-
John Herdman mempertahankan pemain keturunan sebagai pilar utama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
-
Emil Audero dan Jay Idzes menjadi andalan di lini pertahanan berkat pengalaman di Serie A.
-
Kevin Diks dan Calvin Verdonk menawarkan fleksibilitas taktik untuk memperkuat strategi baru John Herdman.
Suara.com - Tonggak kepemimpinan John Herdman di kursi pelatih Timnas Indonesia kini memulai lembaran sejarah yang sangat baru.
Meskipun terjadi pergantian nakhoda, struktur utama kekuatan tim nasional diprediksi tidak akan mengalami perombakan total.
Ajang FIFA Series 2026 yang dijadwalkan pada akhir Maret nanti menjadi panggung pembuktian bagi wajah-wajah lama.
Sejumlah penggawa keturunan tetap dipandang sebagai pilar yang memiliki posisi istimewa dalam komposisi utama kesebelasan.
Jam terbang tinggi di kompetisi Benua Biru menjadi alasan kuat mengapa mereka sulit digantikan oleh pemain lainnya.
Dominasi Kiper Utama di Serie A
Sektor penjaga gawang kemungkinan besar masih akan dipercayakan sepenuhnya kepada sosok Emil Audero.
Kiper yang kini menginjak usia 29 tahun tersebut sedang berada dalam performa yang sangat impresif di Italia.
Bersama Cremonese, ia berhasil mencatatkan statistik lima kali tanpa kebobolan dari total enam belas laga musim ini.
Baca Juga: 2 Kelebihan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Versi Erick Thohir
Ketangguhan Audero di bawah mistar gawang memberikan rasa kepercayaan diri yang tinggi bagi rekan setimnya di lini belakang.
Kehadirannya dianggap krusial untuk meredam serangan lawan yang memiliki intensitas tinggi pada turnamen internasional mendatang.
Benteng Pertahanan Tangguh Skuad Garuda
Beralih ke sektor pertahanan, nama Jay Idzes muncul sebagai figur yang hampir mustahil untuk diparkir di bangku cadangan.
Pemain bertahan berumur 25 tahun ini telah membuktikan kualitasnya dengan selalu tampil penuh dalam 20 laga di Serie A.
Ban kapten yang melingkar di lengannya menegaskan bahwa pengaruhnya tidak hanya terbatas pada aspek teknis di lapangan.