan di lini tengah melalui kemampuannya dalam memutus distribusi bola pemain Racing Santander.
Namun Dani Olmo terlihat belum mampu memberikan pengaruh maksimal sehingga harus digantikan setelah bermain selama satu jam.
Marc Bernal yang mendapatkan beberapa kesempatan menembak masih harus mengasah kreativitasnya dalam membongkar pertahanan yang sangat rapat.
Lamine Yamal akhirnya menjadi pembeda di akhir laga meski sempat merasakan frustrasi karena ketatnya penjagaan di babak pertama.
Marcus Rashford yang aktif menyisir sisi lapangan terus berusaha mengirimkan umpan silang meski akurasi sentuhan akhirnya belum sempurna.