- Pelatih Thomas Tuchel menekankan kesuksesan Inggris di Piala Dunia 2026 butuh kecocokan sosial dan mentalitas tim.
- Tuchel mengambil keputusan kontroversial dengan mencoret pemain kunci namun Inggris lolos kualifikasi tanpa kebobolan.
- Fokus utama pemilihan skuad 2026 adalah komunikasi tim, kebersamaan, dan peran pemain di luar aspek teknis.
Suara.com - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan bahwa keberhasilan di Piala Dunia 2026 tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknik pemain, tetapi juga oleh kecocokan sosial, komunikasi, dan mentalitas dalam tim.
Inggris yang tergabung di fase grup bersama Kroasia, Panama, dan Ghana berambisi mengakhiri penantian panjang sejak terakhir kali menjuarai Piala Dunia pada 1966.
Sejak mulai menangani The Three Lions pada Januari 2024, Tuchel kerap menjadi bahan perbincangan publik.
Pelatih asal Jerman itu berani mengambil keputusan besar dengan tidak memanggil Jude Bellingham, Phil Foden, dan Jack Grealish yang tengah dalam performa baik, sembari memanggil kembali Jordan Henderson yang sarat pengalaman.
Keputusan tersebut sempat menuai kritik. Namun secara hasil, Inggris tampil impresif di babak kualifikasi. Inggris menyapu bersih delapan laga, mencetak 22 gol, dan tidak kebobolan satu gol pun.
Tuchel menegaskan bahwa pengalaman para pemain senior menjadi rujukan utamanya dalam membangun skuad.
“Dari semua pemain yang pernah tampil di Piala Dunia, selalu ada satu kesamaan: perbedaan tercipta ketika koneksi dan komunikasi dalam tim berjalan dengan baik,” ujar Tuchel dilansir dari Beinsport.
Menurutnya, rasa kebersamaan di dalam kamp sangat krusial. Pemain harus memahami peran masing-masing, alasan mereka dipanggil, serta memiliki perasaan nyaman untuk menjalani turnamen panjang bersama.
“Ketika para pemain merasa bahwa grup yang tepat ada di dalam kamp, tahu perannya, dan merasa bahagia meski turnamen berlangsung berminggu-minggu, di situlah kesuksesan biasanya datang,” tambahnya.
Baca Juga: Kata-kata Thomas Frank usai Pelatih Keturunan Indonesia Gabung ke Tottenham Hotspur
Tuchel menegaskan bahwa pemilihan pemain untuk Piala Dunia 2026 akan melampaui aspek teknis semata.
“Kami tidak akan memilih pemain hanya berdasarkan bakat. Kami juga melihat apa yang dibutuhkan tim dari seorang pemain,” tegasnya.
Ia secara khusus menyoroti kemampuan sosial pemain, seperti sikap sebagai rekan setim, kesiapan menerima peran pendukung, dan kemampuan menjaga harmoni ruang ganti.
“Apakah dia rekan setim yang baik? Apakah dia bisa mendukung tim meski perannya bukan sebagai pemain utama? Ini menjadi fokus utama kami,” jelas Tuchel.
Kontributor: M.Faqih