Mengupas Kekuatan Bulgaria: Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series yang Pernah Guncang Pildun 1994

Arief Apriadi

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:37 WIB
Mengupas Kekuatan Bulgaria: Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series yang Pernah Guncang Pildun 1994
Mengupas Kekuatan Bulgaria: Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series yang Pernah Guncang Piala Dunia 1994. [Dok. IG/team.bulgaria]
baca 10 detik
  • Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bulgaria, tim peringkat 87 dunia, dalam ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar di Jakarta pada bulan Maret.
  • Bulgaria memiliki sejarah sepak bola yang kuat, termasuk finis keempat di Piala Dunia 1994 dan tujuh kali partisipasi di turnamen akbar tersebut.
  • Laga ini menjadi reuni emosional bagi pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, yang pernah bermain untuk Persipura Jayapura dan menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia.

Suara.com - Timnas Indonesia bersiap menghadapi tantangan level tinggi dalam ajang FIFA Series 2026 yang akan dihelat di Jakarta pada bulan Maret mendatang.

Skuad Garuda dijadwalkan menjajal kekuatan wakil Eropa, Bulgaria, negara yang melahirkan legenda sepak bola dunia seperti Hristo Stoichkov dan Dimitar Berbatov.

Pertemuan ini menjadi ujian serius bagi Indonesia yang saat ini masih tertahan di peringkat ke-122 dunia berdasarkan rilis terbaru ranking FIFA per 19 Januari 2026.

Posisi Indonesia stagnan tanpa perubahan poin signifikan karena absennya agenda pertandingan internasional sejak bulan November tahun lalu.

Di sisi lain, Bulgaria datang dengan status mentereng sebagai tim yang menduduki peringkat ke-87 dunia, jauh di atas Indonesia maupun Malaysia yang ada di posisi 121.

Secara historis, tim berjuluk The Lions ini memiliki reputasi yang sangat disegani di kancah sepak bola global.

Prestasi terbaik mereka tercatat saat berhasil menembus semifinal dan finis di peringkat keempat pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Selain itu, Bulgaria juga pernah meraih medali perak pada Olimpiade 1968 dan tercatat sudah tujuh kali tampil di putaran final Piala Dunia.

Namun, daya tarik utama laga ini bukan hanya soal sejarah, melainkan sosok yang kini duduk di kursi pelatih kepala Timnas Bulgaria.

baca juga

Aleksandar Dimitrov, sang juru taktik, memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan sepak bola Indonesia.

Dimitrov tercatat pernah berkarier sebagai pemain di Liga Indonesia dengan memperkuat Persipura Jayapura pada periode 2003 hingga 2005.

Setelah gantung sepatu, ia melanjutkan pengabdiannya di Tanah Air sebagai asisten pelatih Ivan Kolev, baik di Persipura maupun di Timnas Indonesia.

Kini, Dimitrov kembali ke Jakarta dengan status baru setelah sukses menangani Timnas Bulgaria U-21 selama tujuh tahun dari 2018 hingga 2025.

Bagi Timnas Indonesia, laga melawan Bulgaria di FIFA Series 2026 menjadi momentum krusial untuk mengukur kemampuan melawan tim Eropa.

Kemenangan atau hasil positif atas tim peringkat 87 dunia ini akan sangat berdampak pada perolehan poin untuk mendongkrak posisi di ranking FIFA.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Masih Lebih Rendah dari Malaysia

Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Masih Lebih Rendah dari Malaysia

Bola | Rabu, 21 Januari 2026 | 09:30 WIB

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Bulgaria Jelang Bentrok di FIFA Series 2026

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Bulgaria Jelang Bentrok di FIFA Series 2026

Bola | Rabu, 21 Januari 2026 | 08:29 WIB

Batal Jadi Pelatih Timnas Indonesia, John Heitinga Disebut Terima Kontrak Aneh di Tottenham

Batal Jadi Pelatih Timnas Indonesia, John Heitinga Disebut Terima Kontrak Aneh di Tottenham

Bola | Selasa, 20 Januari 2026 | 17:52 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×