-
John Herdman menjadikan kakeknya dan Bobby Robson sebagai mentor terbaik dalam berkarier.
-
Kedisiplinan militer dan etos kerja kelas pekerja membentuk karakter melatih John Herdman.
-
Prestasi Bobby Robson di Newcastle United menjadi standar profesionalisme bagi pelatih Timnas Indonesia.
Puncak prestasi Robson terjadi ketika ia membawa The Magpies menempati posisi ketiga di klasemen akhir.
Kala itu Newcastle United berhasil finis tepat di bawah dominasi Arsenal serta Manchester United.
Pencapaian poin mereka bahkan melampaui klub-klub mapan lainnya seperti Chelsea dan juga Liverpool.
Reputasi Robson semakin mentereng berkat pengalamannya melatih berbagai klub elit di daratan Benua Eropa.
Tercatat klub besar seperti Barcelona, FC Porto, hingga PSV Eindhoven pernah merasakan tangan dingin sang legenda.
Filosofi hidup yang memadukan antara tawa dan ketegasan menjadi hal yang sangat dihormati Herdman.
Ia percaya bahwa kerendahan hati merupakan kunci utama agar seseorang tidak cepat merasa puas diri.
Prinsip inilah yang kini berusaha diterapkan Herdman dalam membangun mentalitas para pemain Timnas Indonesia.
Bagi Herdman bekerja untuk mencapai sesuatu yang berharga memerlukan pengorbanan serta dedikasi tanpa henti.
Baca Juga: Erick Thohir: Menghadapi Tim dari Eropa, Oseania, dan AS Memberikan Variasi Gaya Timnas Indonesia
Ia memandang sepak bola bukan sekadar permainan taktik namun juga perihal menjaga nilai-nilai kemanusiaan.
Inspirasi dari Robson membuktikan bahwa karakter pelatih di pinggir lapangan sangat dipengaruhi oleh latar belakangnya.
Kini Herdman berupaya membawa semangat pantang menyerah tersebut ke dalam ruang ganti skuad Merah Putih.
Dukungan dari pengalaman masa lalu diharapkan mampu memberikan warna baru bagi perkembangan sepak bola nasional.