-
Dominik Szoboszlai mencetak gol kemenangan Liverpool melalui tendangan bebas cerdik ke gawang Marseille.
-
Gol tersebut memanfaatkan kelengahan pagar betis Marseille yang tidak menjaga area bawah lapangan.
-
Kemenangan ini menempatkan Liverpool di posisi empat klasemen sementara Liga Champions 2025/2026.
Szoboszlai secara khusus menyoroti profil lawan yang memiliki karakter bermain yang sangat kuat dan sangat terorganisir.
"Ini pertandingan yang sangat sulit. Kami tahu sejak awal mereka bakal jadi lawan yang sulit karena mereka punya tim yang bagus yang dipimpin oleh pelatih yang bagus juga," sambung Szoboszlai.
Pengalaman menghadapi juru taktik Marseille saat masih berkarir di Inggris menjadi modal berharga bagi skuad Liverpool.
Gaya main agresif yang diterapkan tim lawan memaksa The Reds untuk melakukan persiapan yang jauh lebih matang.
"Kami tahu bahwa tim ini akan tampil berbahaya, karena dia (De Zerbi) pernah melakukan yang sama di Premier League ketika ia masih menangani Brighton. Namun kami mempersiapkan diri dengan baik dan kami meraih tiga poin hari ini."
Sorotan utama dalam pertandingan ini tentu saja tertuju pada proses terjadinya gol tendangan bebas yang sangat unik.
Alih-alih menendang bola melewati pagar hidup, Szoboszlai justru memilih jalur bawah yang sangat jarang diprediksi kiper.
Keputusan berani tersebut diambil setelah ia melakukan pengamatan cepat terhadap posisi para pemain bertahan lawan di area kotak penalti.
"Ya, saya hanya melakukan pekerjaan saya tadi. Saya diberi tahu bahwa pada saat itu (tendangan bebas), tidak ada pemain mereka yang berbaring di belakang pagar betis," sambung Szoboszlai.
Baca Juga: Liverpool Menang 3-0 Atas Marseille, Steven Gerrard Kasih Peringatan Buat Dominik Szoboszlai
Kejelian dalam melihat absennya pemain "buaya" di belakang pagar betis menjadi celah fatal bagi pertahanan Marseille malam itu.
Tanpa ragu, ia langsung mengeksekusi bola dengan tendangan mendatar yang meluncur deras masuk ke dalam jala gawang lawan.
"Saya berpikir bahwa jika saya melepaskan tembakan mendatar, ada kesempatan saya bisa mencetak gol karena tidak ada pemain yang berbaring untuk menahan bola. Lalu saya putuskan menendang seperti itu dan syukurlah itu berhasil," pungkasnya.
Gol tersebut sekaligus membungkam keraguan publik mengenai efektivitas skema bola mati yang dimiliki oleh raksasa Merseyside tersebut.
Kini fokus Liverpool beralih untuk menjaga konsistensi performa mereka di sisa jadwal fase liga yang semakin krusial.
Poin penuh dari markas lawan ini memberikan suntikan moral yang sangat besar bagi seluruh anggota tim utama.