- Timnas China U-23 mengalahkan Vietnam 3-0 pada semifinal Piala Asia U-23 2026, mematahkan produktivitas Vietnam.
- Kemenangan mengejutkan ini disebabkan mentalitas China yang merasa diremehkan, mengubah daya serang mereka yang sebelumnya minim gol.
- China U-23 melaju ke final perdana pada 24 Januari 2026 melawan Jepang tanpa pernah kebobolan sepanjang turnamen.
Suara.com - Kejutan besar terjadi pada babak semifinal Piala Asia U-23 2026. Timnas China U-23 sukses menyingkirkan Vietnam dengan skor telak 3-0, hasil yang sekaligus mematahkan kepercayaan diri Golden Star Warriors yang sebelumnya tampil produktif sepanjang turnamen.
Vietnam datang ke semifinal dengan reputasi mentereng setelah mencetak total delapan gol, terdiri atas lima gol di fase grup dan tiga gol di perempat final.
Namun, ketajaman tersebut mendadak hilang saat berhadapan dengan China yang tampil disiplin dan efektif.
Sebaliknya, China U-23 yang sempat diragukan karena hanya mencetak satu gol dari empat laga sebelumnya justru tampil mengejutkan dengan daya serang yang jauh lebih tajam.
Tiga gol tanpa balas ke gawang Vietnam menjadi bukti perubahan signifikan dalam permainan skuad Naga Muda.
Bek tengah China, Liu Haofan, mengungkapkan kemenangan itu tak lepas dari mentalitas tim yang merasa diremehkan oleh lawan.
Situasi tersebut justru menjadi bahan bakar tambahan bagi China untuk tampil habis-habisan di lapangan.
“Vietnam meremehkan kami dan memperlakukan kami seolah-olah kami adalah tim yang lemah. Sebaliknya, kami menganggap semua lawan kami sebagai tim yang kuat,” ujar Haofan, dikutip dari VNExpress.
Kemenangan meyakinkan ini juga memperpanjang catatan impresif China U-23 di lini pertahanan.
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Berdarah Gunungkidul: Saya Minta Maaf yang Sebesar-besarnya karena...
Sejak laga pertama Piala Asia U-23 2026, mereka belum sekali pun kebobolan.
Selain solid di belakang, efektivitas mencetak tiga gol di semifinal menunjukkan potensi China untuk terus menekan lawan-lawannya.
Haofan menegaskan catatan clean sheet bukan semata hasil kerja barisan belakang, melainkan buah dari kerja kolektif seluruh tim, termasuk para pemain depan yang aktif membantu pertahanan.
“Rekor tanpa kebobolan ini bukan hanya berkat pemain bertahan atau kiper Li Hao saja. Ini adalah hasil kerja keras para penyerang seperti Wang Yudong dan Behram Abduweli, serta semua anggota tim,” jelas Haofan.
Hasil ini memastikan China U-23 mencatat sejarah dengan melangkah ke final Piala Asia U-23 untuk pertama kalinya.
Pada partai puncak yang akan digelar Sabtu (24/1/2026), China dijadwalkan menghadapi Jepang.