Penyerang ternama, Karim Benzema, secara resmi mengakhiri masa baktinya bersama klub Liga Pro Saudi, Al Ittihad, dan telah dipastikan melanjutkan karier profesionalnya dengan bergabung kepada rival domestik, Al Hilal. Pengumuman resmi mengenai transfer ini disampaikan oleh pihak Al Hilal melalui akun media sosial resmi mereka pada hari Senin waktu setempat.
Pernyataan klub mengonfirmasi bahwa Karim Benzema kini telah menjadi bagian integral dari skuad Al Hilal. Proses kesepakatan ini dilaporkan sempat mengalami penundaan signifikan pada hari Senin, di mana terdapat perhatian khusus dari Kementerian Olahraga Arab Saudi serta Dana Investasi Publik (PIF). Meskipun demikian, seluruh kendala yang menghambat transfer tersebut berhasil diatasi, memungkinkan sang penyerang berusia 38 tahun tersebut untuk mewujudkan keinginannya berpindah klub dalam kompetisi yang sama di Arab Saudi.
Keputusan Benzema untuk meninggalkan Al Ittihad didasari oleh berakhirnya kontraknya yang tersisa enam bulan lagi. Menurut laporan, pemain yang pernah meraih Ballon dOr ini menolak proposal perpanjangan kontrak yang diajukan oleh Al Ittihad, menilai skema yang ditawarkan tidak menarik bagi eks pemain Real Madrid tersebut. Informasi yang beredar mengindikasikan bahwa skema kontrak yang dikelola oleh Liga Pro Saudi untuk pemain-pemain bintang di klub-klub yang berada di bawah pengelolaan PIF cenderung mengharuskan pemain seperti Benzema bermain dengan kompensasi yang minim atau tanpa imbalan finansial langsung dari struktur gaji standar.
Sebagai kompensasi atas ketidakpuasan tersebut, Dana Investasi Publik (PIF) memfasilitasi kepindahan sang peraih Ballon dOr 2023 menuju Al Hilal, yang merupakan rival langsung Al Ittihad. Langkah transfer ini dilaporkan memicu reaksi negatif dari Cristiano Ronaldo. Kapten tim nasional Portugal tersebut disebut menolak untuk tampil bersama Al Nassr sebagai bentuk protes. Ronaldo berargumen bahwa Dana Investasi Publik (PIF) dinilai tidak memberikan tingkat investasi yang sepadan bagi Al Nassr, sementara investasi tampak lebih diarahkan untuk memperkuat rival seperti Al Ittihad, dan kini Al Hilal.
Meskipun diminati oleh beberapa klub Eropa, Karim Benzema memilih untuk tetap berkarier di Arab Saudi. Keputusan ini dipengaruhi oleh adanya kontrak terkait hak citra yang ia miliki di negara tersebut yang berlaku hingga tahun 2030. Sementara itu, posisi yang ditinggalkan Benzema di Al Ittihad dikabarkan akan diisi oleh Youssef En-Nesyri, penyerang tim nasional Maroko yang saat ini bermain untuk Fenerbahce. Selain itu, gelandang yang juga mantan pemain Chelsea, NGolo Kante (34 tahun), juga disebut-sebut akan meninggalkan Al Ittihad untuk bergabung dengan klub Turki tersebut.
Cristiano Ronaldo hingga saat ini belum berhasil meraih gelar liga domestik sejak ia memutuskan untuk berhijrah ke Arab Saudi pada tahun 2022. Kini, Ronaldo harus menghadapi kenyataan bahwa salah satu pesaing terbesarnya semakin menguat setelah mendatangkan Benzema, pemain yang memiliki rekam jejak impresif dengan lima kali menjuarai Liga Champions UEFA. Benzema sendiri sukses membawa Al Ittihad meraih gelar juara Liga Pro Saudi musim sebelumnya, serta menjuarai Piala Raja sebelum kepindahannya ke Al Hilal.
Al Hilal dikenal sebagai salah satu klub paling sukses dalam sejarah sepak bola Arab Saudi, mengoleksi total 21 gelar liga domestik. Klub tersebut juga tercatat meraih empat trofi Kejuaraan Asia (AFC Champions League). Kepindahan Benzema ke klub dengan sejarah prestasi mentereng ini diharapkan dapat menambah daya gedor tim dalam kompetisi domestik maupun regional, terutama setelah rival-rivalnya turut melakukan penguatan skuad di bursa transfer.