- Barcelona ingin permanenkan Marcus Rashford namun terhambat klausul 30 juta euro karena kendala finansial.
- Blaugrana mengajukan dua opsi kepada Manchester United yaitu diskon harga atau perpanjangan masa peminjaman satu musim.
- Pemain tersebut dinilai langkah finansial paling logis karena adaptasi sudah terjamin dan United lemah karena minat pemain lain minim.
Suara.com - Teka-teki mengenai masa depan permanen Marcus Rashford di Barcelona kini memasuki babak baru yang sangat menarik.
Alih-alih langsung mengaktifkan klausul pembelian senilai 30 juta euro, Blaugrana dilaporkan telah menyodorkan dua jurus jitu kepada Man United untuk bisa mendapatkan sang pemain dengan harga yang jauh lebih terjangkau.
Tak ada keraguan, Barcelona sangat puas dengan performa Rashford. Kontribusinya yang mencapai tujuh gol dan 11 assist dari 28 penampilan membuat mereka berhasrat untuk mempermanenkan statusnya.
Namun, kendala finansial yang masih membelit membuat klausul pembelian sebesar 30 juta euro atau setara Rp 588 miliar terasa memberatkan.
Menurut laporan dari TalkSport, Barcelona telah memulai negosiasi dengan United dan menyodorkan dua opsi cerdas sebagai jalan keluar.
Opsi pertama adalah dengan meminta diskon atau potongan harga dari klausul pembelian 30 juta euro yang telah disepakati.
Jika negosiasi harga buntu, Barcelona menawarkan opsi untuk memperpanjang masa peminjaman Rashford untuk satu musim lagi.
Jurnalis sepak bola Eropa, Andy Brassell meyakini bahwa dari sisi finansial, mempertahankan Rashford adalah langkah paling logis bagi Barcelona saat ini.
"Saya rasa dia mungkin adalah kesepakatan finansial yang paling masuk akal di luar sana," kata Brassell kepada TalkSport.
Baca Juga: Live Instagram Lamine Yamal Mendadak Dihentikan, Ada Apa di Ruang Ganti Barcelona?
"Dia mungkin tawaran finansial termurah yang ada. Mereka bahkan mungkin akan meminjamkannya untuk satu tahun lagi," sambungnya.
Brassell menyoroti bahwa mempertahankan Rashford memiliki risiko yang sangat minimal. Barcelona sudah sangat memahami kualitas dan adaptasi sang pemain, tidak seperti saat mereka harus membeli pemain yang sama sekali baru.
"Gajinya sudah turun cukup banyak, dan jika Manchester United berminat untuk melepasnya secara permanen dan jika kesepakatan bisa tercapai, ini terasa seperti salah satu tawaran terbaik untuk Barcelona karena mereka tahu dia sudah bekerja di sana. Risikonya tidak sebesar membeli pemain baru," tandasnya.
Di sisi lain, Manchester United sebenarnya berada di posisi yang kuat. Rashford masih terikat kontrak hingga 2028.
Namun ada satu faktor yang melemahkan posisi tawar mereka yaitu Rashford sendiri dikabarkan tidak tertarik mempertimbangkan tawaran dari klub lain selain Barcelona.